Site icon nuga.co

Rossi Perkasa di Assen, Pole Position

Valentino Rossi, pemuncak klasemen sementara MotoGP 2015, berhasil meraih “pole position” di Assen Circuit, Jumat malam WIB, 26 Juni 2015, dan akan menjaga momentum positif ini di lomba seri kedelapan, nanti malam WIB, Sabtu, 27 Juni 2015.

“Pole position yang diraih Rossi telah mengangkat kepercayaan dirinya untuk bisa tetap berada di puncak klasemen,” tulis “crash,” Sabtu, 27 Juni 2015

“Hasil ini sangat penting, musim ini saya selalu kompetitif di perlombaan tapi di waktu bersamaan kesulitan saat berlatih. Tak hanya pole position, bahkan saya tidak pernah memulai di garis terdepan,” ucap Rossi.

“Saya tiba di sini dengan kepercayaan diri besar, karena saya juga menyukai trek di sini dan biasanya Yamaha bekerja dengan baik di sini. Dari kemarin pagi saya kompetitif, hal itu mengartikan bahwa Anda bekerja baik dan melakoni kualifikasi dengan cepat dan lebih kuat,” paparnya.

Juara enam kali MotoGP itu kini ingin mempertahankan posisi tersebut, dan tahu kesulitan untuk mempertahankannya dari kejaran Marc Marquez yang ada di urutan ketiga.

“Target saya adalah baris terdepan dan tentu pole position merupakan perasaan yang spesial, emosi saya sangat hebat dengan fans di sini. Tapi hal terpenting ada saat perlombaan nanti,” imbuh Rossi.

Salah satu kunci konsistensi Rossi di Assen adalah sasis baru motor M1 Yamaha, yang mana meningkatkan akselerasi dan daya cengkram motor.

Dan Yamaha telah meningkatkan kemampuan motor sejak seri yang berlangsung di Barcelona.

“Di Barcelona kami memutuskan untuk memodifikasi banyak di keseimbangan motor, dan saya merasa lebih banyak dan punya kecepatan yang lebih baik. Kami juga memiliki sasis baru dari Yamaha yang sangat cocok dengan saya, dan saya sangat menyukainya. Yamaha coba meningkatkannya terutama di daya cengkram ban lama,” terang The Doctor.

Pole position di Assen merupakan yang pertama diraih Rossi selama delapan musim ini.

Rossi mencatat waktu terbaik untuk satu putaran Sirkuit Assen dalam sesi kualifikasi mengalahkan Aleix Espargaro dan Marc Marquez yang masing-masing ada di posisi dua dan tiga.

Buat Rossi, pole di Assen mematahkan rangkaian buruk yang dia dapat di sesi-sesi kualifikasi musim ini. Ini merupakan pole pertama Rossi di 2015, di mana pada sepanjang musim ini posisi start terbaiknya adalah urutan empat. Sebagai catatan, ini merupakan pole kedua The Doctor dalam lima tahun terakhir.

Catatan oke lainnya yang dibuat Rossi adalah keberhasilannya mematahkan rekor lap di sirkuit tersebut yang sebelumnya milik Casey Stoner pada 2012.

“Sangat penting untuk memulai balapan dengan baik. Saya melakukannya dengan setelan dasar yang bagus. Saya ingin lebih sering start dari posisi depan. Meraih pole selalu spesial dan terlebih lagi untuk balapan besok,” sahut Rossi di Crash.

Meski tak pernah start dari baris terdepan, Rossi menjadi satu-satunya pebalap yang selalu naik podium di musim ini.

Maka keberhasilan dia memulai race dari posisi depan bisa membuka lebar peluang memenangi balapan. Ini juga menjadi kesempatan rider 36 tahun itu untuk kembali menjauhkan jarak dengan Jorge Lorenzo yang di klasemen pebalap kini cuma terpaut satu angka saja.

Sementara itu, Marc Marquez dari Repsol Honda menilai motornya masih lebih lambat dibanding pesaing utama di atas lintasan MotoGP saat ini. Untuk balapan di Sirkuit Assen dia memprediksikan akan terjadi duel yang sengit dengan Valentino Rossi.

Dia berada di belakang Rossi dan Aleix Espargaro yang menempati urutan satu dan dua.

Soal penampilannya di sesi kualifikasi, Marquez menilai tungganganya masih kalah cepat. Namun fakta bahwa catatan waktunya tidak jauh dari yang dipunya Yamaha dianggapnya sebagai indikasi yang bagus.

“Setiap pebalap tampil sampai batasan mereka di kualifikasi. Saya senang, karena kami tahu sirkuit ini akan sulit buat kami, tapi kami masih bisa berada dekat dengan Valentino dan Jorge, yang sangat cepat dan mulus di sini,” sahut Marquez di situs resmi MotoGP.

“Kami merasa beberapa hal masih sedikit sulit karena kami masih lebih lambat sepersepuluh detik lebih lambat. Tapi kami akan mencoba sedekat mungkin pada balapan dan melihat apa yang akan terjadi. Saya pikir itu akan sulit, terutama bersaing dengan Valentino,” lanjut Marquez.

Berlainan dengan rekan satu tim Rossi, Jorge Lorenzo justru dapat posisi start kurang oke di MotoGP Belanda.

Jorge memulai balapan dari posisi delapan diakuinya tak memuaskan.

Lorenzo datang ke Sirkuit Assen dengan kepercayaan diri tinggi setelah merebut empat kemenangan beruntun di empat seri sebelumnya. Torehan tersebut membuat dia cuma tertinggal satu angka saja dengan Valentino Rossi yang bercokol di puncak klasemen.

Namun dalam sesi kualifikasi yang dilangsungkan Jumat malam WIB, rider asal Spanyol itu seakan harus kembali menjejak tanah. Dia cuma berada di posisi delapan.

“Disayangkan start yang didapat besok tapi saya pikir motor saya bekerja dengan baik. Saya hanya harus memahami dua sektor lintasan dan sedikit memperbaiki catatan waktu di sana. Tapi kecepatan di FP4 sangat baik saat menggunakan ban lama.

Saya hanya harus melakukan start dengan baik dan sedikit demi sedikit dengan kesabaran mencoba mendahului pebalap lain yang harusnya punya kecepatan lebih rendah,” sahut Lorenzo dalam konferensi pers usai kualifikasi.

Memulai balapan dari urutan delapan adalah hasil kualifikasi terburuk Lorenzo musim ini. Faktanya, ini adalah kali pertama sejak Aragon 2014 dia berada di posisi start baris ketiga.

“Itu tergantung bagaimana saya start dengan kopling. Jika bagus, mungkin saya bisa mendahului beberapa pebalap sejak start. Di lap pertama atau kedua kami akan mencoba mencari titik pengereman terbaik untuk mendahului mereka. Pastinya ini adalah posisi start terburuk, berada di baris ketiga, tapi di depan saya menunggu tantangan yang bagus. Jadi saya akan mencoba menghadapinya dengan sebaik yang saya bisa.”

“Saya harap mereka, Valentino Rossi dan Marc Marquez, terlibat pertarungan sengit. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Satu-satunya target saya adalah menyalip pebalap lain secepatnya dan tidak membuat kesalahan. Itu tidak mudah, tapi saya pikir kami siap melakukannya,” terang Lorenzo seperti dikutip dari Crash.

Lorenzo saat ini cuma tertinggal satu angka dari Rossi di puncak klasemen. The Doctor akan memulai balapan dari posisi terdepan.

crash, mcn dan motogp.com

Exit mobile version