Site icon nuga.co

Rossi Tebar Ancaman di Assen Circuit

Valentino Rossi menebarkan ancaman kepada para  pesaingnya, pebalap papan atas,  lewat kenangan indah ketika membalap di Assen Circuit, MotoGP Belanda, dengan prestasi ciamik.

“Saya akan mengulang lagi kenangan itu,” ujar Rossi dengan nada rendah ketika diwawancarai “crash,” Jumat, 24 Juni 2016.

Pernyataan serupa diulangnya kembali dalam acara  jumpa wartawan dengan pembalap dan dirilis oleh laman situs MotoGP.

Tulisan laman  MotoGP itu  tampaknya tak salah. Itu terjadi karena pada balapan sebelumnya, The Doctor berhasil menjadi juara.

Terlebih lagi, pada musim lalu dirinya juga berhasil menjadi juara di Assen usai mengalahkan Marc Marquez yang berada di posisi dua.

Jelang balapan di Assen, ia mengaku sangat semangat dan teringat dengan pertarungan yang terjadi antara dirinya dengan Marquez di Assen musim lalu.

Ia juga mengutarakan bahwa kunci suksesnya saat itu adalah saat menjadi yang tercepat di ajang kualifikasi.

“Saya memikirkan tahun lalu. Saat itu balapan di Assen adalah salah satu akhir pekan terbaik dalam sejarah karier saya,” ujar

“Pada akhirnya saya berhasil menang usai melakukan pertarungan sengit dengan Marc. Tetapi hasil tersebut dapat diraih karena saya sangat kuat di kualifikasi dan berhasil meraih pole position,” tandas pembalap Italia tersebut.

Rossi kini  tengah dalam performa bagus.

Semenjak gelaran MotoGP seri Jerez musim ini, penampilan Rossi memang cukup memuaskan.

Dirinya bisa dikatakan hanya gagal ketika membalap di kandangnya, Mugello. Saat itu motornya mengalami kerusakan mesin.

Hasil positif itu pula yang ia jadikan modal untuk membalap di Assen pada akhir pekan nanti.

Catatan Rossi di Assen memang tak buruk karena pada musim lalu dirinya berhasil keluar menjadi juara usai mengasapi Marc Marquez.

“Saya sangat senang karena semenjak kami kembali ke Eropa, saya selalu kuat. Mulai dari Jerez hingga Barcelona,” ujar Rossi seperti diberitakan Speedweek.

“Sayangnya kami kehilangan poin penting saat mengaspal di Mugello. Tetapi saat itu saya cukup cepat. Itulah mengapa kami harus tetap melaju seperti ini.”

“ Assen adalah salah satu sirkuit terbaik musim ini,” tambah pembalap yang musim ini menandatangani perpanjangan kontrak bersama Yamaha itu.

Momentum tersebut diprediksi berlanjut karena seri berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, salah satu sirkuit favorit Rossi.

Rossi datang ke Assen usai kemenangan sensasionalnya di Barcelona. Kemenangan itu membuat Rossi kembali masuk bursa juara musim ini, bersaing dengan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.

“Saya gunakan jeda waktu yang ada jelang seri ini untuk bersantai dan beristirahat. Kini saya siap untuk berlaga di seri berikutnya,” ujar Rossi seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Rossi sendiri memiliki catatan bagus di Assen. Dalam perjalanan kariernya, Rossi telah sembilan kali juara di Assen, dengan tujuh diantaranya dilakukan di kelas MotoGP.

“Saya sangat senang dengan sirkuit Assen. Sirkuit ini merupakan salah satu sirkuit favorit saya.”

“Namun hal tersebut tidaklah berarti apa-apa karena persaingan di MotoGP saat ini sangat sulit dan terbuka,” kata Rossi.

Tahun lalu, GP Assen menghadirkan pertarungan sengit antara Rossi dengan Marquez hingga lap terakhir. Jelang tikungan terakhir, motor Rossi terpental ke sisi lintasan karena bersentuhan dengan motor Marquez.

Rossi sempat kehilangan keseimbangan namun kemudian kembali ke trek dan berada di depan Marquez hingga finis.

Marquez sempat protes karena menganggap Rossi mendapat keuntungan lantaran memotong jalur dalam duel tersebut.

Menjelang balapan di akhir pekan nanti Marc Marquez mengakui  Valentino Rossi mampu memacu motor dengan kecepatan tinggi.

Ia pun merasa khawatir dengan hal tersebut.

Baginya, satu hal yang bisa membantunya untuk menang adalah cuaca.

Marquez menyebut cuaca yang cerah akan sangat membantu dirinya untuk bisa keluar menjadi juara di balapan Belanda tersebut.

“Valentino biasanya tampil dengan sangat cepat di Assen. Sementara itu Lorenzo akan sangat cepat di lintasan basah,” ujar Marquez seperti dilansir Speedweek, Jumat, 24 Juni 2016.

“Saya berharap tak ada hujan selama latihan bebas. Itu akan membantu kami untuk menunjukkan kerja pada hari Minggu,” tandasnya.

Exit mobile version