Site icon nuga.co

“Ini Musim Terburuk Saya di MotoGP”

Valentino Rossi secara terus terang menyatakan MotoGP musim ini  merupakan musim terburuk karirnya  di ajang kelas primer dan untuk itu ia berjanji akan menyabet gelar juara di tiga balapan sisa, terutama di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu mendatang.

Perjuangan Rossi dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun ini telah  berakhir setelah pebalap asal Italia itu gagal finis di  Motegi Circuit, GP Jepang

Dengan tiga seri tersisa, Rossi tertinggal hingga tujuh puluh tujuh poin dari Marc Marquez yang merebut gelar juara dunia.

Berbicara jelang GP Australia,  Rossi mengaku kecewa dengan hasil yang diraihnya di ajang MotoGP musim ini.

“Kami sudah menjajal ban Michelin di Phillip Island, tapi sayangnya kami tiba di sini setelah musim yang sangat buruk, musim terburuk kami di atas kertas,” ujar Rossi seperti dikutip dari GP Xtra, Jumat 21 Oktober 2016..

“Kami berharap kondisi cuacanya tidak terlalu buruk, karena jika terlalu dingin akan sangat berbahaya. Kami mengharapkan kondisi cuaca yang bagus,” sambungnya.

Kegagalan finis di GP Jepang tidak sepenuhnya memberikan hal negatif buat Rossi. The Doctor mengatakan penampilan di Sirkuit Motegi tetap menyimpan sisi positif.

“Hal terburuknya adalah kami tidak meraih poin di Motegi, tapi hal positifnya kami menunjukkan sepeda motor kami kuat dan cepat,”

“Phillip Island adalah trek yang fantastis dan ini sirkuit yang sangat saya sukai. Kami harus berusaha tampil cepat dan kuat di Australia juga.”

Rossi kali terakhir meraih kemenangan di GP Australia pada  dua musim silam. Sementara musim lalu Rossi hanya mampu finis di posisi keempat, setelah kalah dari Marquez, Jorge Lorenzo, dan Andrea Iannone.

Jelang seri MotoGP Australia di Phillip Island, Valentino Rossi mengungkapkan fakta bahwa jarinya patah saat terjatuh di Motegi.

Rossi terjatuh di GP Jepang saat berusaha keras menaklukkan Marc Marquez di sirkuit Motegi demi menjaga peluang untuk jadi juara dunia tetap terbuka.

Insiden tersebut, ditambah terjatuhnya Jorge Lorenzo, membuat Marquez sudah mengunci gelar juara dunia musim ini pada akhir pekan lalu.

Rossi sendiri mengakui bahwa kecelakaan yang menimpanya di Jepang membuat jari kelingkingnya patah.

“Saya merasa tak nyaman dengan kondisi kelingking saya dan ternyata patah. Saat ini kondisinya sudah lebih baik meskipun saya masih merasakan rasa sakit,” kata Rossi seperti dikutip dari Motorsport.

Meskipun mengalami patah jari, Rossi sama sekali tak berniat untuk absen di Phillip Island. Bagi Rossi, cedera tersebut tidak menghalangi performanya di atas motor.

“Kondisi yang saya alami saat ini tidak terlalu masalah untuk mengendarai sepeda motor. Masalah yang saya hadapi akibat cedera ini hanyalah sedikit,” ujar Rossi menegaskan.

Rossi sendiri saat ini duduk di posisi kedua klasemen dan ‘The Doctor’ unggul empat belas angka dari Jorge Lorenzo yang ada di posisi ketiga.

Rossi mengaku optimis menyambut tiga balapan sisa di musim ini. Sebab, ketiga seri tersebut memiliki cuaca dan kondisi lintasan yang membuat balapan berlangsung menarik.

Namun ternyata, dari ketiga balapan tersebut, GP Valencia menjadi yang paling dibenci Rossi.

Sebab, Sirkuit Ricardo Tormo merupakan trek yang sangat sulit bagi pembalap usia tua tersebut.

Oleh karena itu ia mengaku akan berusaha sekeras mungkin untuk dapat tampil maksimal.

Selain itu, Rossi juga menyebut kalau Sirkuit Sepang merupakan yang paling ia suka.

Penyebabnya, sirkuit yang terletak di Selangor, Malaysia tersebut memiliki aspal baru dan kondisi cuaca yang kerap menjadi permasalahan para pembalap.

“Tiga balapan menyajikan kondisi berbeda, trek yang sangat berbeda saya suka semua trek kecuali Valencia. Itu adalah lintasan yang paling sulit jadi saya harus kerja keras untuk dapat meraih hasil terbaik,” ujar Rossi, seperti ditulis  Crash, Jumat, 21 Oktober 2016.

“Di Malaysia saya sangat suka treknya. Kami memiliki aspal baru. Tapi juga menyajikan tantangan yang bagus karena itu adalah balapan tersulit mengenai cuaca,” tuntasnya.

Rossi tidak kehilangan semangat bertanding di sisa balapan MotoGP musim ini.

Bahkan pembalap ia tetap  bertekad untuk bisa naik podium di tiga balapan sisa.

Hal itu bertujuan untuk memuluskan langkah Rossi yang bertekad finis sebagai runner-up di klasemen akhir.

Pembalap asal Italia itu akan bersaing dengan rekan setimnya sendiri yakni Jorge Lorenzo untuk memperebutkan tempat kedua.

“Motivasi terbesar saya adalah untuk mencoba dan mendapatkan poin, untuk tiba di tiga balapan terakhir dan berjuang untuk meraih podium di sini, di Sepang, dan Valencia,” kata Rossi

Exit mobile version