Site icon nuga.co

Tidur Siang? Ambil Saja Durasi Pendek

Laman situs “bustle” hari ini, Rabu, mengingatkan mereka yang kesulitan tidur nyenyak di malam hari  untuk “membuang” niat terlelap di siang hari.

Seorang psikolog terkenal, Michel Perlis, dalam sebuah studinya menemukan mereka yang mengambil jam tidur siang dengan durasi sedikit panjang akan mengalami kesulitan mendapat tidur nyenyak di malam hari.

Memang kebanyakan dari pekerja  kesulitan untuk tidur di malam hari sehingga mereka harus begadang sampai merasakan kantuk.

Akan tetapi, hal tersebut harus dibenahi.

Sebab, kurang tidur di malam hari membuat Anda lelah beraktivitas di siang hari.

Untuk itu,  Michael Perlis, menyarankan Anda untuk membatasi waktu di tempat tidur.

Menurut dia, seseorang yang sulit tidur biasanya menghabiskan banyak waktu di tempat tidur untuk melakukan aktivitas lain.

Oleh karena itu, Anda harus menaati dua fungsi tempat tidur ini.

Pertama, hanya menghabiskan waktu di tempat tidur saat lelah dan berkomitmen untuk langsung tidur.

Kedua, jangan duduk-duduk di tempat tidur seharian.

Lakukan kegiatan sehari-hari Anda di tempat lain agar tubuh terbiasa untuk merasakan kantuk dan terlelap selama tujuh jam ketika berada di tempat tidur.

Terakhir, untuk mendapatkan siklus tidur yang baik, Perlis juga menyarankan agar Anda tidak tidur di siang hari. Selain itu, jangan mengonsumsi kafein dan alkohol beberapa jam sebelum waktunya tidur.

Tidur lelap di malam hari merupakan salah satu kendala sejumlah besar penduduk dunia di era modern seperti sekarang.

Pasalnya, waktu bekerja yang tidak tentu dan sering hingga tengah malam, membuat mereka keletihan sehingga susah tidur.

Menurut Dr Jill Dorrian dari Centre for Sleep Research University of South Australia, tidur siang instan bisa meredakan rasa lelah sehingga membuat tubuh mudah tidur malam.

Selain itu, Dr Dorrian juga menganjurkan untuk mengonsumsi kafein saat pagi. Kombinasi tidur siang dan kafein pagi hari, kata Dr Dorrian, bisa membantu Anda mendapatkan tidur berkualitas.

Kemudian, anjuran Dr Dorrian ini diyakini ampuh untuk mengembalikan stamina tubuh setelah sibuk kerja dan berpikir sepanjang hari.

“Minum secangkir kopi dengan tidur siang selama 20 menit bisa mengembalikan kesegaran tubuh. Kafein juga bisa mengurangi efek inersia,” ungkap Dr Dorrian seperti tertulis di situs unisa.au.edu

Teknik relaksasi, menurut Dr Dorrian, merupakan strategi yang baik untuk mengirimkan sinyal waktu beristirahat pada tubuh. Pasalnya, meditas terbukti ampuh dalam meredam stres dan mengurangi beban pikiran.

Anda yang menderita insomnia, maka patut menerapkan teknik meditasi, setidaknya tiga puluh menitt sebelum tidur.

Hal lain yang mempengarui kualitas tidur adalah kondisi kamar serta tingkat penerangannya. Disarankan untuk mengatur lampu agar redup atau benar-benar gelap supaya mata Anda terkondisikan segera mengantuk.

Banyak orang yang memilih membaca buku untuk mengundang rasa kantuk. Namun, menurut Dr Dorrian, cara itu justru membuat mata Anda semakin aktif.

Jadi, jangan membiasakan membaca buku atau majalah di malam hari.

“Bila mengalami sulit tidur dan merasakan deraan stres. Lebih baik lakukan sesuatu yang menenangkan, seperti meditasi, mendengarkan alunan musik yang tenang, membaca, dan berdoa.

Saat tubuh merasa lelah, proses mata mengantuk hingga benar-benar terlelap cenderung lebih mudah,” urainya.

Exit mobile version