Site icon nuga.co

“Saya Tak Pensiun Karena Faktor Marquez”

Valentino Rossi secara berterus terang menyatakan bahwa ia tidak akan pensiun cepat karena ingin men untas kontroversi yang dialaminya di penghujung MotoGP musim lalu.

Rossi memang mengaku sangat kecewa dirinya gagal meraih gelar kedelapannya di premier class setelah memimpin klasemen pembalap sepanjang musim lalu.

Dia sempat clash dengan sang tandem, Jorge Lorenzo yang akhirnya juara musim lalu.

The Doctor juga sempat cek-cok dengan jagoan Repsol Honda, Marc Marquez. Bahkan akibat dianggap sengaja ‘menendang’ The Baby Alien di Sepang, Rossi dihukum start paling buncit di Valencia.

“Tentu sangat sulit menerima apa yang terjadi akhir tahun lalu, dan peristiwa ini juga bisa menjadi dorongan untuk pensiun.”

“ Tapi pensiun berarti menyerah! Saya tak akan pensiun karena itu, saya tak pensiun karena Marc Marquez!”
“Saya masih ingin balapan, saya rasa saya masih kompetitif. Jadi tak pernah terbesit untuk pensiun,” celoteh Rossi, mengutip Sport Rider, Kamis, 21 Januari 2016.

Rossi sendiri secara terbuka juga menyatakan ogah minta maaf kepada Marc Marquez atas insiden Sepang walau pun masih menjadi perbincangan yang menarik untuk dibahas hingga saat ini.

Beberapa kalangan memang menyarankan agar The Doctor untuk mencabut tuduhannya kepada Marquez demi menjaga keharmonisan antar pembalap MotoGP.

Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan tanggapan langsung dari Rossi.
Pembalap gaek itu mengaku pandangannya terhadap Marquez takkan pernah berubah hingga kapanpun. Bahkan, Rossi menegaskan tidak akan pernah meminta maaf baik secara lisan atau tulisan kepada Baby Alien.

“Saya sangat tidak setuju kepada orang-orang yang berkata bahwa Marc melakukan ini semua karena ia bereaksi atas tuduhan saya. Sebab, semua ini tidak keadaannya,” ujar Rossi, seperti dilansir Sport Rider.

“Dia telah memutuskan untuk membuat saya gagal menjadi juara dunia (di MotoGP 2015). Jadi, saya akan tetap melakukan semuanya, dan pernyataan saya tidak akan berubah,” tuntas pemilik tujuh gelar juara dunia MotoGP tersebut.

Dalam pernyataan bombastis soal musuh bebuyutannya dari Repsol Honda, Marc Marquez, “The Doctor” mengaku sangat bersyukur ia tak pernah dan tak akan jadi tandem The Baby Alien.

Menurut Rossi, dengan begitu ia tak harus bersalaman dengan Marquez seperti yang ia lakukan dengan Jorge Lorenzo dalam acara presentasi tim di Barcelona, Spanyol awal pekan ini.

“Hubungan saya dengan Jorge Lorenzo baik. Namun, bersalaman dengan Marc? Untungnya dia tidak berada di tim saya hingga kami tak harus bersalaman. Saya sama sekali tak bisa membayangkan hal tersebut,” tutur Rossi, seperti dimuat La Gazzetta dello Sport

Rossi pun yakin semua organisasi yang mengurus MotoGP harus menghindari aksi-aksi Marquez yang menurutnya liar dan nakal.

“Akhir musim lalu memang sangat sulit saya terima. Organisasi MotoGP harus menghindari hal macam ini.”

“Marc bisa membuat aksi nakal yang bisa merugikan rider lain. Lagipula bukan saya yang akan menilai apakah olahraga ini sudah kehilangan kredibilitasnya,” kecam rider kebanggaan Italia itu lagi.

Rossijuga mengungkapkan persaingan di MotoGP 2016 akan berjalan sengit.

Hal itu dikarenakan adanya aturan baru untuk edisi 2016 yang mewajibkan seluruh motor mennggunakan perangkat pengatur elektronik buatan Magnetti Marelli.

Menurut pembalap yang akan menginjak usia tiga puluh tujuh tahun pada Februari 2016 tersebut, tim satelit dan tim pabrikan utama akan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi juara.

Mereka yang bakal menjadi penghambat The Doctor untuk meraih gelar juara dunia kesepuluh.

“Rider paling sulit dikalahkan adalah Lorenzo, Marquez dan Dani Pedrosa. Tapi saya pikir dengan peraturan baru para pembalap dari tim satelit dan pabrikan lainnya seperti Suzuki dan tim kecil lainnya bisa menyaingi kami,” ucap Rossi mengutip Crash

Selain para pesaingnya Rossi juga memikirkan fisiknya yang dinilai tak muda lagi. Sebagai pembalap profesional dan berpengalaman tentu VR46 dan timnya punya persiapan bagus setiap jelang balapan.

“Kami selalu mencoba melakukan hal baru di gym,” tuntas pembalap asal Italia tersebut.

Exit mobile version