Site icon nuga.co

Rossi: Saya akan Bertarung Ketat di Motegi

Valentino Rossi mengungkapkan  MotoGP Jepang merupakan balapan terpenting bagi Movistar Yamaha, dan ia akan melakukan segalanya demi hasil terbaik.

Rossi merasakan kondisi kebugarannya semakin baik setiap harinya.

Pebalap Movistar Yamaha tersebut mengatakan, sudah melakukan segalanya demi meningkatkan kebugaran dan bisa fit di Sirkuit Twin Ring Motegi, GP Jepang, Minggu pekan ini.

Pasalnya, Rossi menegaskan MotoGP Jepang merupakan balapan terpenting dan bergengsi bagi pabrikan motornya, Yamaha.

Rossi mampu membuat kejutan finis pada posisi kelima di GP Aragon usai menjalani pemulihan cedera selama dua puluh empat hari. The Doctor mengalami cedera saat mengikuti latihan motocross di Urbino.

“Setelah kembali di MotoGP Aragon, kerja keras dan pemulihan saya masih berlanjut.”

“Senang rasanya memiliki dua pekan lagi setelah balapan terakhir untuk mengupayakan pemulihan saya karena sekarang kami akan menghadapi tiga balapan beruntun dan sangat penting bagi saya untuk menjaga kondisi fisik,” ujar Rossi dikutip dari Crash

Peluang Rossi untuk menyabet gelar dunia memang masih terbuka, namun amat kecil.

Salah satunya adalah berharap pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez, dan pebalap lain yang ada di atasnya melakukan kesalahan.

Rossi saat ini masih berada di posisi kelima klasemen sementara

“Saya sudah melakukan segalanya untuk bisa menjadi lebih fit untuk bersaing di trek Motegi. Sebab, ini merupakan GP terpenting bagi Yamaha.”

“Saya sangat menyukai sirkuit ini dan senang rasanya bisa berada di sini. Kami akan melakukan segalanya demi meraih hasil terbaik,” tutur Rossi

Sebelum tampil di Motegi, Rossi secara mengejutkan mampu tampil di GP Aragon saat dirinya masih diprediksi berada dalam tahap pemulihan.

The Doctor mengakui pemindahan kontrol rem ban belakang membuat ia bisa melalui efek patah kaki dengan baik.

Rossi awalnya diprediksi harus beristirahat selama tiga puluh hingga empat puluh hari dan baru bisa kembali tampil di GP Jepang akhir pekan nanti.

Namun dua puluh hari setelah mengalami patah kaki, Rossi sudah ada di Aragon dan ikut berlomba.

Bukan hanya sekadar berlomba, Rossi bisa tampil kompetitif di balapan tersebut. Rossi sempat berada di grup depan sebelum akhirnya finis di posisi kelima pada akhir balapan.

Rossi menyatakan salah satu rahasia keberhasilannya tampil kompetitif di Aragon adalah karena ia memindahkan kontrol rem belakang dari kaki kanan ke ibu jari tangan kiri.

“Kaki kanan digunakan untuk mengontrol rem belakang pada motor, namun saat ini saya memiliki kontrol itu dengan ibu jari tangan kiri (setang kiri motor).”

“Hal itu sangat membantu saya karena saya masih kesulitan mengeluarkan tenaga di kaki. Saya harus menggunakan ibu jari saya untuk mengontrol rem belakang,” tutur Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Sebelum pembicaraan tentang perubahan teknis yang memudahkan Rossi menunggangi motor, kebangkitan Rossi di Aragon lebih dulu diawali tekad kuatnya untuk secepatnya kembali ke lintasan.

“Pertama saya masih merasakan sakit kemudian saya mengonsumsi obat pereda sakit. Setelah itu adrenalin di atas motor yang menyelesaikan tugasnya.”

“Perlombaan saya di Aragon berjalan baik. Saya bisa bertarung untuk memperebutkan podium namun di akhir lomba saya sedikit tertinggal,” tutur Rossi.

The Doctor kini siap menyambut GP Jepang dengan kondisi fisik yang lebih baik.

“Saat ini saya berada dalam kondisi bagus dan merasa ada dalam level terbaik,” ucap pebalap asal Italia ini.

Exit mobile version