Site icon nuga.co

Jawaban Rossi Kenapa “Jersey” Maradona

Valentino Rossi, pebalap Movistar Yamaha, terpaksa mengungkapkan alasan kenapa harus memilih mengunakan jersey Timnas Argentina bertulisan nama Diego Maradona dibandingkan Lionel Messi.

“Saya mengidolakan Diego “Tangan Tuhan” Maradona sejak kecil. Itu bukan berarti saya tidak menyenangi Lionel Messi,” katanya menjawab banyaknya pertanyaan tentang kenapa ia harus memilih “jersey” tim nasional Argentina bernomor punggung 10 dan bertuliskan “Maradona.”

Pada balapan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, MotoGP Argentina, akhir pekan lalu, The Doctor, begitu Rossi di sapa, sukses menjadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis.

Prestasi itu membuat Rossi saat ini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2015.

Selain prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh pembalap gaek itu, terdapat hal unik saat dirinya melakukan selebrasi di podium juara.

Ya, Rossi mengenakan jersey Timnas Argentina bertuliskan nama Maradona.

Menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini dan sempat menimbulkan pertanyaan controversial, kenapa ia harus menggunakan nomor punggung 10 dengan tulisan Maradona, membuat Rossi angkat bicara.

Ia mengaku memilih jersey bertuliskan nama Maradona ketimbang Messi didasari kenangan indah yang dimiliki Rossi semasa kecil.

“Saat saya kecil, mungkin sekitar usia 7-8 tahun, saya melihat Maradona bermain di Naples atau Napoli. Dan saat itu, ia terlihat sangat berbeda dengan pemain-pemain lainnya. Saya pribadi menyukai Messi, namun Maradona tetaplah Maradona,” jelas Rossi, seperti dikutip AS, Sabtu, 25 April 2015.

“Messi merupakan sosok pesepakbola yang sangatlah hebat, dan mungkin telah menjadi nomor satu di dunia saat ini. Akan tetapi, Maradona sudah berada di posisi itu sebelumnya,” pungkas juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.

Di Sirkuit Termas Rossi melengkapi pencapaian terbaiknya pada tiga serie awal MotoGP musim ini.
Valentino Rossi masih nyaman bertengger di puncak klasemen. Meski demikian, ia tidak ingin jemawa, karena yakin persaingan akan semakin sengit.

Rossi bersyukur bisa kembali menunjukkan tajinya pada awal musim 2015. Ia bertekad untuk terus melanjutkan tren positif, meski tahu hal itu tidak akan mudah diwujudkan begitu saja.

“Saya sekarang punya tiga podium dengan dua kemenangan. Jadi, saya hanya ingin melanjutkannya. Tapi saya tahu rival-rival saya akan semakin sangat kuat,” tutur Rossi, seperti diberitakan Fox Sports.

Juara dunia tujuh kali itu tidak ingin sampai lengah. Pasalnya, kelengahan bisa membuat keberhasilan yang telah diraih dapat disusul oleh lawan-lawan yang ada di dekatnya.

“Saat ini, Andrea Dovizioso adalah yang paling dekat. Dia berada di posisi dua, hanya enam poin di belakang saya. Dia ada di sana dan pertarungan ini masih sangat panjang,” urai rider asal Italia itu.

Tidak hanya Dovi, Rossi juga meyakini Jorge Lorenzo dan Marc Marquez berpeluang menyusul pencapaiannya.
Terlebih untuk Marquez, yang dinilai mampu memperbaiki penampilan dan berpotensi menyalip posisi di klasemen.

crash, fox sport dan as

Exit mobile version