Site icon nuga.co

Skenario Marquez Vs Lorenzo di Valencia

Dua pebalap MotoGP, juara betahan Jorge Lorenzo dan “rookie,” atau pendatang baru, Marc Marquez, Kamis, 06 November 2013, menjelang tiga hari dilangsungkannya balapan di Sirkuit Valencia, Spanyol, bertarung dengan retorika skenario yang bisa membuyarkan salah satu dari mereka menjadi juara.

Marc Marquez, “rider” Repsol Honda, dalam hitungan apapun, memiliki keunggulan untuk menjadi juara MotoGP musim 2013 lewat posisinya di puncak klasemen dengan jarak tiga belas angka dari Lorenzo.

Hanya ada dua pilihan bagi Lorenzo untuk menang. Marquez gagal finis atau finis di posisi lima, dengan syarat Lorenzo mejuarai MotoGP Spanyol itu. Skenario yang tidak mudah. Dan hanya keajaiban dan “lost to finis” yang bisa menjungkalkan Marc.

Secara hitungan matematika, seperti di dikatakan Di Matteo, pengamat sekaligus komentator MotoGP di Tran7, yang menyiarkan “live” lomba ini, Marquez mempunyai peluang lebih besar untuk menang karena memiliki keunggulan tiga belas poin atas sang rival.

Marquez memimpin klasemen dengan 318 poin, diikuti Lorenzo dengan 305 poin. Namun, Lorenzo unggul dalam raihan jumlah kemenangan musim ini, yakni tujuh kali, sementara Marquez enam kali.

Menurut Matteo, yang lidah Italia-nya masih sangat kelat dalam member kometar dan analisis lomba, ada lima kondisi yang bisa memastikan Marquez mencatat rekor sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah MotoGP, atau rookie pertama yang menjadi juara dunia setelah Kenny Roberts melakukannya pada 1978.

Skenario pertama Lorenzo finis pertama, Marquez finis keempat atau lebih baik. Kedua, jika Lorenso finis kedua, Marquez harus finis ke-8 atau lebih baik. Sedangkan senario ketiga andaikan Lorenzo finis keempat, Marquez harus finis ke-12 atau lebih baik.

Untuk selanjutnya, bila Lorenzo finis keempat, Marquez harus finis ke-15 atau lebih baik. Dan terakhir apabila Lorenzo tidak finis, Marquez otomatis jadi juara dunia.

Menganalisis kelima scenario ini pebalap Yamaha Racing, Valentino Rossi, partner Lorenzo di tim utama, menegaskan akan berupaya membantu Jorge Lorenzo mengukuhkan kembali gelar juaqranya di MotoGP Valencia, akhir pekan ini.

Peluang Lorenzo untuk mempertahankan gelar juara dunia, yang terkubur sebelum MotoGP Australia, terbuka kembali akibat Marquez terkena “black flag” di Phillip Island dan Lorenzo keluar sebagai juara. Bahkan Motegi Lorenzo memangkas selisih angka yang memungkinkannya bisa membuka persaingan..

Jauh sebelum Rossi kembali ke Yamaha, usai dua tahun di Ducati, Lorenzo merupakan rival utama “The Doctor.” Kini hubungan mereka jauh lebih mesar dan Rossi menegaskan bahwa dia akan melakukan apa pun untuk membantu pembalap Spanyol tersebut meraih gelar juara dunia MotoGP untuk kali ketiga sepanjang kariernya.

“Seperti biasa, Valencia bukanlah salah satu trek terbaik saya, tapi saya memiliki beberapa podium yang baik di sana dan beberapa kali memenangkannya,” ucap Rossi, seperti dilansir MotoGP.com, Kamis 07 November 2013..

“Seperti biasa kami harus mencoba dan berbuat semaksimal mungkin untuk akhir pekan nanti. Jika saya cukup kuat, saya ingin mencoba membantu Jorge Lorenzo semaksimal mungkin dan juga untuk berada di podium,” tegas The Doctor.

Persaingan 2013 antara Lorenzo dan Marquez yang hingga di lomba terakhir, mengingat banyak penggemar MotoGP ketahun 2006, di mana Rossi harus kehilangan gelarnya di balapan terakhir dengan pembalap Amerika Serikat, Nicky Hayden.

Menghadapi balapan terakhir di Valencia, rasa percaya diri menghinggapi Jorge Lorenzo.. Meski sempat berpikiran melepas gelar juara yang digenggamnya tahun lalu, kini pembalap Yamaha tersebut justru menganggap kalau dirinya tak punya alasan untuk kalah.

Sempat tertinggal 43 poin di belakang sang rival, Marc Marquez, kini Lorenzo telah memangkasnya menjadi 13 poin saja. Keyakinan kian tumbuh, bahwa pembalap X-Fuera itu bisa berada di posis teratas pada akahir musim ini, posisi yang sempat dirasakannya pada April lalu.

“Kami tidak punya apa pun untuk kalah, tapi punya segalanya untuk menang dan kartu kini berada di pihak kami. Mungkin rival utama kami bisa merasakan lebih banyak tekanan di Valencia, karena dia begitu dekat dengan peluang juara,” ucap Lorenzo, seperti dilansir MotoGP.com, Kamis..

“Jika kami membalap sesuai dengan level kami, kami bisa bertarung untuk menang dan kemudian menunggu keadaan. Anda tidak pernah tahu apa yang terjadi, terutama hasil yang tidak pasti seperti tahun lalu,” lanjut juara dunia tahun 2010 dan 2012 itu.

Semantara itu Marquez yang hanya butuh 13 poin atau minimal finis keempat, kalau keluar sebagai juara, akan menyamai rekor Kenny Roberts yang juara di musim perdananya.

Exit mobile version