Site icon nuga.co

Hobi Makan Gorengan Bisa Memicu Mag

Anda termasuk orang yang tak bisa hidup tanpa gorengan? Jika ya, ada kabar tak sedap untuk Anda.

Terlalu banyak makan gorengan tak hanya menyebabkan kolesterol tinggi, sakit jantung, dan stroke, tetapi juga mag. Mengapa bisa begitu?

Makanan yang digoreng mengalami perubahan kandungan nutrisi, yakni kehilangan kandungan air dan meningkatnya kadar lemak.

Apalagi jika makanan itu digoreng dengan minyak yang sudah dipakai berulang kali, kadar lemak transnya pun makin tinggi.

Semakin banyak lemak yang terkandung, semakin buruk pula efeknya untuk kesehatan lambung.

Sebab, lambung akan lambat dalam mencerna dan itu akan memberikan efek cepat kenyang pada perut Anda meskipun baru makan sedikit saja.

Sementara itu, tukak lambung juga bisa dipicu oleh makanan berlemak seperti gorengan.

Tukak lambung adalah luka yang terjadi di sekitar lapisan lambung bagian dan menimbulkan rasa nyeri.

Apabila perut Anda merasa nyeri setelah makan gorengan terlalu banyak, bisa jadi Anda terkena penyakit ini.

Lalu, adakah cara lain bagi pencinta gorengan agar tetap dapat menyantap makanan tersebut dan terhindar dari penyakit lambung?

Ada beberapa tips menggoreng sehat yang bisa Anda lakukan

Ganti minyak kelapa sawit, margarin, atau butter dengan extra light olive oil atau sunflower oil. Bila tidak perlu digoreng secara deep fried, gunakan saja frying spray.

Bila menggunakan extra light olive oil atau sunflower oil, panaskan minyak tersebut secukupnya, jangan terlalu lama.

Jika ingin menggoreng, jangan menggunakan minyak yang sudah digunakan berkali-kali.

Ada banyak alasan untuk meninggalkan makanan yang digoreng, apalagi jika gorengan tersebut tidak Anda masak sendiri, melainkan beli dari penjual gorengan.

Itu karena adanya bahaya dari kertas bekas pembungkus gorengan yang tintanya akan terakumulasi dalam tubuh, risiko terkena infeksi bakteri karena gorengan telah terpapar debu dan polusi, hingga bahaya kanker dari penggunaan kantong plastik sebagai pembungkus makanan panas.

Jangan berpikir juga bahwa memakan buah yang digoreng, dalam hal ini pisang goreng, adalah hal yang menyehatkan.

Dilansir Livestrong.com, pisang yang diolah dengan tepung, gula, dan minyak itu sudah sangat dipenuhi lemak!

Satu buah pisang goreng rata-rata mengandung dua gram lemak total, termasuk satu gram lemak jenuh serta empat puluh Sembilan miligram kolesterol.

Sudah menjadi rahasia umum, kan, kalau lemak jenuh tak hanya jahat untuk lambung, tetapi juga tak baik untuk jantung?

Maka, menghindari makanan yang digoreng tetap menjadi salah satu cara terbaik untuk memelihara kesehatan Anda.

Selain menyingkirkan makanan yang digoreng, ada beberapa cara lain yang bisa Anda terapkan supaya terhindar dari sakit mag, seperti makan sedikit tapi sering, tidak terlambat makan, mengelola stres dengan baik, tidak merokok dan minum minuman beralkohol, serta tidak tidur dalam posisi telentang karena bisa menyebabkan refluks asam lambung.

 

Exit mobile version