Site icon nuga.co

Marquez Tentang Dovizioso, Dia Pria Baik

Marc Marquez mengatakan hubungannya dengan Andrea Dovizioso amat baik.

Ia bahkan mengaku respek dengan determinasi tinggi pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, tersebut.

Meski demikian, pebalap Spanyol itu menegaskan balapan tak mengenal teman.

Hanya Dovizioso, satu-satunya pebalap yang mampu memberikan tekanan kepadanya pada akhir seri MotoGP musim ini.

Marquez sendiri dinobatkan sebagai juara dunia setelah finis di peringkat ketiga MotoGP Valencia.

Sedangkan Dovizioso yang terus membuntuti di posisi kedua tak mampu menggagalkan kemenangan Marquez karena terjatuh saat balapan di Sirkuit Ricardo Tormo menyisakan lima lap lagi.

“Kami memiliki hubungan baik dengan Dovizioso dan dia adalah pria yang sangat baik. Tapi saat kami berada di trek, pertempuran ada di sana, di Austria, Motegi dan selama balapan. Hal itu normal,” ungkap Marquez dikutip dari Crash.

“Kami saling menghormati dan memiliki hubungan baik, tapi ketika Anda berada di trek, Anda akan berjuang untuk meraih keininan dan setiap pebalap ingin berada terdepan.”

Marquez juga memaklumi jika kerap ada percikan konflik di antara para pebalap selama bersaing berebut yang terbaik. Ia beranggapan, setiap pebalap punya isi kepala berbeda-beda dalam merespons situasi.

“Beberapa pebalap menerimanya lebih baik, sebagian lagi buruk, itu juga karena perbedaan karakter. Tapi saya mengerti, ini adalah balapan dan ketika helm sudah di kepala, Anda tidak memiliki teman.”

“Ketika Anda di luar trek, Anda boleh memiliki teman, tapi di dalam sirkuit, Anda harus berjuang mencapai tujuan Anda,” tegas Marquez.

Marquez sendiri berada pada posisi ketiga usai melakoni tes di Valencia pascabalapan. Ia berselisih 0,312 detik dari pebalap tercepat, Maverick Vinales di tes tersebut.

Ada yang menarik dari Marquez sepanjang balapan di musim ini.

Dari  statistik yang dirilis MotoGP  juara dunia itu mengalami kecelakaan dua puluh tujuh kali  dan tidak mengalami cedera serius.

Hebatnya, Marquez mampu terhindar  dan merebut gelar juara dunia dengan kondisi fit.

Terakhir, Marquez mengalami kecelakaan pada latihan bebas kedua MotoGP Valencia.

“Ya, saya kecelakaan dua puluh tujuh kali, tapi saya belajar sesuatu. Saya kecelakaan dua puluh tujuh kali, tapi saya pernah kecelakaan mendekati hingga lima puluh  kali,” ujar Marquez dikutip dari Fox Sports.

“Kecelakaan sebanyak itu memberi saya seperti perasaan tersendiri dengan sepeda motor. Dengan kecelakaan dua puluh kali Anda menyadari banyak hal,” sambung Marquez.

Situs resmi MotoGP mencatat, jumlah kecelakaan itu dalam satu musim merupakan rekor di kelas primer Grand Prix

Marquez sebenarnya berpeluang mengalami kecelakaan untuk kali kedua puluh pada balapan MotoGP Valencia.

Tapi, lewat penyelamatan hebat di tikungan satu Sirkuit Ricardo Tormo, pengoleksi empat gelar juara dunia MotoGP itu tetap mampu melanjutkan balapan dan finis ketiga.

“Saya pikir hal utama yang membuat saya mampu melakukan penyelamatan karena tensi balapan. Saya terlalu memaksa sepeda motor, tapi di saat bersamaan saya benar-benar sensitif,” ucap Marquez.

Dani Pedrosa  rekan setim Marc Marquez di Repsol Honda,  mengagumi aksi penyelamatan Marquez di lintasan,

Marquez juga sukses menyelamatkan diri dari himpitan  Zarco di Valencia.

Aksi  agresifnya  saat melibas tikungan pertama sehingga kehilangan keseimbangan.

Marquez meluncur dengan posisi siku dan lutut sudah menyentuh aspal namun secara menakjubkan Marquez ternyata mampu mengembalikan keseimbangan motornya.

Meski motor Marquez sempat keluar jalur, namun setidaknya posisinya hanya melorot ke urutan kelima.

Andai saja Marquez terjatuh, maka bisa saja posisinya melorot ke urutan yang jauh lebih buruk atau malah tak mampu melanjutkan perlombaan.

Pedrosa yang tepat ada di belakang Marquez menyaksikan insiden tersebut dengan jelas.

“Saya sempat melihat Marquez sering menengok ke belakang jadi mungkin dia tak di kecepatan maksimalnya. Namun, saat perlombaan menyisakan 6-7 lap, dia berusaha untuk meraih kemenangan.”

“Saya bisa melihat jejak ban, posisi jatuhnya, asap, dan kecepatan pada momen tersebut. Saya berucap ‘Oh!’ namun kemudian di saat bersamaan saya bisa melihat dia tak terjatuh. Sungguh menakjubkan melihat Marquez bisa selamat dari insiden itu,” ujar Pedrosa seperti dikutip dari Crash.

Pedrosa sendiri pada akhirnya mampu jadi juara di seri penutup musim ini. Bagi Pedrosa, kemenangan di Valencia merupakan kemenangan kedua musim ini.

“Lomba kemarin merupakan hari yang hebat karena saya bisa kembali merasakan kemenangan. Dalam banyak perlombaan musim ini, saya sering mengalami hari buruk dan mendapatkan sejumlah masalah. Jadi hari ini benar-benar membahagiakan,” ujar Pedrosa,

Exit mobile version