Site icon nuga.co

Rossi Balas Kritik Direktur Sirkuit Katalonia

Valentino Rossi merespons balik kritikan Direktur Sirkuit Katalonia Joan Fontsere yang sebelumnya  menuduh Rossi telah merecoki persiapan gelaran seri MotoGP Spanyol di Sirkuit Katalonia.

Persiapan balapan MotoGP di Katalonia  harus dirombak tgerutama  tikungan Chicane yang berbentuk ‘S’ karena komplain dari Rossi.

Dua hari sebelum balapan, Chicane pun diubah kembali pengaturannya seperti tahun lalu.

Perubahan itu pun harus memakan biaya mahal dan justru dinilai Fontsere mengganggu persiapan yang sudah ada.

Salah satu yang disesalkan ia adalah tak hadirnya semua tim saat pengecekan sebelum tes pada Jumat lalu sebelum balapan.

Namun, Rossi langsung membantah anggapan karena komplain dirinya bagian di Sirkuit Katalonia harus diubah lagi sebelum balapan.

“Jika itu hanya karena ide dari saya, tidak mungkin ada perombakan. Semua pebalap setuju untuk dilakukan sedikit perubahan,” ujar Rossi seperti dikutip dari Diariodelweb.

Rossi sebelumnya mangatakan, tikungan Chicane yang sudah diubah tampak buruk dan membahayakan bagi para pebalap.

Hal itu pun membuat panitia buru-buru melakukan pergantian dengan terpaksa.

Fontsere lantas mengaku kesal dengan pernyataan Rossi sehingga sejumlah bagian sirkuit harus diubah.

“Kami bekerja selama setahun untuk memastikan keamanan sirkuit. Pertama, saya terkejut karena lima belas hari sebelum tes, tak ada perwakilan dari tim, FIM, bahkan Dorna, untuk melakukan pengawasan,” ujar Fontsere seperti dikutip dari AS.com.

“Kedua, saya juga terkejut karena seluruh pebalap saat tes telah merasa trek aman. Contohnya seperti  Marquez yang menyukai trek, begitu juga Aleix Espargaro.”

Ia bahkan menyebut harus kembali mengeluarkan uang sebesar dua ratus ribu euro untuk melakukan sejumlah perbaikan tersebut

Sebelumnya,  Joan Fontsere telah merespons balik komplain pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, soal kondisi trek di sirkuit itu.

Rossi menilai perubahan desain di Chicane tahun ini amat buruk dan berbahaya bagi para pebalap.

Tak ayal, panitia segera mengganti pengaturan Chicane dan mengembalikan gayanya seperti tahun lalu.

Rossi sendiri gagal mencapai podium dan finis di posisi ke

Fontsere pun mengkritik balik komplain Rossi yang dianggapnya berlebihan.

Fontsere lantas menyindir Rossi yang membuat perencanaan jadi kacau karena komplain terhadap hal yang dinilainya bukan lagi masalah.

Ia beranggapan, banyak hal yang dipertaruhkan, termasuk nyawa pebalap usai perubahan mendadak menyusul komplain pebalap. Perubahan itu pula bisa merusak reputasi FIM dan Dorna.

“Chicane tampaknya pilihan yang aman dan disetujui Dorna dan FIM. Kami sudah menyelesaikan apa yang diminta. Kami sudah mengubahnya sebanyak tiga kali dalam setahun sesuai dengan aturan dari Komisi Keselamatan,” ucap Fontsere.

Ia juga menyinggung pernyataan Rossi yang komplain terhadap kualitas aspal di Sirkuit Katalonia.

“Kami juga akan bekerja untuk memperbaiki kualitas aspal, tapi akan lebih adil juga jika kualitas aspal di  Mugello dibahas,” kata Fontsere.

“Tanyakan saja ke Rossi di Mugello dan baru kita bisa bicara soal trek seperti kritiknya di Barcelona. Ia marah dengan kami tapi tidak dengan mereka?”

Rossi dan rekan satu timnya di Yamaha, Vinales gagal tampil kompetitif sepanjang balapan di GP Katalonia.

Rossi hanya bisa finis di peringkat kedelapan dan Vinales pun susah payah untuk bisa finis di peringkat kesepuluh.

“Posisi kedelapan dan kesepuluh jelas bukan tujuan yang kami tetapkan di balapan kali ini.”

“Namun poin yang kami raih tetaplah poin yang berharga untuk perburuan gelar juara,” ujar Meregalli bos Yamaha, seperti dikutip dari situs resmi Yamaha.

Yamaha lalu menjajal sasis baru dalam tes di Katalonia untuk mencari cara meningkatkan performa motor bila kembali menghadapi situasi seperti yang dihadapi di GP Katalonia, dan juga GP Spanyol.

“Kami harus meletakkan balapan kali ini di arsip kami dan fokus untuk balapan berikutnya,” kata Meregalli.

Exit mobile version