Site icon nuga.co

Penyesalan Rossi Apes di Assen Belum Usai

Kegagalan Rossi finis di Sirkuir Assen, GP Belanda, pekan lalu, masih saja menjadi penyesalan  dan dihujat oleh media

Rossi tak membantah penampilannya di Assen sebagai “kebodohan.”

Ia , mengaku tampil terlalu menekan Akibatnya, The Doctor –julukan Rossi– gagal mengendalikan sang kuda besi dan harus terjatuh pada lap keenam belas.

Rossi memulai balapan dari posisi dua.

Sejak lap pertama hingga empat belas, Rossi konsisten berada di tiga besar dan posisi tersebut terus dijaganya hingga balapan dihentikan karena hujan deras.

Setelah balapan kembali dilanjutkan, pembalap gaek itu  melakukan start luar biasa. Rossi sempat menyodok ke posisi pertama meninggalkan Andrea Dovizioso di tangga kedua.

Namun, petaka menghampiri Rossi di lap enam belas. Ia terjatuh di tikungan sepuluh Sirkuit Assen.

Rossi gagal melanjutkan balapan dan urung mendapat poin tambahan.

Saat ini, Rossi menduduki posisi tiga klasemen

“Setelah balapan kembali dilanjutkan, saya merasa memiliki peluang bagus untuk melaju ke depan.”

“ Pada lap-lap setelah balapan kembali dilanjutkan, saya tampil terlalu menekan. Akibatnya, saya melewati tikungan 10 dengan kecepatan tinggi,” jelas Rossi mengutip dari MCN, Jumat,01 Juli 2016.

Sementara itu Kekasih pebalap MotoGP asal Spanyol Maverick Vinales, yang musim depan akan menjadi tandem Rossi di Movistar Yamaha,  Kiara Fontanesi, mengaku bangga kekasihnya akan menjadi rekan “the doctor”

Vinales menggantikan peran Jorge Lorenzo yang meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan Ducati musim depan.

Pebalap dua puluh satu tahun itu akan dua musim menjadi rekan setim Rossi.

Fontanesi mengaku telah mengidolakan Rossi sejak kecil.

Namun, juara dunia Women Motocross World Series  empat kali itu berharap Vinales bisa mengalahkan Rossi di beberapa kesempatan dalam dua musim ke depan.

“Saya tumbuh dengan kehidupan legendaris Rossi. Musim depan dia dan Rossi akan berada satu tim. Saya bangga dengan Vinales, karena dia akan satu tim dengan Rossi.”

“ Jika Vinales bisa finis di depan Rossi, saya pastinya akan sangat senang,” ujar Fontanesi seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Vinales dan Fontanesi sudah menjalin hubungan spesial sejak Juni 2015. Vinales mengaku sangat mengagumi Fontanesi, tapi selalu kesulitan untuk menyaksikan wanita 22 tahun itu beraksi di atas sirkuit.

“Saya selalu emosional melihatnya di atas trek. Saya lebih baik menyaksikan pebalap lainnya daripada dia. Tapi, Kiara selalu merasa kuat. ,” ujar Vinales.

Vinales yang merupakan juara dunia kelas Moto3 musim 2013 mengaku senang bisa menjadi rekan setim Rossi.

“Kompetisi dengan rekan setim seperti Rossi membantu Anda meningkatkan performa. Lihat saja Jorge Lorenzo, dia sudah memenangi tiga gelar juara dunia MotoGP,” ujar Vinales.

Sebagai pengganti Vinales, pihak Suzuki sudah mendapatkan Andrea Iannone yang dilepas Duca

Exit mobile version