Site icon nuga.co

Jorge Lorenzo Mulai Terkesan Sombong

Menguatnya dominasi Yamaha dalam lomba MotoGP musim 2015, makin dikukuhkan lewat keberhasilan pebalap Monster Yamaha Tech 3, Bradley Smith, menjadi yang tercepat dalam latihan bebas kedua di Le Mans Circuit, Jumat malam WIB, 15 Mei 2015.

Pada ltihan bebas kedua Yamaha menempatkan pebalap Movistarnya Jorge Lorenzo di posisi dua dan melemparkan Marc Marquez ke posisi lima, yang pada latihan bebas pertama berada diurutan dua.

Melahap delapan belas putaran, Smith sukses mencatatkan waktu tercepat. Pembalap berkebangsaan Inggris itu mengungguli pembalap Movistar Yamaha yang tengah on fire yakni Jorge Lorenzo.

Di tempat ketiga diisi Andrea Dovizioso dari tim Ducati. Adapun Cal Crutchlow tak beranjak dari posisi empat.

Dari posisi lima hingga tujuh dihuni nama-nama besar seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Dani Pedrosa.

Bagi Pedrosa, tampaknya dia belum bisa tampil maksimal setelah absen cukup lama lantaran masalah arm pump. Sebab, The Little Spaniard saat FP1 juga hanya berada di posisi tiga belas.

Sebelumnya, pada latihan bebas kedua, pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, keluar sebagai yang tercepat Di posisi dua ditempati pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez disusul Jorge Lorenzo, melengkapi posisi tiga besar.

Dengan hasil bagus di latihan bebas ini Jorge Lorenzo, mengeluarkan pernyataan yang terkesan pede terkait persaingan dengan rekan setimnya, Valentino Rossi dan rider Repsol Honda, Marc Marquez.

Menurut Lorenzo, jika dirinya dan Marquez tengah dalam performa terbaik, kemampuan membalap The Doctor –julukan Rossi- masih berada di bawahnya. Tentu pernyataan itu terkesan provokatif, mengingat serie kelima MotoGP bakal digelar Minggu 17 Mei 2015.

Namun, komentar X-Fuera –julukan Lorenzo- sejatinya tidak sepenuhnya salah. Bisa dilihat dari prestasi mereka mereka yang masing-masing dua kali menyabet gelar juara lomba balap motor paling prestisius tersebut.

“Ketika kami berada di level terbaik, mungkin Marc dan saya lebih unggul dibanding Dani Pedrosa dan Valentino Rossi. Bahkan jika dibandingkan p bagus embalap lain, kami jauh lebih unggul dibanding mereka,” jelas Lorenzo, seperti mengutip Fox Sports, Jumat, 15 Mei 2015.

Lorenzo dan Marquez musim ini memiliki target yang sama, mengincar gelar ketiga di ajang MotoGP. Bahkan keduanya terlibat persaingan sengit di klasemen sementara MotoGP musim 2015.

Saat ini, keduanya berturut-turut menduduki posisi tiga dan empat. Untuk sementara Lorenzo unggul enam poin dari rekan senegaranya tersebut.

Keinginan itu muncul dari rider Spanyol usai melihat performa impresif tim pabrikan asal Jepang dari empat serie yang sudah berlangsung.

Sebagaimana diketahui, Yamaha melalui dua pembalapnya, Lorenzo dan Valentino Rossi, menyabet tiga kemenangan dari empat serie. The Doctor –julukan Rossi– meraih podium tertinggi di Sirkuit Losail dan Termas de Rio Hondo.

Sementara X-Fuera –julukan Lorenzo– meraihnya di Sirkuit Jerez yang berada di Spanyol. Satu-satunya race yang gagal mereka menangkan kala pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, merajai Grand Prix Amerika Serikat.

“Secara pribadi, Yamaha memberikan saya motor yang luar biasa. Berdasarkan fakta, Yamaha merupakan tim terbaik yang pernah ada. Saya ingin menunjukkan bahwa bisa tampil kompetitif bersama Yamaha seperti beberapa tahun terakhir,” jelas Lorenzo, mengutip dari Motorsport, Jumat, 15 Mei 2015.

“Saya yakin bisa bisa tampil kompetitif dalam waktu dekat. Selain itu, yang pasti saya ingin kembali meraih gelar MotoGP bersama Yamaha,” urainya.

motorsports, crash dan foxsports

Exit mobile version