Site icon nuga.co

Rossi Antusias Balapan di Jerez Sirkuit

Valentino Rossi, hari ini, Jumat, 04 Mei, seperti ditulis laman “crash,” menyambut antusias  balapan di Eropa, yang akan dimulai dari Jerez Circuit, Spanyol..

Rider Yamaha itu percaya mampu meraih hasil yang jauh lebih baik dari tahun lalu.

Di Jerez tahun lalu, Rossi hanya finis di posisi sepuluh dan  Dani Pedrosa, yang menjadi pemenang.

Hasil tersebut menegaskan kesulitan yang dialami Yamaha karena rekan setimnya, Maverick Vinales juga hanya finis keenam .

Sementara itu, Yamaha memperlihatkan kemajuan setelah rangkaian tes musim dingin yang rumit.

Terlepas dari finis kesembilan belas di Argentina karena insiden dengan Marc Marquez, Rossi mengantongi hasil yang lumayan dengan finis ketiga di Qatar dan keempat di Austin

Rossi selalu naik podium di tiga dari lima balapan terakhir di Jerez, termasuk saat menjuarainya pada 2016. Podium menjadi target minimal bagi the Doctor.

“Aku gembira kembali ke Eropa. Balapan-balapan pertama di musim ini tidak bagus-bagus amat tapi kami sudah mencoba sesuatu yang positif,” Rossi mengungkapkan di GPOne.

“Motor M1 kami meningkat dan sekarang kami tiba di Jerez, sebuah lintasan yang sangat penting untuk memahami potensi kami. Tahun lalu, kami sangat kesulitan tapi tahun ini kupikir kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.”

“Jerez adalah sirkuit yang sangat kusukai, aku pernah menjalani beberapa balapan bagus di sini dan aku akan senang bisa kembali ke podium,” sambung Rossi.

“Bersama-sama, aku dan timku, kami akan bekerja keras untuk menemukan setelan terbaik dan memahami motor dan aspal yang baru. Pada hari Senin kami juga akan menjalani sebuah tes yang sangat penting. Kami ingin meningkat dan berjuang untuk gelar juara.”

Valentino Rossi butuh satu titel juara dunia lagi untuk menggenapkannya jadi 10. Hal itu disebut sebagai pemicu utama konflik sengitnya dengan Marc Marquez.

Pendapat tersebut dilontarkan oleh Jorge Lorenzo, salah satu rider papan atas MotoGP yang juga sudah beberapa kali terlibat persaingan di atas lintasan dengan kedua sosok tersebut.

Saat ini Rossi sudah mengoleksi sembilan titel juara dunia balap motor grand prix, dengan tujuh di antaranya di kelas primer.

Kali terakhir ia menambah koleksinya adalah pada sembilan tahun silam.

Semenjak itu ada saja rival yang membuat Rossi gagal menambah gelar juara dunia

Beberapa kali Rossi terlibat konflik dengan Marquez, dengan salah satu episode besarnya terjadi di  tiga musim lalu

Itu juga merupakan salah satu peluang terdekat Rossi menambah gelar juara dunianya.

Konflik Rossi vs Marquez pun tersulut lagi musim ini, yang baru berjalan tiga seri balapan, akibat insiden senggolan di MotoGP Argentina awal bulan April.

Ini kata Lorenzo, kompatriot Marquez di Spanyol, terkait dengan si Italiano.

“Di Spanyol, orang-orang memandang tinggi kepada olahragawan yang memperlihatkan kerendahan hati, yang memperlihatkan dirinya tidak pernah terlibat dalam konflik,” kata Lorenzo seperti dikutip Marca.

“Itulah olahragawan ‘ideal’. Marquez sudah berusaha melakukan banyak hal untuk menjaga citra olahragawan ‘ideal’ ini. Dengan Rossi, mereka dulu ‘berkawan’.”

“Segalanya berubah ketika Valentino mulai mencium peluang meraih titel kesepuluh, sampai ke titik konflik di lintasan menjadi hal yang tidak terelakkan,” tuturnya.

Sementara itu, Rider Yamaha Maverick Vinales termotivasi menatap balapan di Jerez, Spanyol. Peningkatan yang dialami Vinales membuatnya percaya diri mengejar kemenangan.

Setelah finis di luar tiga besar di dua seri pertama, Vinales akhirnya mendapatkan podium pertamanya di tahun ini.

Pebalap Spanyol itu berhasil finis runner-up di Austin, di belakang pebalap Respsol Honda Marc Marquez.

Vinales berhasrat menuntaskan rasa penasaran di Jerez. Sejak tampil di kelas primer, Vinales mentok finis keenam, yang didapatnya dalam dua musim terakhir berturut-turut.

Sedangkan pada musim lalu, Vinales bahkan berjarak lebih dari dua puluh empat detik dari sang pemenang Dani Pedrosa.

Momentum hasil bagus di seri ketiga akan coba dilanjutkan Vinales akhir pekan ini.

“Setelah podium di Austin, aku bisa bilang bahwa aku secara keseluruhan gembira. Pikiran kami sudah berubah banyak selama balapan-balapan terakhir. Sekarang kami fokus pada balapan berikutnya di Jerez,” Vinales mengatakan di GPOne.

“Kami sangat termotivasi dan positif, dan ini adalah kesempatan bagus untuk memulihkan kembali perasaan yang kami pada tahun lalu di awal musim,” sambung dia.

“Tahun lalu, balapan Jerez sangat sulit untukku. Aku sangat menderita karena kami memiliki banyak masalah dengan ban depan, tapi sekarang kami memiliki informasi lebih banyak untuk menjadi jauh lebih tangguh daripada beberapa pekan terakhir. “

“Jadi kami akan bekerja keras lagi sepanjang seri ini untuk berada di podium.”

“Aspal baru sirkuitnya memiliki daya cengkeram. Jadi aku cukup positif. Aku tidak sabar beradar di Jerez, salah satu balapan kandangku di Spanyol, dan sebuah lintasan yang sangat kusukai. Aku menikmati membalap di sana.”

“ Kami akan berjuang untuk kemenangan dan akan berusaha keras mendapatkannya. Dukungan fans akan membantuku mencapainya.”

Exit mobile version