Site icon nuga.co

Rossi Akan Pecahkan Rekor, Tak Peduli Tantangan Pedrosa

Valentino Rossi  tak menghiraukan tantangan Dani Pedrosa yang akan merebut kembali ke podium puncak di Austin usai menempati posisi empat di Loasil, Qatar, pekan lalu. “The Doctor,” begitu juara tujuh kali Motto GP itu lebih berkonsentrasi pada pemacahan rekor eksitensinya di balapan maut itu, dengan menjadi pebalap dengan jumlah penampilan terbanyak di MotoGP saat kontraknya dengan Yamaha berakhir pada 2014.

Misi itu mulai diusung akhir pekan ini di GP Austin, yang akan membuat “The Doctor” berada di urutan kedua daftar starter terbanyak sepanjang masa untuk kelas premier. Saat ini Rossi bersama kompatriotnya dari Italia, Loris Capirossi, yang melakukan debut di kelas 500 cc pada musim 2000 di Sirkuit Welkom, Afrika Selatan, sama-sama mencatat 217 kali tampil di kelas premier dan berada di bawah Alex Barros (245 kali). Dengan demikian, penampilan di GP Austin nanti akan membawa Rossi sendirian berada di peringkat kedua.

Tahun ini menjadi musim ke-14 Rossi berada di level tertinggi balapan motor. Dengan kontraknya berakhir pada 2014, maka juara dunia tujuh kali MotoGP ini bakal dengan mudah melewati rekor Barros.

Daftar berikut ini memperlihatkan 10 pebalap dengan jumlah start terbanyak di kelas premier. Rossi termasuk satu dari tiga pebalap di dalam daftar yang masih aktif di MotoGP. Dua lainnya adalah Colin Edwards dan Nicky Hayden.

Sementara itu, dengan keberhasilannya naik podium nomor dua di GP Qatar, 7 April lalu, berarti Rossi berhasil minimal satu kali naik podium selama 14 musim berturut-turut. Ini menjadi rekor baru di kelas premier karena sang legenda Giacomo Agostini hanya mencatat minimal naik satu kali naik podium dalam 13 musim.

Sementara itu  Dani Pedrosa dengan lantang mengklaim sudah menemukan kesalahan dan punya persiapan lebih baik di Austin,. Jagoan Honda itu pede bisa dapat hasil bagus. “Saya akan menyambar podium puncak. Disini kami lebih bagus,” kata Dani.

Di Losail pekan lalu, mulai dari sesi latihan bebas sampak kualifikasi dan kemudian balapan, Pedrosa tak mampu bersaing dengan Jorge Lorenzo yang berada di posisi terdepan. Rider asal Spanyol itu pada akhirnya menuntaskan balapan di posisi empat, tapi hasil tersebut masih tidak sesuai dengan target yang dicanangkannya sebelum memasuki lomba karena motornya tak berdaya bersaing dengan Yamaha.

Jelang seri kedua di Circuit of the Americas, Austin, Texas, Pedrosa menyebut kalau dirinya sudah melupakan kekecewaan di Losail. Punya bekal bagus dari sesi latihan pra musim, dia berharap bisa meraih hasil lebih positif dalam balapan yang akan digelar Senin atau dinihari WIB mendatang.

“Qatar bukan balapan yang saya inginkan, tapi saya sudah tahu masalahnya dan itu semua sudah diselesaikan untuk balapan berikutnya,” sahut Pedrosa di situs resmi MotoGP.

“Kami baru saja berada di Austin sebulan lalu (ujicoba pra musim) dan saya yakin itu akan bermanfaat untuk kami, karena kami sudah memiliki setelan standar, ada banyak tikungan sempit dan kecepatan berubah dari satu bagian ke bagian yang lain,” lanjut

Dalam ujicoba pra musim di Austin tersebut Honda memang tampil mendominasi. Nzmun ketika itu tak semua tim ikut berpartisipasi, termasuk Yamaha yang cuma turun dua hari, dari total tiga hari yang dijadwalkan. “Lintasannya akan sedikit berbeda, dengan akan ada banyak motor (maka) akan ada lebih banyak karet tertinggal di lintasan, jadi saya harap motornya masih bisa bekerja dengan baik,” tuntasnya.

Exit mobile version