Site icon nuga.co

Jorge Lorenzo Puji Marquez Lebih Dewasa

Jorge Lorenzo menyebut Marc Marquez kini lebih dewasa sebagai pebalap MotoGP dan mampu bersikap realistis saat balapan berlangsung.

Pada balapan MotoGP Republik Ceko, Lorenzo terlibat duel sengit dengan Marquez dan Andrea Dovizioso. Lorenzo mampu mengalahkan Marquez namun tak punya cukup waktu untuk menyusul Dovizioso.

Lorenzo mengakui aksi Marquez menyusul dirinya turut membuat ia kehabisan waktu untuk bisa menyalip Dovizioso.

“Marquez kini lebih berpengalaman, dia menyadari bahwa saat itu situasi lebih baik untuknya adalah tetap mendapatkan poin.”

“Saya rasa bila menengok ke belakang, lima tahun lalu dengan balapan seperti di Ceko, maka Marquez kemungkinan besar akan terus mencoba hingga tikungan terakhir,” ucap Lorenzo seperti dikutip dari GPOne.

Lorenzo menyadari performa motor Ducati kini semakin baik dan bisa konsisten di semua seri. Hal itu tentu membuat Ducati bisa bersaing dengan Honda.

“Dalam kondisi normal, saya rasa kami bisa selalu bertarung dengan Marc. Level kami serupa, namun trek akan selalu membuat perbedaan.”

“Di Sachsenring kami tak mampu melawan Marquez, karena Honda superior. Di Phillip Island yang merupakan trek paling sulit untuk kami, saya harap kami tak lagi mengulangi hal yang sama,” tutur Lorenzo.

Lorenzo sendiri tak merasa bahwa Ducati benar-benar superior di Austria.

“Rival kami telah meningkatkan kualitas mesin mereka, terutama Honda. Mereka jelas akan lebih rapat dengan Ducati dibandingkan dua tahun lalu,” ucap pebalap asal Spanyol ini.

Repsol Honda sendiri dsalam sebuah rilisnya beberapa waktu lalu mengungkapkan, bahwa kedatangan Lorenzo menggantikan Dani Pedrosa adalah atas persetujuan Marc Marquez

Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, mengklaim pihaknya merekrut Jorge Lorenzo dari Ducati musim depan atas persetujuan Marc Marquez.

Repsol Honda kembali bakal diperkuat dua jagoan asal Spanyol musim depan, setelah Lorenzo memastikan merapat ke tim tersebut.

Rekan Marquez, Dani Pedrosa sendiri memilih tak memperpanjang kontrak di tim itu dan memastikan pensiun.

Kehadiran Lorenzo musim depan pun disebut-sebut bakal menambah sengit persaingan di Repsol Honda.

Sebelumnya bahkan sempat diberitakan Marquez kurang sreg dengan keputusan pihak Honda mendatangkan Lorenzo, terlebih karena tak ada komunikasi lebih dulu.

Namun, hal itu segera ditampik Puig.

“Tentu saja kami menginformasikan Marquez lebih dulu [terkait rencana perekrutan Lorenzo]. Marquez merupakan pebalap yang amat penting bagi kami.”

“Kami sudah menginformasikan kepadanya dan ia menjawab seperti yang sudah kami perkirakan ia akan [setuju],” ujar Puig seperti dikutip dari Crash.

Puig sendiri menyadari bahwa keberadaan dua pebalap top asal Spanyol musim depan itu bakal menjadi tantangan yang amat sulit bagi Honda.

“Balapan saja sudah sesuatu yang sangat rumit dan ini merupakan situasi yang sulit. Namun, jika kami ingin semuanya mudah mungkin kami tidak akan menjalankan tim hingga level ini.”

“Bakal begitu rumit, tapi itulah tantangannya. Kami selalu mencari tantangan di Honda,” tegas mantan pebalap kelas 500 cc tersebut.

Sebagai salah satu tim hebat, Puig mengatakan Honda selalu menginginkan pebalap-pebalap hebat pula di timnya untuk terus bersaing di posisi terdepan MotoGP.

Puig menegaskan tidak peduli dengan respons Ducati setelah berhasil menggaet Lorenzo untuk musim depan.

“Sejujurnya, ini bukan tentang kejutan. Pebalap tersebut [Lorenzo] memang menginginkannya sehingga kami mengambil kesempatan tersebut. Sesederhana itu saja,” ujar Puig.

Exit mobile version