Site icon nuga.co

Marquez Bisa Mengalahkan Prestasi Rossi

Marc Marquez akan mengalah jumlah juara yang pernah diraih Valentino Rossi?

“Ya,” jawab pengamat MotoGP, Carlo Pernat kepada “crash,” hari ini, Selasa, 26 September.

Pernat yakin Marc Marquez bakal mengalahkan rekor sembilan kali juara Valentino Rossi.

Rossi saat ini sudah mengoleksi tujuh gelar juara MotoGP daqn dua lainnya untuk kelas di bawahnya.

Sementara Marquez saat ini baru mengantongi lima gelar juara di ajang balap motor

“Tak ada yang bisa Anda lakukan jika harus melawan Marc.”

Pernat mengaku amat terkesan melihat aksi Marquez yang mampu memenangkan GP Aragon setelah start di posisi kelima di Sirkuit Motorland

Pernat pun mengomentari ketatnya perebutan poin antara Marquez dengan Andrea Dovizioso di peringkat kedua klasemen sementara yang berbeda enam belas poin

“Saya rasa dia bermain kejar-kejaran. Ketika dia akan menjauh, dia tinggal melakukannya.”

“Sangat menghibur melihatnya jika dia tampil seperti itu dan saya yakinia bisa mengalahkan rekor sembilan gelar juara Rossi. Dia masih muda dan kariernya masih amat panjang,” ujar Pernat.

Pernat juga memberikan komentarnya terhadap hasil positif Jorge Lorenzo yang mampu finis ketiga di GP Aragon.

“Jorge Lorenzo mulai memahami cara yang tepat menunggangi sepeda motor. Dia sudah memiliki strategi jangka panjang. Kita lihat apakah ia akan melanjutkan tren positif pada balapan selanjutnya,” tutur Pernat.

Selain Pernat, pebalap MotoGP asal Spanyol yang kini menjadi duet Rossi di Yamaha juga melontarkan pujian untuk Marquez.

Maverick Vinales memuji penampilan Marquez di GP Aragon

Marquez sendiri dalam ungkapannya usai balapan di Aragon menyatakan,  menyatakan dirinya memang nekat mengambil risiko di GP Aragon lantaran memahami Andrea Dovizioso kurang piawai saat berlomba di sirkuit tersebut.

Marquez menunjukkan perfoma impresif di depan pendukungnya pada balapan yang digelar di sirkuit Motorland Aragon.

Walaupun start dari posisi kelima, Marquez mampu menyusul para pebalap di depannya dan jadi yang pertama menyentuh garis finis.

Sebelum Marquez jadi yang pertama melintasi garis finis, Marquez nyaris membuat blunder saat keluar lintasan lantaran menyusul Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

“Sejak di Barcelona, saya merasa tampil kompetitif dan saya bisa mengakhiri tiap balapan di podium, kecuali di Silverstone .”

“Yang perlu saya lakukan adalah berusaha tidak melakukan kesalahan namun di sisi lain juga tahu kapan harus mengambil risiko seperti yang saya lakukan hari ini. Saya tahu bahwa trek ini adalah tempat Dovizioso akan merasa kesulitan,” kata Marquez seperti dikutip dari GP One.

Marquez sadar sepenuhnya bahwa ia bisa saja kehilangan poin di Aragon namun ia tetap nekat tampil agresif karena yakin bisa memenangkan perlombaan.

“Saya terus berlomba dengan risiko terjatuh. Ketika akhirnya saya bisa mendekati Lorenzo, saya hanya berpikir untuk memacu motor sekuatnya.”

“Saya tahu titel juara dunia dipertaruhkan namun ini adalah trek kandang bagi saya,” tutur Marquez.

Marquez merasa dirinya tak mengalami masalah dengan karakteristik sirkuit Motorland sehingga ia berani ambil risiko.

“Fakta sebenarnya adalah saya harus ‘bertarung’ dengan motor saya sepanjang lomba. Bahkan pada lap pertama saya nyaris masuk pit stop untuk memeriksa motor,” ungkap pebalap berusia dua puluh empat tahun ini

Tentang selisih poinnya dengan Dovizioso, Marquez mengatakan, belum terbilang aman.

Marquez kini punya selisih enam belas poin dengan Dovi.

“Saya memang memasang target untuk menang, bukan hanya sekadar finis di podium. Itulah tujuannya.”

“Kini saya punya keuntungan enam belas poin dalam perburuan titel juara dunia. Jumlah tersebut tak banyak namun merupakan angka yang penting,” kata Marquez seperti dikutip dari GPOne.

Dengan selisih itu, Marquez kini ada di atas angin dalam perburuan titel juara dunia. Musim ini tinggal menyisakan empat seri, yaitu Jepang, Philipp Island, Malaysia, dan Valencia.

“Masih ada empat seri tersisa dan segala sesuatu masih bisa terjadi,” tutur Marquez coba mengingatkan dirinya sendiri.

Duel Marquez dan Dovizioso di GP Jepang sendiri diprediksi bakal sengit. Pasalnya, Marquez merupakan juara musim lalu sedangkan Dovizioso jadi runner up. Marquez sendiri bertekad melanjutkan dominasinya di kelas MotoGP

Exit mobile version