Site icon nuga.co

Marquez Janji Lanjutkan Dominasinya di Sachsenring

Setelah menaklukkan trek basah Assen Circuit pada MotoGP Belanda, Sabtu malam, 28 Juni 2014, dan menorehkan delapan kali juara di delapan seri berturut-turut, Marc Marquez menyatakan akan berburu gelar ke sembilan di Sachsenring Circuit, MotoGP Jerman.

Di Assen Circuit, pebalap Honda Repsol itu, tampil dominan untuk merebut posisi juara Marquez kini siap melanjutkan kemenangannya di MotoGP Jerman pada bulan depan.

Pada balapan di Sirkuit Assen, Sabtu malam WIB, Marquez finis terdepan. Sang juara bertahan dari runner-up Andrea Dovizioso dan rekan setimnya, Dani Pedrosa yang naik podium ketiga.

Duo Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bukan tandingan Marc. Rossi finis kelima sedangkan Jorge Lorenzo mengakhiri lomba di urutan ke- tiga belas dengan jarak lebih dari satu menit dari Marquez.

Kemenangan di Assen ini adalah yang kedelapan bagi pebalap asal Spanyol itu. Dengan begitu, Marquez menjadi pebalap pertama setelah Giacomo Agostini di 1971 yang berhasil mencatatkan pencapaian serupa.

Jarak yang besar memberi suntikan kepercayaan diri Marquez menjelang bergulirnya MotoGP Jerman. Kemenangan kesembilan beruntun menjadi incarannya.

“Aku sangat bagus saat ini, aku merasa sangat kuat dan segalanya berjalan di jalur yang benar,” sahut Marquez seperti yang dilansir Crash.

“Tentu saja hari ini adalah sebuah tanda tanya dan aku sempat khawatir, tapi kami memenangi balapan dengan jarak yang cukup besar, jadi itu memberiku rasa percaya diri yang lebih dan kami akan menggunakan momen ini karena Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di balapan-balapan selanjutnya.”

“Cuaca di Sachsenring akan kembali menjadi sebuah tanda tanya seperti di sini. Tapi itu adalah lintasa di mana Honda tampil bagus dan juga Dani sangat kuat di sini tapi kami akan mencoba melakukan segalanya untuk bertarung demi kemenangan,” ujar Marc.

Dengan kemenangan di seri balapan Assen, cengkeraman dominasi Marc Marquez di MotoGP tahun ini belum terganggu.

Dalam balapan yang dinaungi cuaca mendung i balapan yang berlangsung di Sirkuit Assen, Sabtu malam WIB, membuat para pebalap banyak menggunakan ban wet sebelum start.

Para p[ebalap seperti Lorenzo, pada akhirnya, memutuskan untuk masuk ke dalam pit juga satu lap kemudian. Demikian pula dengan rekan satu timnya yang juga juara MotoGP Belanda tahun lalu, Valentino Rossi.

Hiroshi Aoyama, yang masih menggunakan ban wet, akhirnya memimpin balapan. Tapi, ini tidak lama. Dovizioso kemudian berhasil menyalipnya dan memimpin balapan. Aoyama akhirnya juga masuk ke dalam pit untuk mengganti motor yang menggunakan ban slick.

Dovizioso, sementara itu, masih memimpin balapan dengan diikuti oleh Marquez di urutan kedua, Dani Pedrosa di urutan ketiga, Espargaro di urutan keempat, dan Bautista di urutan kelima. Rossi berada di posisi kesembilan dan Lorenzo masih berada di urutan ke-12.

Kendati memimpin balapan, Dovizioso tidak bisa bernapas dengan lega. Ada Marquez dengan intens mengikutinya dari belakang.

Sepuluh lap menjelang akhir balapan, Marquez yang tepat berada di belakang ekor motor Dovizioso akhirnya mengambil alih pimpinan lomba. Dengan tenang, Marquez menyalip dari sisi kanan Dovizioso sebelum memasuki chicane.

Enam lap menjelang akhir balapan, Marquez masih memimpin balapan. Sementara itu, Dovizioso tetap berada di urutan kedua dengan Pedrosa, Espargaro, dan Rossi menjadi pelengkap lima besar.

Dengan empat lap tersisa, posisi Marquez tampaknya tidak bisa diganggu gugat. Sementara itu, Pedrosa dan Espargaro terus berusaha mengejar Dovizioso. Namun, jarak kedua pebalap tersebut dengan Dovizioso sudah cukup jauh; sekitar tujuh detik

Marc Marquez langsung melesat ke posisi pertama, sementara Andrea Dovizioso yang start dari posisi tujuh melesat ke urutan kedua. Sedangkan pemilik pole, Aleix Espargaro merosot ke urutan ketiga.

Tidak lama setelah tikungan perdana, Dovizioso melewati Marquez untuk menempati urutan terdepan. Kendati demikian, ini tidak berlangsung lama. Tiga lap berjalan, Marquez sudah kembali ke urutan terdepan.

Sedangkan Jorge Lorenzo belum bisa menembus urutan lima besar di tiga lap pertama. Pebalap asal Spanyol tersebut masih berada di urutan ketujuh.

Enam lap berlangsung, beberapa rider memutuskan untuk masuk ke dalam pit untuk mengganti motor mereka dan menggunakan ban slick. Marquez termasuk salah satu rider yang juga masuk ke dalam pit. Ini kemudian membuat posisinya melorot.

Sementara itu, Lorenzo memutuskan untuk tetap berada di lintasan dan akhirnya memimpin balapan. Sementara Marquez, selepas keluar dari pit berada di urutan ketujuh.

Tidak ada lagi yang bisa menghentikan Marquez setelahnya. Dia akhirnya melintasi garis finis lebih dulu dari pebalap-pebalap lainnya. Dengan gaya seolah-olah sedang berenang, Marquez merayakan keberhasilannya ketika melintasi garis finis.

Exit mobile version