Site icon nuga.co

Rossi Waspadai Ancaman Ducati di MotoGP 2015

Dua tim paling “moncer” di balapan MotoGP, Repsol Honda dan Movistar Yamaha, akan mendapat ancaman nyata Ducati di musim 2015 ini usai hasil impresif mereka pada ajang ujicoba pramusim di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia, pekan pertama Februari lalu.

Ancaman Ducati itu, Minggu, 15 Februari 2015, diungkapkan oleh Valentino Rossi kepada “crash,” ketika ia ditanya tentang posisi Mivistar Yamaha dalam balapan yang akan dimulai dari Sirkuit Losail, Qatar, akhir Maret mendatang.

“Ancaman Ducati benar-benar nyata. Di Sepang mereka telah memberi isyarat akan bersaing dengan Honda dan Yamaha. Saya tahu persis bagaimana ancaman itu di balapan musim depan,” kata Rossi dengan serius.

Valentino Rossi sendiri pernah menunggangi Ducati selama dua musim sebelum kembali ke Yamaha di dua tahun terakhir.

“Saya melihat kecepatan Ducati telah mencapai tingkat kesempurnaan. Mereka berhasil menyelsaikan berbagai kendala dan siap bertarung dengan Honda dan Yamaha,” lanjutnya.

Di tes pramusim di Sepang, Malaysia Ducati memperlihatkan performa yang menjanjikan.

Rossi menilai potensi ancaman Ducati baru bisa dinilai usai motor barunya dirilis.

Pabrikan Italia itu menjalani awal positif di musim 2015 setelah tampil menjanjikan dalam ujicoba pramusim yang digelar di Sepang, Malaysia awal bulan ini.

Pada tes tersebut, Andrea Dovizioso dan Andra Iannone sempat mencatatkan waktu putaran yang cepat di tes awal. Iannone bahkan pernah mengemas waktu terbaik ketiga satu tempat di atas Rossi saat menggeber Desmosedici.

Motor baru Ducati Desmosedici akan turun ke lintasan pada 23 Februari di Sepang pada ujicoba pramusim seri kedua sebelum semua pebalap akan menyiapkan diri ke Losail.

Rossi mengira Ducati akan lebih kompetitif lagi pada musim ini.

“Aku pikir mereka cukup bagus dan tergantung pada motor barunya apabila mereka akan membuat sebuah langkah,” ucap Rossi yang dilansir MCN.

“Jika motor barunya bagus maka mereka bisa bersaing dengan kami. Mereka cepat dan juga memiliki keuntungan dengan ban ekstra lunak dan mungkin itu akan bagus ketika Ducati lambat tapi sekarang aku tak tahu mengapa bisa begitu.”

Rossi tak menyembunyikan kewaspadaannya terhadap potensi yang dimiliki tim Ducati musim ini.
Menurutnya, tim asal Italia itu kemungkinan besar bisa merecoki dominasi yang ditunjukkan Honda dan Yamaha dalam enam tahun terakhir lomba balap motor paling prestisius tersebut.

Rossi berpendapat demikian setelah melihat hasil gemilang yang ditunjukkan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone di Sepang

Meski turun dengan motor GP14.3 yang notabene bukan motor anyarnya, mereka sempat masuk posisi ketiga dan tak pernah keluar dari posisi tujuh besar.

Hal itulah yang membuat Rossi waspada, apalagi kuda besi baru yang diberi nama GP15 baru turun di sesi tes pramusim kedua pada 23 Februari 2015 di sirkuit yang sama.

“Saya pikir prestise Ducati tergantung motor baru yang mereka punya. Jika motor tersebut menampilkan performa gemilang selama sesi tes pramusim, mereka bisa bersaing dengan kami,” jelas Rossi seperti mengutip MCN, Minggu, 15 Februari 2015.

“Mereka cepat dan juga memiliki keuntungan ekstra karena memakai ban lunak. Mungkin itu menguntungkan Ducati ketika berjalan lambat, tapi sekarang saya tidak tahu persisnya akan kondisi motor anyarnya tersebut,” urainya.

Jika komentar yang diucapkan Rossi menjadi kenyataan, bukan tak mungkin gelar juara yang mampu mereka rebut pada 2007 silam, mampu diulanginya pada musim balap 2015.

Valentino Rossi rupanya punya jagoan untuk penghargaan gelar rookie of the year 2015. Menurutnya, Maverick Vinales lah yang bakal menyabet gelar tersebut.

Hal ini cukup mengejutkan, mengingat The Doctor lebih sering berinteraksi dengan Jack Miller, debutan CWM LCR Honda. Vinales yang merupakan juara dunia Moto3 2013 dan menduduki peringkat ketiga Moto2 2014, musim ini berstatus sebagai pembalap pabrikan.

Sementara Miller yang melompat langsung dari Moto3, hanya akan mengendarai motor Open RC213V-RS.

“Saya rasa Maverick merupakan favorit, karena ia berada di tim pabrikan dan punya pengalaman satu tahun di Moto2. Jack sendiri sepertinya akan menghadapi lebih banyak masalah, karena ia langsung melompat dari Moto3,” ungkap Rossi kepada Motoworld, Minggu, 15 Februari 2015.

Uji coba pramusim MotoGP kedua kembali digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 23-26 Februari mendatang. The Doctor akan kembali bertemu dengan Vinales dan Miller yang dikenal sangat dekat.

Exit mobile version