Site icon nuga.co

Podium Lagi dan Podium Lagi.. untuk Rossi

Rossi menyebat podium lagi.

Dan ini terjadi di Austin, Texas, Amerika Serikat, pada lomba serial ketiga MotoGP musim ini.

Sebelumnya, dua podium lainnya, didapat Rossi dari Qatar dan Argentina.

Dengan melengkapi podium Austin ini, Rossi kini jadi pemeimpin klasemen sementara MtoGP.

Di Austin Rossi kesulitan mengejar Marc Marquez yang mampu finis pada posisi terdepan.

Jarak di antara keduanya terpaut cukup jauh yakni tiga detik.

Meski tak mampu memenuhi ambisinya meraih posisi pertama di GP Amerika Serikat, Rossi mengaku tetap puas.

Ia bahkan menyebut raihannya itu merupakan hasil terbaik di Sirkuit The Americas, Austin.

“Ini benar-benar balapan yang sangat sulit. Saya tetap bisa tetap mendekati para pebalap Honda,” tutur Rossi seperti dikutip dari Crash.

“Kadang saya sedikit kehilangan (kecepatan), tapi ada satu momen saya menjadi kuat.”

Rossi di posisi kedua diapit dua pebalap Repsol Honda. Di posisi pertama ada Marc Marquez, dan di podium ketiga ada Dani Pedrosa.

Beberapa lap sebelum finis, Rossi sempat berada di posisi ketiga di belakang Pedrosa. Namun, ia mampu menyalip pebalap asal Spanyol tersebut.

Ia bahkan terus menjauh dari Pedrosa. Situasi itu tak mungkin lagi bisa dikejar Pedrosa.

“Saya tahu Dani (Pedrosa) sudah mencapai batasnya pada ban depannya,” tutur Rossi.

“Saya sangat senang dengan pekerjaan ini. Ini merupakan hasil terbaik di Austin.”

Rossi puas karena setidaknya masih tetap konsisten meraih podium dalam tiga seri MotoGP yang sudah dilakoninya tahun ini.

Berbeda dengan rekannya, Maverick Vinales, gagal finis lantaran terjatuh di lap kedua.

Keberhasilan Rossi sebagai pimpinan klasemen tak lepas dari kegagalan Maverick Vinales menyelesaikan perlombaan karena sudah terjatuh di awal lomba.

Kini Rossi unggul enam angka dari rekan setimnya tersebut.

“Ini (posisi puncak klasemen) adalah sebuah kejutan besar, terutama bagi kami, mengingat apa yang terjadi di sesi tes pramusim.”

“Kami terus melakukan segalanya untuk mencoba dan mendapatkan pengaturan terbaik dari motor ini,” tutur Rossi dalam sesi konferensi pers seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.

Meskipun masih terus berusaha mendapatkan pengaturan terbaik dari motor Yamaha YZR-M1 miliknya, Rossi menilai ada perbedaan yang ia rasakan dibandingkan tunggangan miliknya musim lalu.

“Pada musim lalu, motor saya sangat kuat di awal namun saya sering kesulitan di akhir perlombaan . Pada musim ini, motor saya bisa tetap kuat di akhir perlombaan dan memberikan saya kesempatan untuk ‘menyerang’ lawan.”

“Di Argentina, saya bisa bersaing dengan Cal Crutchlow dan di sini saya bisa bertarung dengan Dani Pedrosa,” kata Rossi.

Rossi menyadari posisi puncak miliknya masih jauh dari kata aman seiring masih banyaknya seri yang tersisa di musim ini.

“Kami akan berusaha mempertahankan posisi ini, terutama dari ancaman Marc Marquez dan Maverick Vinales yang selalu tampil cepat.”

“Namun untuk saat ini, kami merasa sangat puas,” ujar Rossi.

Valentino Rossi mengaku sudah mulai memikirkan puncak klasemen usai melihat papan informasi bahwa Maverick Vinales terjatuh di awal perlombaan GP Amerika Serikat.

Rossi melesat ke posisi ketiga di awal perlombaan, di belakang Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Ia dibuntuti oleh Vinales yang ada di posisi keempat.

Namun di akhir lap kedua, Vinales terjatuh lantaran gagal menguasai motor saat tengah menikung. Jatuhnya Vinales membuat Rossi berpeluang besar menjadi pemuncak klasemen.

“Ketika saya melihat informasi ‘Vinales keluar dari perlombaan’, maka saya mulai berpikir ‘Saya bisa ada di puncak klasemen!’,” kata Rossi seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.

Untuk bisa jadi pemuncak klasemen, Rossi sendiri harus bisa mengakhiri perlombaan di posisi tiga besar. Bila ia hanya sanggup finis di peringkat keempat, maka Rossi hanya akan mengoleksi 49 poin, masih kalah satu angka dari Vinales.

Setelah momen tersebut, Rossi sukses menjaga posisi ketiga dari ancaman Johann Zarco yang coba menyalipnya.

Usai menjauh dari Zarco, Rossi terus mengintai Pedrosa yang ada di peringkat kedua. Rossi lalu melihat Pedrosa melamban lantaran mengalami masalah dengan ban depannya.

Dua lap jelang finis, Rossi sukses menyalip Pedrosa dan duduk di peringkat kedua klasemen. Tambahan 20 angka dari GP Amerika Serikat membuat Rossi mengoleksi 56 poin, unggul enam angka dari Vinales.

“Saya sangat gembira karena hari ini saya tak tertinggal jauh dari barisan terdepan. Ini adalah hasil terbaik yang saya dapatkan di sirkuit ini,” kata Rossi

Exit mobile version