Site icon nuga.co

Rossi Tampik Permintaan Maaf Marquez

Valentino Rossi secara terbuka menolak permintaan maaf Marc Marquez atas penabrakan dirinya di lap ketiga belas MottoGP Argentina di Sirkuit Las Termas, Senin dinihari WIB, 09 April.

Penolakan maaf Rossi ini disebab kronologis tabrakan itu ada unsure kesengajaan dari Marquez.

Usai balapan, Marquez pun menghampiri markas tim Rossi. Tetapi, pembalap veteran Italia tersebut tetap berada di dalam garasi dan tidak menghampiri Marquez.

“Sebab itu cuma lelucon (Marquez datang ke tim Yamaha). Pertama, dia tidak punya nyali datang ke ruangan saya sendirian,” kata Rossi seperti dilansir Crash.net.

“Dia datang bersama dengan manajernya, tim Honda dan di depan semua kamera. Karena yang terpenting baginya adalah ini (reputasinya). Dia tidak peduli dengan pembalap lain,” kata Rossi.

Saat ditanya wartawan, apakah Rossi akan menerima permintaan maaf Marquez? “Saya harap dia cukup pintar untuk tidak datang (ke garasi tim saya),” jelas Rossi.

“Saya tidak ingin berbicara dengannya. Saya tidak ingin melihat dia dekat-dekat dengan saya. Karena saya tahu, itu tidak sungguh-sungguh permintaan maafnya kepada saya,” kata Rossi.

Sebelumnya, Marquez bersikeras dia tidak melakukan apa-apa dengan Rossi, Pembalap asal Spanyol itu juga membantah sengaja melakukan insiden berbahaya ini

Sebelumnya, Rossi mengungkapkan dengan nmada tinggi bahwa Marquez telah menghancurkan nilai sportifitas di MottoGP.

Rossi, mengecam aksi pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat balapan MotoGP Argentina

Rossi terjatuh karena bersenggolan dengan Marquez. Rossi pun menuding pembalap asal Spanyol itu tidak menghormati pembalap lain dan merusak MotoGP.

“Saya baik-baik saja. Tapi ini situasi yang sangat buruk. Karena dia sudah menghancurkan olahraga kita,” kata Rossi dilansir Crash.

“Sebab dia tidak menaruh rasa hormat sedikit pun terhadap para rivalnya. Tidak pernah,” lanjut pembalap veteran asal Italia tersebut.

Rossi mengungkapkan, insiden senggolan seperti ini biasa terjadi di MotoGP. Namun berbeda kasus dengan Marquez yang dianggap melakukannya dengan sengaja.

“Jumat, dia melakukan ini terhadap Vinales, Dovizioso. Dia juga melakukan ini ke saya, Sabtu lalu. Dan di balapan, dia melakukannya terhadap empat pembalap,” katanya.

“Dia melakukannya dengan sengaja, itu bukan kesalahan. Dilihat dari posisi kakinya. Karena dia tahu tidak akan terjatuh, tapi lawan yang terjatuh. Dia memang berharap lawan terjatuh,” kata Rossi.

Rossi menambahkan, jika Marquez tetap mempertahankan gaya balapan brutal seperti ini, maka balapan MotoGP akan naik ke level yang berbahaya.

“Jika semua pembalap membalap seperti ini, tanpa rasa hormat kepada para rival, maka ini olahraga yang sangat berbahaya dan bisa berakhir dengan buruk.” katanya

Sementara itu, Marquez sendiri, menyatakan tak bersalah atas tabrakan itu.

Saya tidak berpikir melakukan sesuatu yang gila terkait insiden dengan Valentino,” kata Marquez seperti dilansir Crash

“Memang, saya terlibat kontak dengan Rossi. Tapi ketika saya melihat dia terjatuh, saya mencoba mengatakan maaf,” lanjut pembalap asal Spanyol tersebut.

Marquez menambahkan, balapan kali ini cukup rumit. Terbukti dari beberapa insiden yang terjadi dan melibatkan sejumlah pembalap sepanjang balapan.

“Jika Anda lihat, ini Zarco dengan Dani Pedrosa), Danilo Petrucci dengan Aleix Espargaro. Maksud saya, balapan hari ini memang sulit,” jelas Marquez.

“Tapi ini bukan masalah buat saya. Sebab saya sudah melakukan 100 persen di balapan yang rumit ini,” lanjutnya

Exit mobile version