Site icon nuga.co

Jangan Konsumsi Kunyit Secara Berlebihan

Situs kesehatan terkenal “medical daily,” hari ini, Kamis, 06 April, mengingatkan untuk tidak mengunsumsi kunyit sebagai “obat” secara berlebihan.

Menurut “medical daily,” kunyit  memang dipercaya sebagai salah satu rempah yang dapat mendukung kesehatan hingga untuk pengobatan.

“Sayangnya, pemakaian yang keliru justru berdampak sebaliknya,” tulis media kesehatan itu.

Seperti berita yang diangkat NBC News, seorang wanita asal San Diego yang menerima pengobatan kunyit intravena harus mengakhiri nyawa.

Jade Erick meninggal pertengahan Maret lalu setelah pergi ke India untuk melakukan pengobatan rempah-rempah untuk penyakit eksim yang dideritanya.

The National Center for Complementary and Integrative Health  menjelaskan, bahwa kunyit memang telah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk masalah pernapasan, sakit, kelelahan, dan rematik.

Saat ini, banyak yang mengkonsumsi kunyit untuk membantu mengurangi peradangan, arthritis, perut, kulit, masalah lever, bahkan kanker.

Bahan kimia bernama kurkuminoid dalam kunyit diduga memberikan manfaat kesehatan, terutama dengan penyakit terkait peradangan.

Namun, NIH mengatakan klaim ini tidak didukung oleh bukti yang kuat.

Tapi, beberapa penelitian baru mengatakan bahwa ada kemungkinan kurkuminoid bisa mengurangi serangan jantung pada pasien usai operasi, membantu meringankan rasa sakit osteoarthritis, dan menurunkan iritasi kulit.

WebMD menuliskan, hanya ada tiga kondisi (osteoarthritis, Kolesterol tinggi dan gatal-gatal) yang terdaftar sebagai penyakit yang kemungkinan dapat diredakan gejalanya dengan konsumsi kunyit.

Lebih dari tiga puluh penyakit lain yang diduga dapat diobati oleh oleh kunyit ternyata dianggap tidak efektif.

Sementara selama ini kunyit dianggap aman, karena termasuk bahan makanan, sayangnya terlalu banyak kunyit dapat memiliki bahaya.

WebMD mengutip sebuah contoh dari satu orang yang mengalami irama jantung abnormal setelah mengambil lebih dari seribu lima ratus miligram kunyit minum sebanyak dua kali sehari untuk kondisi medis tertentu, seperti masalah kandung empedu atau diabetes, dapat diperburuk oleh kunyit, dan mencampurnya dengan obat lain tidak dianjurkan.

Dengan kata lain, jadikan kunyit sebagai pendukung kesehatan, bukan penentu kesehatan. Sehingga penggunaannya tak perlu berlebihan.

Satu porsi minuman kunyit atau jadikan kunyit sebagai rempah dalam makanan sudah cukup memberi manfaat sehat.

Kebanyakan ahli kesehatan alternatif tahu, bahwa kunyit memiliki manfaat anti – inflamasi, menyembuhkan batuk atau  demam dan luka. namun masih Ada banyak manfaat kunyit bagi kesehatan lainnya, salah satunya adalah untuk kesehatan perut.

Yang paling banyak diperhatikan dari kunyit adalah senyawa kurkumin, yaitu zat yang membuat warna kuning pada kunyit.

Kurkumin adalah senyawa antioksidan dan antiiflamasi yang kuat, menurut hasil pengamatan peneliti, kurkumin ini juga efektif sebagai zat antikanker.

Kunyit telah lama dikenal untuk mengobati sistem gastro intestinal tubuh kita.

Kunyit membantu perut kita untuk menjaga tingkat keasaman pencernaan, yang banyak dinyatakan dapat membahayakan.

Kunyit bisa membantu sistem pencernaan:

Studi penelitian telah menunjukkan bahwa kunyit membantu pelepasan empedu, yang diyakini membantu pencernaan makanan.

Kunyit dikenal untuk melakukan hal ini dengan cara menstimulasi kandung empedu untuk melepaskan empedu.

Empedu memainkan peranan penting untuk pencernaan dalam penyerapan lemak dan vitamin larut lemak dalam usus kecil.

Penggunaan kunyit untuk mengatasi masalah terkait pencernaan telah disetujui oleh Komisi

Penelitian Jerman, dan lainnya juga menunjukkan hal yang sama.

Kunyit menenangkan sistem pencernaan bagian atas dengan jalan menyingkirkan gas.

Kunyit juga dikenal membantu meningkatkan penyerapan usus, dan mempromosikan flora usus. Colitis adalah salah satu penyakit saluran pencernaan kronis yang kumat-kumatan, dan sulit untuk bisa sembuh total.

Colitis dapat menyebabkan sakit perut , dan ditandai dengan adanya darah dalam tinja.

Studi terhadap kunyit untuk perut yang dilakukan kepada pasien dengan kolitis ulserativa, menemukan bahwa pasien yang diberi kunyit memiliki tingkat kekambuhan yang lebih rendah. Lihat juga :

Makanan yang kita makan berpotensi dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan. Setiap hari kita makan makanan yang memiliki sifat korosif, dan dapat membahayakan dinding lambung dan usus.

Kunyit akan membantu dengan mengurangi efek ini dengan cara meningkatkan lendir pada dinding lambung dengan bertindak sebagai lapisan pelindung.

Mengatasi gangguan sembelit

Karena sifat-sifatnya pada pencernaan seperti yang dijelaskan diatas, kunyit akan membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Kunyit juga mempromosikan gerakan peristaltik usus besar, sehingga gerak makanan menjadi lancar.

Exit mobile version