Site icon nuga.co

Lewis Hamilton Makin Dekat ke Ferrari

Rumor kepindahan Lewis Hamilton ke Ferrari kembali mencuat bersamaan dengan berakhirnya kontrak Kimi Raikkonen musim depan, dan mengambangnya perpanjangan kontrak “The Boss,” sapaan Hamilton, dengan Mercedes oleh beberapa klausul yang belum disepakati.

Pada Maret lalu, Mercedes sudah membuat kontrak baru demi mengamankan pembalapnya dari incaran Ferrari.

Namun, hingga saat ini pembalap asal Inggris itu belum membubuhkan tanda tangannya.

Peluang Hamilton membela bendera Ferrari terbuka lebar.

Kabarnya, ia ingin mengikuti jejak sejumlah nama besar seperti Juan Manuel Fangio, Niki Lauda, dan Michael Schumacher yang menjadi legenda Formula One bersama Ferrari.

Dua musim lalu pembalap berusia tiga puluh tahun itu mengaku masih betah bersama Mercedes. Namun pernyataan itu belum terulang musim ini.

“Saat ini saya tidak bisa melihat diri saya di tempat lain karena saya benar-benar senang dengan keberadaan saya saat ini,” kata Hamilton seperti dilansir BBC, Selasa, 05 Mei 2015.

“Jadi siapa saja yang mendapat kesempatan itu, tidak peduli di mana Anda berada atau apa mobil yang Anda kendarai, ketika melihat Ferrari dan berpikir, ‘mobil itu cukup keren’. Tapi, seperti yang saya katakan, saat ini saya benar-benar senang dengan keberadaan saya. Saya berharap Mercedes membuat saya bertahan lebih lama,” terangnya.

Ferrari sudah mengincar Hamilton sejak debutnya di Formula One delapan tahun lalu dan pada musim 2014.

Sementara itu Lewis Hamilton, percaya cara untuk mengukur kemampuan diri sendiri adalah dengan balapan bersama rival yang memiliki mobil serupa.

Hal itu adalah cara yang menurutnya paling adil.

Hamilton tengah menjalani musim kesembilannya di F1, dan dia sudah berlomba dengan dua tim yakni McLaren dan Mercedes. Pembalap berkebangsaan Inggris ini pernah mencicipi bersanding dengan Fenando Alonso, Heikki Kovalainen, Jenson Button, dan sekarang Rosberg.

Dalam kariernya di F1, Hamilton posisi lima peringkat akhir baru kalah satu kali oleh rekan setim yaitu oleh Button posisi dua pada musim 2011.

Dia menyatakan hanya mobil serupa dengan rival, yang bisa membuat jalannya lomba berjalan fair.

“Saya benar-benar berpikir Anda takkan merasakan balapan yang sebenarnya, jika Anda tidak berlomba menggunakan mobil yang sama dengan rival. Satu mobil mungkin akan lebih lemah, yang lainnya lebih baik pada rem,” kata Hamilton, seperti dilansir Crash.

“Saya ingat bagaimana saat masih di McLaren dengan Ferrari sebagai rival. Ferrari memiliki wheelbase yang sedikit lebih panjang. Mobil mereka lebih baik saat melihat ban, yang belakang terutama. Mobil mereka lebih kepada understeering, sedangkan kami oversteering,” lanjutnya.

Petinggi Mercedes, Niki Lauda yakin timnya akan meresmikan perpanjangan kontrak Lewis Hamilton sebelum GP Spanyol di helat pada 10 Mei 2015.

Hal ini mematahkan rumor Hamilton menunda-nunda perpanjangan kontrak.

Beredar kabar pembalap Inggris itu menunda perpanjangan kontrak lantaran permintaan gaji tinggi tak menemui kata sepakat oleh Mercedes. Hal ini juga ditambah dengan status pembalap nomor satu yang masih menjadi perselisihan antara Hamilton dan Rosberg.

Menurut kabar terakhir yang beredar, jika Mercedes tidak segera mengamankan pembalap berusia 30 tahun itu, maka Ferrari juga ingin mengontrak Hamilton.

“Semua akan selesai sebelum GP Spanyol 10 Mei. Gaji juga bukan menjadi masalah utama,” kata Lauda seperti dilansir PlanetF1.

Sebelumnya bos Mercedes, Tata Wolff juga angkat suara mengenai alasan penandatanganan kontrak Hamilton yang tetunda. Dia menegaskan hal-hal mendetail yang belum ada dikontrak kerja terdahulu menjadi penyebab perpanjangan kontrak tertunda.

crash, planet f1 dan guardian

Exit mobile version