Site icon nuga.co

Marquez “Crash” Dan Patah Dua Jari

Sirkuit Assen, Belanda, menambah satu lagi pebalap papan atas yang mengalami “crash” atau kecelakaan. Kali ini, “rookie” Repsol “93,” Marc Marquez. Marc menyusul Jorge Lorenzo, yang sehari sebelumnya terpelanting yang menyebabkan tulang punggung dan rusuknya patah dan telah di operasi di sebuah klinik di Barcelona Spanyol.

Marc Marquez mengalami naas yang hampir sama dengan Jorge. Ia juga terpelanting dari motor tunggangannya dan merasakan gesekan aspal Sirkuit Assen dalam latihan bebas sesi ketiga.

Menggunakan ban basah di lintasan yang relatif kering, Marquez kehilangan daya cengkeram roda belakang dan membuatnya terpelanting lalu terseret ke gravel. Meski mampu menyelesaikan sesi latihan bebas ketiga hingga selesai, namun pemeriksaan tim medis menunjukkan, Marquez mengalami cedera.

Sebagaimana ditulis portal berita Autosport, Jumat 28 Juni 2013, Marquez mengalami cedera patah pada jari kelingkingnya. Tak hanya itu, ibu jari kaki kirinya juga patah, dan memar-memar di bagian bahu dan pinggul.

Namun, Marquez masih lebih beruntung dari Lorenzo. Juara dunia Moto2 tahun lalu tersebut tidak harus menjalani operasi dan masih bisa tampil pada balapan, Sabtu untuk kualifikasi besok.

Alvaro Bautista membuat kejutan dengan tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi latihan bebas ketiga MotoGP Belanda, Jumat (28/6/2013) pagi waktu setempat. Dalam sesi kali ini, pembalap Honda, Marc Marquez nyaris mengalami nasib nahas seperti Jorge Lorenzo.

Sesi free practice III berlangsung dalam kondisi lembab, namun lintasan sudah cukup kering. Marquez menjadi pembalap pertama yang mendapat kesempatan menjajal ban kering. Di awal sesi, Marquez sempat mencatatkan waktu tercepat.

Namun, memasuki pertengahan sesi, Marquez yang coba mempertajam catatan waktunya, mengalami nasib nahas. Di trek lurus jelang tikungan setelah tikungan tempat insiden terjatuhnya Lorenzo di FP II, Marquez kehilangan daya cengkeram pada roda belakang, sehingga membuatnya terpelanting dari motor dan terseret ke gravel.

Beruntung bagi Marquez, insiden tersebut tidak membuatnya mengalami cedera parah seperti yang dialami Lorenzo. Meski terlihat baik-baik saja, namun rookie 20 tahun tersebut langsung mendapat perawatan tim medis.

Terlepas dari insiden yang dialami Marquez, sesi Free Practice III menjadi milik Alvaro Bautista. Pembalap Gresini Honda yang dalam dua seri terakhir selalu terjatuh itu, berhasil menjadi yang tercepat.

Dengan kecelakaan yang dialami Lorenzo dan Marquez serta tidak “full speed”nya Dani Pedrosa dan Valentino Rossi, para pebalap papan tengah seperti Bautista, Randy de Puniet dan Michele Pirro menguasai posisi terdepan di sesi latihan bebas sesi ketiga.

Sesi latihan bebas sesi ketiga berlangsung dalam kondisi lembab, namun lintasan sudah cukup kering. Marquez menjadi pembalap pertama yang mendapat kesempatan menjajal ban kering. Di awal sesi, Marquez sempat mencatatkan waktu tercepat.

Namun, memasuki pertengahan sesi, Marquez yang coba mempertajam catatan waktunya, mengalami nasib nahas. Di trek lurus jelang tikungan setelah tikungan tempat insiden terjatuhnya Lorenzo, Marquez kehilangan daya cengkeram pada roda belakang, sehingga membuatnya terpelanting dari motor dan terseret ke gravel.

Beruntung bagi Marquez, insiden tersebut tidak membuatnya mengalami cedera parah seperti yang dialami Lorenzo. Meski terlihat baik-baik saja, namun rookie 20 tahun tersebut langsung mendapat perawatan tim medis.

Terlepas dari insiden yang dialami Marquez, sesi latihan bebas ini menjadi milik Alvaro Bautista. Pembalap Gresini Honda yang dalam dua seri terakhir selalu terjatuh itu, berhasil menjadi yang tercepat. Bautista mencatatkan waktu terbaik.. Posisi kedua ditempati oleh pembalap CRT, Randy de Puniet dan Michele Pirro dari tim Pramac Ducati yang menggunakan ban basah. Demikian seperti dikutip Crash.

Exit mobile version