Site icon nuga.co

Rossi Nyatakan Tak Pensiun Usai Musim Ini

Pebalap veteran MotoGP, Valentino Rossi, memastikan tidak akan pensiun usai musim tahun ini dan ia mengatakan masih akan membalap hingga musim dua tahun mendatang.

Sebelumnya Rossi sempat dikabarkan akan pensiun usai MotoGP tahun ini setelah penampilannya terus menurun bersama Yamaha.

Pebalap tiga puluh sembilan  tahun itu kemudian diprediksi akan membentuk tim MotoGP bersama Yamaha pada musim depan setelah Tech3 mengakhiri kerja sama dengan tim pabrikan asal Jepang itu.

Dikutip dari situs resmi MotoGP, Rossi mengaku tertarik memiliki tim di kelas MotoGP. Tapi, pebalap asal Italia itu memastikan rencana itu tidak akan terwujud hingga musim 2020. Pasalnya, Rossi masih ingin membalap dua musim ke depan.

“Saya tidak menyangka  Herve Poncharal meninggalkan Yamaha. Kami berpikir untuk membentuk tim MotoGP dan itu akan jadi kesempatan hebat. Tapi, dalam dua tahun ke depan kami tidak akan membentuk tim MotoGP bersama Yamaha,” ujar Rossi.

“Saya mungkin masih akan membalap untuk dua tahun ke depan. Jadi, kami akan membicarakan tim MotoGP ketika saya sudah berhenti membalap, tapi tidak di musim depan ,” sambung The Doctor.

Kontrak Rossi bersama tim Movistar Yamaha berakhir musim ini. Rossi sempat mengatakan akan memutuskan masa depannya usai tiga seri balapan MotoGP musim ini .

Movistar Yamaha sebelumnya sudah memperpanjang kontrak Maverick Vinales hingga musim dua tahun mendatang.

Rossi sendiri dipastikan tidak akan jauh dari dunia MotoGP setelah pensiun sebagai pebalap. Pasalnya, sembilan kali juara dunia Grand Prix itu sudah memiliki tim di kelas Moto3 dan Moto2 dengan nama VR46.

Rossi saat ini berada di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, untuk menjalani tes pramusim terakhir MotoGP tahun ini.

Pada tes hari pertama, Kamis lalu, Rossi berada di posisi keenam.

“Tes hari pertama cukup bagus. Kami sangat, sangat dekat. Pada akhirnya kami berada di posisi keenam dan saya pikir itu tidak fantastis. Tapi, di trek ini kami merasa lebih baik daripada di Buriram,” ucap Rossi.

Sehari sebelumnya, keberadaan Valentino Rossi di MotGP dalam usianya yang tiga puluh sembilan tahun mulai menuai kritik.

Salah seorang pengritik itu adalah mantan pebalap Grand Prix asal Inggris, Keith Huewen

Ia  meyakini Rossi tidak akan merebut gelar juara dunia musim ini.

Huewen menganggap The Doctor terlalu tua untuk menjadi juara dunia.

Rossi kembali menjadi pebalap tertua di MotoGP tahun ini

Pebalap asal Italia itu akan berusia tiga puluh sembilan saat seri pertama musim ini berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, pada pertengahan Maret mendatang.

Huewen yang  pernah tampil enam musim di balapan Grand Prix, meyakini Rossi tidak akan bisa menjadi juara dunia MotoGP  musim ini

Komentator MotoGP untuk televisi Inggris itu menganggap Rossi tidak memiliki fisik yang prima untuk bersaing dengan sejumlah pebalap muda.

“Ketika Anda berusia mendekati empat puluhan tahun, usia mulai mempengaruhi penampilan Anda dengan sepeda motor. “

“Ditambah fakta persaingan ketat dari dua bintang muda seperti Marc Marquez dan Maverick Vinales, saya akan terkejut jika Rossi merebut gelar juara dunia,” ujar Huewen kepada Sports Bwin.

Rossi sudah mengoleksi sembilan gelar juara dunia Grand Prix, termasuk tujuh kelas primer

Sejumlah pihak mengklaim Rossi sangat terobsesi merebut gelar juara dunia kesepuluhnya musim ini.

“Tidak diragukan lagi Rossi akan diingat sebagai yang terhebat dalam sejarah dan mungkin meraih beberapa kemenangan musim ini. Tapi, saya melihatnya dia akan sulit merebut gelar juara dunia kesepuluh,” ucap Huewen.

Peluang Rossi menjadi juara dunia MotoGP muism ini terbilang sulit. Pasalnya, The Doctor meraih hasil kurang memuaskan saat menjalani tes di Sirkuit Sepang dan Sirkuit Buriram.

Rossi hingga kini belum memperpanjang kontrak bersama Movistar Yamaha yang akan berakhir musim ini.

Sebelumnya, Rossi menyatakan akan memutuskan masa depannya bersama Yamaha usai tiga seri MotoGP  tahun ini.

Andai tidak tampil kompetitif, maka Rossi kemungkinan besar akan pensiun.

Selain itu, pebalap Ducati Andrea Dovizioso menilai duo Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales tengah mengalami kesulitan untuk menarik keluar potensi motor Yamaha YZR M1 musim ini.

Sejak pertengahan musim lalu, Vinales dan Rossi terus mengalami masalah bersama Yamaha. Mereka tidak mampu tampil kompetitif dan memenangkan seri MotoGP.

Saat menjalani tes pramusim di Buriram, Vinales dan Rossi pun masih mengeluhkan performa motor Yamaha.

Dovizioso pun memahami duo Yamaha tengah dalam kondisi tak percaya diri jelang musim ini bergulir.

“Dari luar, tentunya kita tidak tahu apa yang terjadi, namun yang pasti ada sesuatu yang tidak beres.”

“Ketika performa Yamaha naik-turun, maka tentu saja mereka tidak akan bersikap tenang. Saat ini Yamaha belum ada di kondisi mengontrol keadaan seratus persen,” ujar Dovizioso seperti dikutip dari GPXtra.

Dovizioso juga tak bisa menerangkan secara rinci masalah yang ada di Yamaha karena Johann Zarco yang juga mengusung mesin Yamaha di Tech3 tampil apik di tes pramusim.

“Hal yang aneh karena yang ditunjukkan Zarco adalah sebuah hal yang nyata. Memang, ada perbedaan situasi saat berada di tim pabrikan dan tim satelit.”

“Di tim pabrikan, kalian harus benar-benar mengerti apa yang sedang diuji,” ucap Dovizioso.

Exit mobile version