Site icon nuga.co

Rossi, Lorenzo dan Dani “Keroyok” Marc

Bukan hanya Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, pebalap mungil Dani Pedrosa juga ingin mematahkan dominasi Marc Marquez di “rumah”nya sendiri, seri ke tujuh MotoGP, Catalunya Circuit, Barcelona, Spanyol, Minggu, 14 Juni 2014.

Sinyal keinginan tampil impresif untuk menghentikan Marquez ini di sampaikan Dani Pedrosa menjelang latihan bebas MotoGP Spanyol, 12 Juni 2014, setelah dokter memastikan kesehatannya fit untuk melakukan balapan usai melakukan operasi di sebuah klinik tulang di Barcelona.

Selain Dani, Valentino Rossi juga ingin mengulang balapan impresifnya saat MotoGP Italia dua pekan lalu. “The Doctor” berjanji akan melakukan segalanya agar bisa bersaing dengan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo saat balapan di Catalunya.

Rossi, kini, posisinya berada di urutan dua klasemen setelah naik dari peringkat tiga. Catatan itu diraih setelah The Doctor balapan dengan luar biasa di “kampung”nya Mugello, dimana dia mampu lompat begitu signifikan hingga finis di urutan ketiga.

Rossi masih memiliki selisih 53 poin dari penghuni pucuk klasemen, Marc Marquez. Sementara itu, Marquez sendiri diprediksi akan merajai Catalunya mengingat balapan ini diadakan di rumahnya sendiri dan tengah berada di performa puncak.

“Saya sangat menyukai MotoGP Catalunya. Itu adalah trek yang saya sukai, sangat fantastis! Saya tahu jika ingin bersaing dengan Jorge dan Marc saya harus memberikan yang terbaik dari sesi latihan pertama. Agar kokoh saat balapan hari Minggu,” ungkap Rossi, seperti dilansir Crash, Kamis, 12 Juni 2014.

“Saya akan mencoba melakukan segalanya si depan mereka. Saya sangat senang dengan hasil kerja motor. Saya tahu kami bisa melakukan lebih baik lagi, tim sangat termotivasi, maka dari itu saya sudah tidak sabar start di Barcelona!” jelasnya.

Jagoaan Honda Repsol tahun ini, Dani Pedrosa sama seperti Rossi sedang berada padai motivasi yang berlipat menyambut seri MotoGP Spanyol tepatnya di Barcelona.

Setelah menyelesaikan proses penyembuhan pada lengan kanan yang sempat mengganggu performanya di Mugello, kini ia telah pulih dan berada dalam kondisi siap tempur. Apalagi, racer bertubuh mungil ini membawa misi mematahkan rekor tak terkalahkan rekan satu timnya, Marc Marquez di enam seri awal.

Pedrosa akan coba memupuk keyakinan pada dirinya dengan melihat data fakta yang berpihak kepada dirinya dibandingkan dengan Marquez. Tercatat Pedrosa sudah merasakan menjadi juara di Katalunya dalam tiga kelas MotoGP dan memegang catatan waktu terbaik. Sedangkan Marquez terakhir angkat trofi di Katalunya pada tahun 2010 di kelas 125cc.

“Di Mugello situasinya berbeda, keadaan menjadi lebih sulit dari yang saya prediksikan dan kondisi tangan belum sembuh total. Saya telah memeriksa kondisi saya dengan Dr. Mir dan mengkonfirmasi bahwa proses penyembuhan berjalan sesuai rencana. Jadi, saya harap akhir pekan nanti kami bisa kembali berada di depan,” ujar Pedrosa.

“Seperti biasa, saya akan berlaga di Montmelo, kondisi trek sangat baik dan atmosphere para fans sangat luar biasa! Kami akan bekerja keras tetapi saya harap motor berada dalam kondisi siap tempur.
Mari berharap cuaca akan bersahabat dengan kami dan akan menjadikan Minggu yang sempurna,” lanjutnya, diberitakan Crash.

Bagi tim Repsol Honda yang berbasis di Aalst balapan di Catalunya Circuit menjadi kesempatan untuk mencapai 100 kemenangan, andai bisa meraih juara..

Honda sejauh ini telah memenangkan 99 race sejak peraturan diubah menjadi MotoGP dari kelas 500cc pada tahun 2002. Untuk mencapai supremasi itu, bukan tak mungkin akhir pekan ini terwujud. Karena dua pembalap yang dimiliki Honda juga sangat mumpuni.

Honda saat ini memiliki sang juara bertahan seperti Marc Marquez yang belum terkalahkan di tahun 2014, dan akan terus memberikan kejutan di akhir pekan nanti. Atau Honda juga akan mengandalkan rekan setimnya, Dani Pedrosa, untuk memegang kemenangan ke-100 akhir pekan ini.

Pedrosa memimpin daftar penyumbang kemenangan Honda di MotoGP dengan meraih 25 kemenangan. Diikuti Valentino Rossi yang telah memberikan 20 podium. Berikutnya ada Casey Stoner dengan mencetak 15 kemenangan. Terakhir ada Marquez yang memenangkan 12 balapan.

sumber : autosport, crash dan marca

Exit mobile version