Site icon nuga.co

Marquez Apes Balapan di Mugello Sirkuit

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mendapat poin di MotoGP Italia karena terjatuh di lap kelima dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu malam WIB).

Kendati berhasil bangkit dan melanjutkan balapan hingga selesai, Marquez hanya menempati peringkat keenam belas atau satu peringkat di bawah batas pebalap yang berhak mendapat poin.

 Juara dunia yang kini memimpin klasemen pebalap tersebut mengakui permasalahan ban menjadi penyebab terjatuh di tikungan kesepuluh dan tanpa poin di seri keenam MotoGP.

“Kami mengganti motor berkali-kali di akhir pekan ini untuk mencoba bekerja lebih baik dengan ban depan.”

“ Dengan ban medium saya rasa tidak mungkin menyelesaikan balapan. Kemudian saya mencoba mengendalikan ban depan yang keras tapi di tikungan kesepuluh saya tidak mampu melakukannya,” ujar Marquez dikutip dari Autosport.

“Saya mencoba menghindari kecelakaan dan mencoba mengangkat kembali motor. Tapi itu tidak mungkin karena itu adalah jalanan menurun dan cengkeramannya tidak bagus, saya masih tidak dapat mengendalikan ban depan ketika sampai di gravel,” sambungnya.

Setelah terjatuh, Marquez berhasil mengikuti balapan lagi namun ia tidak memungkiri kondisi ban yang menyulitkan dan membuatnya hampir terjatuh.

“Setelah itu saya kembali balapan, saya hampir terjatuh mungkin sepuluh kali. Balapan ini harus kami lupakan karena, seperti yang saya katakan, penentuan ban yang begitu spesifik buat kami,” ucap Marquez.

Tanpa poin di Sirkuit Mugello, Marquez tetap tidak tergeser dari puncak klasemen pebalap. Namun keunggulan tiga pulouh enam poin yang dibukukan sebelum MotoGP Italia kini hanya menjadi dua puluh tiga poin.

Bukan Maverick Vinales yang kini menempelnya, melainkan sang rival gaek Valentino Rossi.

Dari enam balapan yang sudah dilalui, Marquez gagal meraih poin di dua seri. Selain di MotoGP Italia, andalan tim Repsol Honda itu juga pulang tanpa poin dari MotoGP Argentina.

Gelar juara di MotoGP Amerika Serikat, Spanyol, dan Prancis, serta peringakt kedua di MotoGP Qatar menjadi modal awal musim Marquez

Semenatra itu, pebalap Pramac Ducati Danilo Petrucci menganggap  Marquez seharusnya mendapat penalti di lap pertama MotoGP Italia di Sirkuit Mugello.

Marquez yang memulai start di posisi keenam sedikit melebar di tikungan pertama, hingga akhirnya menyenggol bagian dalam motor Petrucci di tikungan kedua.

Akibat senggolan itu Petrucci harus terlempar ke sisi kanan ke lintasan aspal. Pebalap asal Italia itu menilai Marquez seharusnya mendapat hukuman dari steward MotoGP.

Penilaian Petrucci itu mengacu kepada kebijakan MotoGP yang akan memberikan hukuman keras untuk setiap tabrakan usai insiden Marquez dengan Valentino Rossi dan Aleix Espargaro di MotoGP Argentina.

“Saya tidak tahu, saya bukan direktur balapan. Tetapi saya pikir direktur balapan harus melakukan sesuatu,” ujar Petrucci saat ditanya tindakan yang harus diterima Marquez dikutip dari Motorsport.

“Karena dalam komisi keselamatan di Austin setelah MotoGP Argentina kami mengatakan bahwa jika seorang pembalap merusak balapan pengendara lain, mereka harus dihukum,” Petrucci menambahkan.

Petrucci jelas kecewa dengan apa yang diperbuat Marquez terhadapnya di Sirkuit Mugello lalu. Karena senggolan tersebut membuatnya kehilangan di posisi depan dalam balapan di MotoGP Italia itu.

“Saya sempat berada di posisi ketiga dan kemudian berada di posisi sepuluh satu tikungan kemudian. Dia membuat saya keluar dari jalur dan saya cukup beruntung bahwa zona run-off adalah aspal,” kata Petrucci.

“Karena jika ada tikungan lagi, saya bisa berada di kerikil dan mungkin terjatuh,” pebalap  itu menuturkan.

Sebelumnya Petrucci termasuk pebalap yang mendapat kecaman karena menunggang motor dengan agresif.

Petrucci pernah mendapat kritik dari Espargaro setelah MotoGP Argentina  Petrucci sendiri harus finis di posisi tujuh pada balapan MotoGP Italia.

Exit mobile version