Site icon nuga.co

Lomba Tidak Mudah Marquez di Mugello

Kemenangan Marc Marquez di Mugello Circuit, MotoGP Italia, diamni hampir semua pengamat, karena untuk pertama kalinya musim balapan 2014, juara dunia 2013 asal Spanyol itu terus dihimpit Jorge Lorenzo dari Movistar Yamaha dalam duel yang amat dramatis.

Marc Marquez memang berhasil memenangi MotoGP Italia itu dan melanjutkan rentetan kemenangan ke-enamnya secara berturut di seri awal ini. Untuk itu Marquez menyebutnya sebagai hasil yang spesial.

Kendatipun mengawali balapan di Mugello dari posisi terdepan, Minggu malam WIB, 01 Juni 2014, Marquez sempat terdorong ke posisi tiga. Balapan saat itu dipimpin oleh Lorenzo.

Di pertengahan balapan Marquez mulai mengancam Lorenzo. Rider Repsol Honda dan pebalap Movistar Yamaha tersebut lantas memulai duel saling salip sampai dengan akhir balapan. Pada akhirnya laju Marquez di lintasan lurus lap akhir membuatnya tampil jadi pemenang dan Lorenzo finis di posisi kedua.

Hasil itu membuat enam balapan pada musim ini seluruhnya jadi milik Marquez, yang juga melengkapinya dengan posisi pole dalam masing-masing balapan tersebut.

“Kemenangan ini benar-benar berkat kerja keras, balapan terberat untuk dimenangi sejauh ini pada musim ini,” ujar Marquez kepada “Sky Sport Italia” yang dikutip Reuters.

“Sulit untuk berada di belakang Jorge di awal dan kemudian berusaha menyalipnya di akhir, tapi kami punya pengaturan bagus di gigi enam yang membuat kami bisa memaksimalkan laju di lintasan lurus panjang.

“Sebuah kemenangan lain, tapi yang ini spesial,” tuturnya.

Bagi pebalap Yamaha Jorge Lorenzo, posisi finis kedua di Mugello cukup untuk memuaskan hasyratnya untuk kembali bersaing dengan Marquez. Apalagi rider Movistar Yamaha itu merasa sudah bisa kembali kompetitif dan tampil di level terbaik.

Lorenzo memperlihatkan performa agresif dalam balapan MotoGP Italia, sesuatu yang musim ini relatif belum kunjung mampu ia perlihatkan.

Juara dunia MotoGP dua kali itupun bersaing amat ketat dengan Marc Marquez dari Repsol Honda meskipun akhirnya finis di posisi dua. Itu merupakan finis terbaik Lorenzo musim ini, kendatipun masih terpaut 85 poin dari Marquez yang bertengger di puncak klasemen dengan raihan sempurna dari enam balapan–150 poin.

“Itu benar-benar duel yang amat berat dan sarat emosi. Marc benar-benar bagus dan punya motor sip. Membuat motor kami jadi lebih baik sudah memudahkanku untuk bertarung dengannya hari ini,” ucap Lorenzo seperti dilansir Reuters.

“Tetapi aku gembira dengan posisi kedua, karena aku merasa sudah jauh lebih baik secara fisik dan aku lebih senang dengan motorku.

“Aku pikir aku sudah kembali kompetitif tapi kami harus mengonfirmasinya di balapan-balapan mendatang,” tegasnya.

Marc Marquez baru saja memperpanjang laju positifnya musim ini berjanji akan mewujudkan peluang yang sama di balapan berikutnya.

Lomba berikutnya MotoGP akan berlangsung di Sirkuit Catalunya, kota tempat kelahiran Marquez dua puluh satu tahun lalu. Lorenzo tercatat jadi pemenang selama dua musim terakhir di Catalunya.

Artinya Marquez bisa menyudahi rentetan kemenangan Lorenzo di Catalunya, sebagaimana halnya yang sudah ia lakukan di Mugello, seraya menjaga hasil sempurna di awal musim ini.

“Sekarang kita menuju lintasan kandangku,” ucap Marquez di Crash.

“Akan amat menyenangkan untuk melaju di depan para penggemarku, tapi Yamaha amatlah tangguh di sini dan Montmelo mirip-mirip jadi aku pikir mereka akan tangguh lagi. Kami tentu saja kami akan bertarung memburu kemenangan,” tegasnya.

Di Catalunya musim lalu Marquez harus puas finis ketiga di belakang rekan setimnya, Dani Pedrosa, dan Lorenzo. Balapan MotoGP Catalunya musim ini bakal dihelat 15 Juni mendatang.

sumber : crash, sky sports italia dan reuter

Exit mobile version