Site icon nuga.co

Rossi Bingung Yamaha Tak Kompetitif

Valentino Rossi gagal dalam balapan kesembilan MotoGP di Sacnsenring Circuit, Jerman, Minggu malam WIB, 02 Juli, dan terpuruk di posisi lima serta berada di urutan lima klasemen sementara.

“Rossi tak meraih podium di Sachsenring,” tulis laman “crash,” setengah mengejek Rossi yang kalah bersaing dengan Marc Marquez yang jadi tercepat dan kini menduduki posisi puncak klasemen.

Meski hanya mampu meraih posisi kelima, Rossi mengaku tak kecewa dengan pencapaiannya tersebut kali ini.

“Biasanya saya tidak senang dengan peringkat kelima, karena saya selalu berusaha keras meraih podium setiap pekannya. Tapi setelah akhir pekan ini, hasilnya tidak terlalu buruk,” ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.net.

“Utamanya karena balapan kali ini sangat sulit dari awal hingga akhir. Saya berusaha menekan kecepatan maksimum dengan jarak amat tipis di depan pebalap lainnya.”

Rossi tepat berada di belakang rival sekaligus rekan setimnya, Maverick Vinales yang finis keempat. The Doctor juga merasa kurang beruntung di GP Jerman.

“Kami kurang beruntung karena selama latihan, saya merusak dua motor dua kali. Sayangnya, kami hanya memiliki satu sasis sehingga itu jadi masalah,” terang Rossi.

“Saya juga memulainya hanya di posisi ketiga, di sini sangat sulit untuk menyalip. Jika saya bisa mengawalinya sedikit di depan, saya rasa bisa tetap dekat dengan Pedrosa dan mungkin bisa mengupayakan poduim.”

Rossi kini melorot ke posisi keempat klasemen sementara MotoGP.

Ia berselisih empat poin dari Andrea Dovizioso di peringkat ketiga dan sepuluh poin dari pemuncak klasemen sementara Marc Marquez yang sukses meraih pole position di GP Jerman.

“Tapi di sisi lain, kami tetap beruntung karena treknya kering. Sulit bagi kami jika treknya basah. Dan, di kompetisi seperti tahun ini kadang Anda memiliki perasaan bagus, kemudian di trek berikutnya harus mengalami kesulitan. Jadi, tetap penting bisa meraih poin,” pungkasnya.

Sebelumnya balapan, Rossi  memiliki posisi yang lebih baik dibandingkan yang ia catat di masa kualifikasi.

Pada sesi pemanasan, Rossi duduk di peringkat ke delapan, di belakang Cal Crutchlow dan Mika Kallio.

Valentino Rossi mengaku tak bisa menjelaskan secara pasti mengapa motor Yamaha YZR M1 miliknya tak bisa tampil kompetitif di Sirkuit Sachsenring, Jerman.

Rossi yang baru saja jadi juara di GP Belanda pekan lalu menghadapi kesulitan saat menjalani sesi latihan bebas dan kualifikasi di GP Jerman pekan ini.

Ia tak bisa mencatat waktu kompetitif dan akhirnya harus puas memulai balapan hari ini di posisi kesembilan.

“Kami tak tahu apa yang terjadi dan mengapa berbeda. Johann Zarco, dengan motor tahun lalu, adalah pemegang pole position di lintasan basah Assen pekan lalu. Namun kini dengan kondisi lintasan yang sama, ia hanya mampu duduk di peringkat kesembilan belas.”

“Saya pun tampil sangat kuat di Assen namun kini justru mengalami kesulitan di sini. Hal ini sungguh sulit dimengerti. Di babak kualifikasi, kami mengalami masa yang sulit dan mencoba berbagai macam pengaturan namun kami tak pernah benar-benar kompetitif,” tutur Rossi seperti dikutip dari Crash.

Rossi pun membandingkan performanya di sesi latihan bebas dan kualifikasi tahun ini dengan penampilannya tahun lalu. Rossi merasa benar-benar menjalani atmosfer yang berbeda.

“Saya pun membandingkan situasi yang ada saat ini dengan tahun lalu namun kepercayaan diri yang ada di atas motor benar-benar berbeda.”

“Tahun lalu saya termasuk sebagai salah satu pebalap tercepat di lintasan basah pada sirkuit ini. Jadi, saya benar-benar tak tahu apa yang terjadi saat ini,” kata The Doctor.

Sebelumnya Rossi ada di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP

Sebelumnya  Rossi berjani bakal  menciptakan rekor jika mampu meraih kemenangan di MotoGP Jerman,

Setelah memenangi GP Belanda, akhir pekan lalu, Rossi berpeluang mencetak rekor pada balapan GP Jerman di Sirkuit Sachsenring.

Dikutip dari situs resmi MotoGP, Rossi bisa menjadi pebalap tertua dalam sejarah MotoGP yang mampu meraih dua kemenangan beruntun.

Rossi akan berusia 38 tahun dan 137 hari saat balapan GP Jerman bergulir. Sebelumnya, Rossi sudah mencetak rekor di GP Belanda dengan menjadi pebalap tertua yang mampu merebut kemenangan di kelas MotoGP.

Rossi sendiri sudah tidak pernah meraih dua kemenangan di MotoGP sejak delapan tahun silam

Ketika itu The Doctor merebut dua kemenangan beruntun di GP Katalonia dan GP Belanda.

Kemenangan di GP Belanda membuat Rossi menjadi pemenang kelima berbeda di delapan seri awal.

Catatan itu merupakan yang pertama sejak musim sebelas tahun silam.

Selain Rossi, empat pebalap yang mampu meraih kemenangan musim ini adalah Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, Dani Pedrosa, dan Marc Marquez.

“Semuanya masih terbuka musim ini. Kita lihat situasinya bisa berubah drastis dari satu trek ke trek lainnya. Kami harus menunggu hingga ke Sachsenring untuk melihat apakah kita bisa tampil kompetitif di sana,” ucap Rossi seperti dilansir Super Bike Planet.

Exit mobile version