Site icon nuga.co

Rossi Kecewa Finis Diposisi Lima MotoGP

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi finis di posisi kelima pada seri pertama MotoGP  musim ini  yang berlangsung di Sirkuit Qatar, Senin dini hari WIB.

Saat balapan, dia berhasil menyalip sembilan pembalap.

Kendati berhasil mendapatkan sebelas poin di MotoGP Qatar, Rossi terlihat kesal ketika dirinya finis di belakang tim satelit.

Ya, yang dimaksud Rossi adalah rider LCR Honda, Cal Crutchlow, yang berhasil naik podium ketiga.

Rossi juga finis di belakang pembalap Suzuki, Alex Rins, yang berada di urutan keempat. Pembalap Italia itu juga kalah cepat dari sang pemenang, Andrea Dovizioso dan Marc Marquez, finis di posisi kedua.

“Oke, ini balapan yang bagus. Namun masalahnya, saya finis di belakang tim non pabrikan. Saya juga finis di belakang Suzuki!” kata Rossi, seperti dikutip dari Crash.

“Namun, Suzuki memang kuat di sini. Cal Cructhlow juga kuat tahun lalu. Saya sebenarnya bisa mengalahkannya dalam balapan, tapi saya kehilangan waktu sehingga dia berada di level yang sama dengan tim pabrikan,” ujar rider MotoGP  tersebut.

Kekalahan dari tim pabrikan itu membuat Rossi membeberkan kelemahan motornya. Dia masih bermasalah dengan daya cengkeram dan traksi. Masalah itu dia dapat saat sesi kualifikasi yang membuatnya harus balapan dari posisi ke-empat belas.

“Masalah yang kita hadapi kurang lebih sama seperti tahun lalu. Di beberapa daerah kami bagus, sayangnya saya harus berjuang di daya cengkeram bagian belakang. Itu sulit,” ucap Rossi.

“Sebenarnya, saya mencoba meraih podium di sini. Namun, saya tidak cukup kuat,” ujar mantan rider Honda dan Ducati itu melanjutkan.

Sebelunya Rossi  memang kesulitan menemukan solusi untuk mengatasi masalah degradasi ban depan motor yang dikendarainya selama persiapan di Qatar.

Pembalap Italia itu pun merasa balapan pembuka MotoGP  di Srkuit Losail itu akan berjalan sulit untuknya.

Rossi sempat menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas pertama

Namun, sejak FP2 hingga fase kualifikasi, pembalap yang karib disapa The Doctor itu mulai kesulitan untuk menorehkan waktu tercepat. Bahkan ia harus menyelesaikan kualifikasi di posisi ke-empat belas.

Rossi menyebut performa ban menjadi penyebab utama kemundurannya selama persiapan MotoGP Qatar

Hal tersebut yang menjadi permasalahan utama pembalap Yamaha yang sukses menjadi yang terdepan di FP1 hingga akhirnya keluar dari  sepuluh  besar di FP2.

“Saya memiliki masalah yang sama hari ini karena pada sorenya saya mengalami masalah dengan ban depan. Jadi kami dalam masalah karena saya cukup pelan,” ujar Valentino Rossi seperti dilansir Crash.

“Saya tidak merasa bagian depan berjalan dengan baik dan kami membuat ban cepat rusak, dan karena itu balapan ini akan sangat sulit,” lanjutnya.

Valentino Rossi harus memulai balapan di Sirkuit Losail dari posisi empat belas

Sementara itu, rekan setimnya, Maverick Vinales, akan memulai balapan dari posisi paling depan setelah menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi MotoGP,

Sebelumnya juga  Rossi sudah  pesimistis bisa tampil maksimal pada seri pembuka

Pasalnya, ia mengalami masalah di ban depan saat sesi kualifikasi

“Saya punya perasaan tidak enak di depan dan kami merusak ban juga, jadi ini akan sulit. Ini akan sulit,” ujar Rossi seperti dilansir Crash.

Permasalahan ban dirasakan Rossi saat menjalani latihan bebas kedua MotoGP Qatar Sabtu lalu. Juara dunia sembilan kali ini merasa, performa bannya anjlok selepas melahap lima lap.

Masalah ini sempat hilang saat sesi kualifikasi pertama. Namun pada sesi kualifikasi kedua, masalah ban kembali muncul, sehingga Rossi pun gagal tampil maksimal.

Pembalap berjuluk The Doctor ini pun harus pasrah  pada MotoGP Qatari. Hasil ini jauh mengecewakan dibanding yang diraih rekan Rossi, Maverick Vinales yang bakal start di pole position.

“Saya punya masalah hari ini (kemarin, red) karena pada sore hari, saya punya masalah dengan ban depan. Jadi kami dalam masalah karena saya lambat,” kata Rossi.

Lebih lanjut, Rossi juga buka suara soal jenis sayap motor yang bakal digunakannya. Menurut Rossi, ia lebih suka memakai model sayap motor yang lama untuk musim ini.

“Saya katakan, akan lebih baik memakai sayap yang lama dan mencoba beradaptasi dengan itu. Tetapi, Yamaha mengatakan mereka tidak yakin akan memperkenalkan jenis yang baru tahun ini,” kata Rossi mengakhiri.

Exit mobile version