Site icon nuga.co

Rossi-Marquez Akur di MotoGP Le Mans

Valentino Rossi dan Mar Marquez berdamai?

Ya, paling tidak itulah yang tergambar jika  keduanya duduk satu meja menjelang berlangsung seri MotoGP Perancis di Le Mans

Momen saling berdekatan kedua pebalap ini merupakan yang pertama kali sejak insiden di MotoGP Argentina

Mereka akan duduk satu meja pada konferensi pers

Dikutip dari Motorsport, Rossi dan Marquez masuk daftar enam pebalap yang akan menghadiri konferensi pers jelang MotoGP Prancis.

Marquez masuk daftar sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2018 dan pemenang balapan sebelumnya di MotoGP Spanyol.

Sementara Rossi masuk daftar pebalap yang hadir di konferensi pers di Sirkuit Le Mans sebagai salah satu pilihan bebas dari MotoGP.

Sementara empat pebalap lain yang akan hadir adalah Johann Zarco, Andrea Iannone, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.

Kepastian Rossi dan Marquez akan hadir dalam konferensi pers jelang balapan MotoGP Prancis juga diungkap pihak MotoGP melalui Twitter.

Para penggemar MotoGP dipersilakan untuk memberi pertanyaan kepada keenam pebalap, termasuk Rossi dan Marquez, melalui media sosial.

Rossi dan Marquez tidak pernah menghadiri konferensi pers secara bersamaan sejak insiden tabrakan di MotoGP Argentina.

Sebelumnya kedua pebalap masuk daftar pebalap yang menghadiri konferensi pers jelang MotoGP Amerika Serikat, tapi kemudian pihak MotoGP menghapus keduanya dari daftar pebalap yang hadir untuk meredakan tensi.

Rossi dan Marquez dipastikan tidak akan bisa terhindar dari pertanyaan seputar perseteruan kedua pebalap di konferensi pers jelang MotoGP Prancis.

Bukan tidak mungkin kedua pebalap bisa terlibat cekcok dalam konferensi pers tersebut.

Rossi dalam wawancara dengan BT Sport sebelumnya mengatakan hanya satu kali berbicara dengan Marquez usai insiden MotoGP Argentina.

Hal itu terjadi di pertemuan Komisi Keselamatan jelang MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin, April lalu.

“Tidak ada pesan di antara kami. Kami bicara sedikit di Sirkuit Austin pada pertemuan Komisi Keselamatan. Saya bicara apa yang ada di pikiran saya, Marquez bicara yang ada di pikirannya,” ujar Rossi.

Sebelumnya ramai diberitakan kalau Marquez telah mengirim pesan WhatsApp untuk Rossi sebagai ajakan berdamai

Namun begitu, Rossi membantah kabar itu

Media Spanyol, Diario Gol, sempat mengklaim Marquez berusaha meminta maaf kepada Rossi melalui WhatsApp usai insiden tabrakan di MotoGP Argentina

Usaha itu dilakukan Marquez setelah juara bertahan MotoGP tersebut diusir dari garasi Yamaha usai balapan.

“Sumber dari lingkungan Yamaha mengungkapkan juara dunia MotoGP empat kali [Marquez] itu mengirim pesan di WhatsApp meminta Rossi untuk tidak berperang atas apa yang terjadi di Argentina, demi kepentingan kejuaraan dan olahraga MotoGP,” tulis pihak Diario Gol.

Dalam wawancara dengan BT Sport, Rossi membantah telah menerima pesan WhatsApp dari Marquez.

Pebalap gaek itu memastikan hanya bicara satu kali dengan Marquez usai insiden di MotoGP Argentina.

“Tidak ada pesan [WhatsApp] di antara kami. Kami bicara sedikit di Sirkuit Austin pada pertemuan Komisi Keselamatan. Saya bicara apa yang ada di pikiran saya, Marquez bicara yang ada di pikirannya,” ujar Rossi dikutip dari Supers Commesse.

Rossi dan Marquez dikabarkan cekcok dalam pertemuan Komisi Keselamatan di jelang MotoGP Amerika Serikat di Austin.

Marquez mengaku tampil agresif di atas sirkuit karena belajar dari Rossi.

Rossi kemudian merespons dengan mengatakan, “Berani-beraninya kamu menyamakan saya dengan kamu? Saya menabrak empat pebalap dalam 20 tahun. Kamu menabrak lima pebalap dalam satu balapan MotoGP.”

Dalam wawancara dengan BT Sport, Rossi mengaku memastikan masih termotivasi merebut gelar juara dunia kesepuluh.

Pebalap asal Italia itu berambisi menjawab kritikan sudah tua untuk menjadi juara dunia MotoGP.

“Gelar juara dunia kesepuluh adalah motivasi. Saya sadar itu sangat sulit, tapi saya memulai musim ini dengan target itu. Ada banyak pebalap yang kuat, dan semuanya tergantung dengan kondisi sepeda motor. Kami harus bekerja keras. Saya suka perasaan ketika naik podium atau memenangi balapan,” ucap Rossi.

Exit mobile version