Site icon nuga.co

Hai Perempuan, Mulailah Minum Teh

Anda peminum teh? Atau kopi barangkali! Kalau iya, minum keduanya, itu sangat bagus. Kalau pun tidak, mulai sekarang cobalah mulai menempatkan dua jenis minuman itu dalam daftar menu harian tetap Anda.

Khusus untuk perempuan, oleh sebuah penelitian terbaru, malah dianjurkan untuk meminum teh secara teratur setiap hari karena bisa mencegah resiko kanker ovarium

Sedangkan untuk kopi, dari penelitian yang sama dianjurkan meminumnya, baik oleh lelaki maupun wanita karena bisa menyembuhkan dan mencegah penyakit radang gusi.

Penelitian terbaru tentang teh bagi wanita, laman kesehatan situs “boldsky, mengungkapkan, bahwa dua cangkir teh mampu mengurangi risiko kanker ovarium.

Teh telah diidentifikasi sebagai minuman untuk mencegah kanker ovarium dalam persentase besar.
Selain teh, sejumlah makanan lain juga dapat mencegah kanker. Komposisi gizi yang kaya dalam makanan tersebut dapat mengurangi risiko kanker dengan persentase yang meyakinkan.

Khusus untuk teh, penelitian itu tidak membatasi jenisnya. Setiap bentuk teh diidentifikasi untuk mengurangi risiko kanker ovarium lebih dari lima puluh persen.

Studi penelitian terbaru telah menunjukkan dengan jelas bahwa, teh adalah minuman yang paling efektif untuk mencegah kanker ovarium. Dua cangkir teh sehari dapat menjaga risiko kanker ovarium berkurang.

Sedangkan untuk minuman kopi, penelitian yang sama menyatakan untuk tidak khawatir berdampak buruk bagi gigi dan mulut. Minum kopi tidak akan merusak kesehatan gigi dan mulut

Kabar baik dari teh dan kopi ini datang dari para peneliti dari Boston University uang telah menemukan bahwa antioksidan di dalam teh dan kopi dapat melawan penyakit.

Rilis dari penelitian ini tentu ini akan menjadi alasan tepat mengapa Anda harus minum teh dan kopi.

Lebih lanjut, dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Periodontology, spesialis kesehatan School of Dental Medicine, Nathan, menemukan bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko jumlah gigi dengan kehilangan tulang periodontal.

Nathan mengatakan bahwa meskipun risiko penurunan terbilang kecil, namun sangat signifikan.

“Kami menemukan bahwa konsumsi kopi tidak memiliki efek buruk pada kesehatan periodontal, justru sebaliknya. Minum kopi mungkin memiliki efek perlindungan terhadap penyakit periodontal,” kata Nathan seperti dikutip Newsmaxhealth.

“Ini adalah studi jangka panjang pertama dari jenisnya yang telah meneliti hubungan antara konsumsi kopi dan penyakit periodontal pada manusia,” tambahnya.

Sementara, dalam penelitian ini para peneliti memeriksa catatan kesehatan gigi 1.152 orang di US Department of Veterans Affairs Teeth Longitudinal Study. Para peserta disurvei mengenai konsumsi asupan kopi mereka dan membandingkan hasilnya dengan catatan kesehatan gigi mereka pada periode tertentu untuk mencapai kesimpulan.

Exit mobile version