Site icon nuga.co

Marquez Terjatuh di Phillip Island

Marc Marquez jatuh lagi. Kali ini ia terjengkang di Phillip Island, Sabtu, 19 Oktober, pagi WIB dalam sesi latihan bebas. Walau pun jatuh, tapi tidak mengalami cedara, Marquez tidak hilang keyakinan untuk menjajal sesi latihan bebas dan kualifikasi yang akan berlangsung menjelang tengah hari dan sore waktu Australia.

Sebelumnya, dalam sesi latihan bebas pertama Marquez menempati posisi kedua. Dia kalah cepat dari Jorge Lorenzo yang menjadi tercepat di sesi tersebut.

Pada sesi latihan bebas kedua, Marquez yang berupaya memperbaiki performanya gagal memperbaiki posisinya. Terjatuh di awal, dia akhirnya cuma bisa menempati posisi keenam.

Marquez menyayangkan hasil tak memuaskan yang dia dapat di hari pertama. Namun itu tak lantas membuat optimismenya menurun karena dia yakin bisa meraih hasil yang lebih baik di sesi selanjutnya.

“Hari ini berjalan baik – terutama di pagi hari. Terkait kecelakaan yang terjadi di awal sesi latihan kedua, itu disayangkan, tapi saya bisa kembali dengan motor kedua, yang memiliki geometri berbeda dan kami tidak punya waktu untuk mengubah setelannya,” kata Marquez di situs resmi MotoGP.

“Karena itulah kami memakai satu setelah untuk seluruh sesi. Kita akan lihat bagaimana kami bisa mendapatkan lagi setelah yang sama seperti saat sesi pagi. Kami akan terus bekerja untuk meningkatkan performa saat balapan,” lanjut rider 20 tahun itu.

Marquez punya peluang mengunci gelar juara dunia di Phillip Island. Jika berhasil naik podium teratas, sementara Lorenzo finis di posisi tiga atau lebih rendah lagi, maka Marquez akan mengukuhkan diri menjadi juara dunia MotoGP 2013.

Untuk memperkuat optimismenya memenangkan lomba di Phillip Island, Marq Marquez mengaku telah mengecek data-data milik Casey Stoner jelang balapan MotoGP Australia, akhir pekan nanti. Meski begitu, pembalap Repsol Honda ini akan membalap dengan gayanya sendiri.

Sirkuit Phillip Island memang memiliki catatan manis dengan mantan pembalap Honda, Casey Stoner. Pembalap asal Australia tersebut selalu tampil baik di sirkuit tersebut dengan tak pernah terkalahkan selama enam tahun lamanya.

Kini Marquez yang menjadi suksesor Stoner mengaku sudah mengecek data-data milik pembalap yang akhir musim lalu memilih mengundurkan diri itu. Akan tetapi, Marquez menyatakan akan sulit dengan kondisi sirkuit yang saat ini mengalami perubahan.

“Saya telah mengecek datanya di Phillip Island tapi besok akan sulit untuk dibandingkan karena dengan aspal baru treknya bakal lebih sedikit bergelombang,” ungkap pembalap berusia 20 tahun tersebut di Crash.

“Dan pada akhirnya saya punya gaya balap saya sendiri. Tentu Anda bisa membandingkan dan mengecek segalanya soal data, tapi Anda tidak bisa mengatakan bahwa Stoner tidak melakukannya seperti itu. Saya akan mencoba untuk balapan dengan cara saya sendiri,” sambungnya.

Kemenangan di Phillip Island nanti akan semakin memperlebar peluang Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP di musim pertamanya ini. Pasalnya, saat ini tinggal menyisakan tiga seri lagi dan Marquez berada di puncak klasemen dengan raihan 298 poin.

Exit mobile version