Site icon nuga.co

Rossi Keluhkan Cuaca di MotoGP Argentina

Valentino Rossi kembali membuktikan masih kompetitif pada usia gaek  dengan merebut posisi start keempat pada MotoGP Argentina, di Termas de Rio Hondo, Senin dini hari WIB.

The Doctor juga menunjukkan optimisme tinggi bisa bersaing meraih podium, meskipun masih dibayangi kekhawatiran soal kondisi cuaca saat balapan.

Pada sesi kualifikasi, Minggu  dini hari WIB, Valentino Rossi hanya terpaut tipis dari Marc Marquez yang menempati start terdepan. Adapun posisi start kedua ditempati rekan setim Rossi, Maverick Vinales.

“Saya sangat nyaman dengan motor dan setelannya. Sejak kemarin, kami membuat beberapa kemajuan, saya sangat puas,” kata Rossi, seperti dilansir Speedweek.

Di Qatar tiga pekan lalu, Rossi menyatakan pengembangan Suzuki lebih baik dibanding Yamaha.

Faktanya, di Argentina Yamaha justru melesat jauh di depan, sedangkan Suzuki tercecer di belakang. Rossi memiliki penjelasan tentang fenomena tersebut.

“Tentu saja itu banyak tergantung dengan trek, layoutnya, pemilihan ban, dan suhu,” jelas Rossi.

“Kami sangat kuat di Agentina. Kecepatan saya bagus, tapi hal yang sama juga dialami lima atau pembalap lainnya. Itulah sebabnya kami tetap harus sedikit bekerja pada minggu,” imbuh Valentino Rossi.

Meskipun cukup percaya diri menyambut balapan, Rossi tak bisa mengabaikan faktor cuaca. Jika hujan turun saat balapan, apa pun bisa terjadi.

“Kami harus menunggu apakah Minggu bakal kering atau basah. Jika turun hujan, kami memulai dari nol. Kemudian tak ada yang tahu apa yang harus dilakukan,” urai pembalap Italia itu.

“Pada balapan terakhir 2018 di Valencia, saya sangat cepat, meskipun trek basah. Tapi, lintasan ini berbeda. Jika kami harus membalap di lintasan basah, maka saya berharap saat pemanasan juga hujan,” imbuh pembalap yang identik dengan nomor 46 tersebut.

Sebelumnya, dalam latihan resmi, Rossi, menyudahi menampilkan aroma positif.

Performa tak meyakinkan pada latihan bebas pertama  dibayar dengan capaian apik

Rossi menempati posisi keenam alias lebih baik dibanding pada sesi sebelumn. Dia mengukir waktu lap terbaik

“Start yang bagus di sini. Saya merasakan feel yang bagus soal ban. Kami melakukan pekerjaan yang bagus dan bisa berteman dengan kompon ban. Kami fokus ke kecepatan dan bisa mencatat waktu bagus dengan ban baru,” kata Rossi, seperti dilansir Speedweek.

“Saya berada di urutan keenam, tak terlalu jauh dari pembalap terbaik, dan selalu banyak pembalap yang melaju sangat cepat dengan jarak berdekatan. Jadi, kami menikmati hari pertama yang bagus,” imbuh The Doctor.

Namun, pembalap asal Italia itu menegaskan Yamaha belum jauh dari sempurna. Menurut Rossi, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum balapan MotoGP Argentina, Senin  dini hari WIB.

Valentino Rossi setidaknya menggarisbawahi dua kekurangan Yamaha yang harus ditangani dengan cepat.

“Kami harus membuat kemajuan di grid dan berusaha lebih cepat. Kemudian kita lihat apa yang terjadi. Kesan pertama pada balapan seri ini positif,” kata pengoleksi sembilan gelar juara dunia tersebut.

Rossi juga memuji kondisi lintasan Sirkuit Termas de Rio Hondo. Dia bahkan mengaku terkejut dengan perubahan trek.

“Kondisi trek lebih baik. Tak ada yang memperkirakannya. Pada hari pertama kami langsung bisa mengendarai motor dengan baik. Trek bersih sehingga grip benar-benar bisa dilihat. Operator lintasan benar-benar menyiapkan rutinitas dengan sempurna,” puji Rossi.

Valentino Rossi sendiri pernah memenangkan MotoGP Argentina pada empat tahun lalu. Namun, pembalap Monster Energy Yamaha itu mengaku tidak akan mudah mengulangi capaian spesial tersebut karena harus bisa menaklukkan kondisi yang tak menentu di Termas de Rio Hondo.

Rossi datang ke MotoGP Argentina bermodal peringkat ketiga pada balapan pembuka di Qatar, tiga pekan lalu. Yamaha juga tak menunjukkan perkembangan signifikan, dibanding pabrikan-pabrikan lainnya.

“Kami harus bekerja karena kami tak sekuat yang diinginkan. Kami harus bekerja keras untuk membuat kemajuan. Paket motor kami harus bagus secara keseluruhan,” kata Rossi menjelang MotoGP Argentina, seperti dilansir Speedweek, Jumat (29/3/2019).

Bukan hanya faktor motor yang membuat Rossi mengisyaratkan perjuangan di MotoGP Argentina bakal sulit. Dia mengaku butuh keberuntungan untuk kembali naik podium utama.

Salah satu musuh utama pada balapan di Sirkuit Termas di Rio Hondo tersebut adalah cuaca yang tak menentu. Alhasil, balapan sangat sulit diprediksi.

MotoGP Argentina spesial, layoutnya, aspalnya, dan cuacanya. Sepertinya cuaca pada tahun ini bakal sulit juga. Kami berharap beruntung dan tetap kering saat balapan,” ujar Rossi.

Rossi bahkan kesulitan ketika diminta menyebutkan resep untuk kembali menjuarai MotoGP Argentina seperti pada 2015.

“Biasanya Anda harus berusaha melaju lebih cepat daripada pembalap-pembalap lainnya, itu paling penting,” canda Rossi, yang mengantongi sembilan gelar juara dunia tersebut.

“Di Argentina Anda harus berusaha mempersiapkan diri menghadapi semua kondisi. Dalam beberapa tahun terakhir cuaca selalu berubah. Jadi, sulit membuat rencana untuk akhir pekan,” imbuh The Doctor.

Exit mobile version