Site icon nuga.co

Rossi: Yamaha Sulit Meraih Podium Puncak

Valentino Rossi kembali mengisyaratkan bahwa Yamaha Movistar akan sulit menang di sisa balapan periode kedua musim ini karena belum bisa mengatasi masalah kecepatan .

Rossi sendiri bersama pebalap MotoGP lainnya menjalani sesi tes resmi di sirkuit Brno sehari setelah balapan MotoGP Republik Ceko.

Pada tes tersebut, Rossi hanya ada di posisi ketujuh karena catatan waktu terbaik Rossi tertinggalk dari Marc Marquez.

Setelah menjajal motornya selama lima puluh satu lap, Rossi menilai motor miliknya belum siap untuk menantang Honda dan Ducati pada balapan di akhir pekan ini.

“Kami melakukan perbaikan (terutama dalam perangkat elektronik) untuk akselerasi, untuk sentuhan pertama pada gas dan untuk mencoba menghemat kondisi ban pada balapan.”

“Kami memiliki hal baru untuk akselerasi. Kami menemukan sesuatu yang positif namun sayangnya hal itu belum cukup siap untuk Austria karena kami harus bisa menempatkan (hal baru) secara bersamaan,” ucap Rossi seperti dikutip dari Crash.

Rossi menilai paket motor yang ditampilkan Yamaha di MotoGP Republik Ceko masih lebih baik dibandingkan kondisi motornya dalam sesi tes setelah ada beberapa hal baru yang dicoba oleh timnya.

“Bila saya harus berlomba saat ini, maka saya akan tetap menggunakan motor dengan pengaturan seperti kemarin karena kami tak mampu mendapatkan peningkatan.”

“Tugas ini (meningkatkan kualitas motor) sulit karena ada detail yang sangat kecil dan harus akurat. Jadi kami mungkin masih butuh waktu. Jadi saya rasa situasi di Austria masih sama seperti di Ceko,” kata Rossi.

The Doctor saat ini ada di posisi kedua klasemen  tertinggal empat puluh sembilan poin dari Marc Marquez yang ada di puncak klasemen.

Sebelumnya Valentino Rossi memang sudah mengeluhkan masalah kecepatan motornya di Brno.

“Kami mengalami banyak kesulitan terutama dalam akselerasi. Untuk bisa mendapatkan posisi tiga besar, kami butuh ‘hadiah’ dari mereka yang ada di depan kami.”

“Kami meraih poin penting namun saya harap kami bisa mendapatkan langkah kecil dalam tes jelang balapan di Austria,” ucap Rossi dalam wawancara dengan SkySports.

Rossi lalu mengisyaratkan kekecewaannya terhadap performa motor Yamaha yang belum bisa membawanya meraih kemenangan seri musim ini.

Tak hanya itu, Yamaha juga belum menang dalam kurun waktu lebih dari satu tahun setelah terakhir kali menang di GP Belanda.

“Saya meraih poin penting namun menyedihkan saya tidak bisa mendapatkan lebih banyak (poin) karena saya dalam kondisi fit dan membalap dengan baik.”

“Saya puas dengan balapan, namun saya sempat berharap bisa meraih podium di paruh awal balapan. Saya terus berusaha di sana hingga akhir balapan”

“ Saya lalu menjalani pertarungan yang bagus lawan Cal Crutchlow (untuk perebutan posisi keempat), namun ban terlihat tak stabil,” kata Rossi.

Sementara itu Cal Crutchlow mengatakan merasa mendapat hukuman yang sepadan setelah ia ditikung Valentino Rossi di MotoGP Republik Ceko.

Sempat menyalip Rossi di posisi keempat setelah start pada peringkat kelima di Sirkuit Brno.

Namun, pebalap asal Inggris tersebut tak mampu menjaga konsistensinya dan kembali ke posisi keempat.

Rossi akhirnya finis keempat dan Crutchlow kelima. Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso meraih podium pertama, Jorge Lorenzo kedua dan Marc Marquez ketiga.

“Jarak saya dengan Valentino  cukup jauh di lap terakhir, tapi saya membuat kesalahan besar di tikungan tiga. Kemudian ia tinggal menyelesaikan lap itu dengan baik dan menyalip saya di tikungan terakhir.”

“Ia kemudian menyergap menyalip, sempurna, sama persis seperti yang pernah saya lakukan kepada pebalap lainnya di trek. Ia melakukan itu kepada saya di tikungan terakhir,” ujar Crutchlow dikutip dari Crash.

Crutchlow juga kembali menegaskan perbedaan antara motornya sebagai tim satelit dengan motor Marc Marquez yang merupakan tim pabrikan.

“Hanya ada satu perbedaan antara motor Marquez dan saya dan ini membuat sebuah perbedaan. Motornya jauh lebih baik dibandingkan saya. Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik.”

“Saya berusaha sekuat-kuatnya, bertarung bagus, tapi ban belakang saya semakin habis,” ujar Crutchlow.

Exit mobile version