Site icon nuga.co

Efek Rokok Plus Ngopi

Kopi dan perokok adalah dua hal yang tak terpisahkan.

Ya, jika kita cermati, kebanyakan perokok juga memiliki hobi minum kopi.

Entah bagaimana ceritanya, ada sebuah kaitan erat antara kebiasaan minum kopi dan merokok ini.

Tak disangka, minum kopi ternyata memang bisa memberikan manfaat bagi kesehatan para perokok, yakni menurunkan kanker kandung kemih dengan signifikan.

Seperti dikutip dari sebuahpenelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal kesehatan berjudul British Medical Journal ini, disebutkan bahwa ada seribu kasus masalah kesehatan yang berkaitan dengan kebiasaan merokok yang dipelajari.

Para perokok yang dicek kondisi kesehatannya juga dicek kebiasaan minum kopinya.

Hasilnya adalah, kebiasaan merokok memang bisa memicu datangnya penyakit kanker kandung kemih dimana resiko terkena penyakit ini bisa meningkat hingga dua kali lipat atau lebih.

Namun, jika para perokok ini mengkonsumsi setidaknya tiga cangkir kopi dalam seminggu, maka resiko terkena penyakit ini akan menurun dengan signifikan, yakni setara dengan yang dimiliki oleh para pecinta kopi yang tidak merokok.

Bahkan, jika para perokok ini sama sekali tidak minum kopi, resiko terkena penyakit ini akan meningkat hingga 7 kali lipat jika dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Kandungan kafein pada kopi disebut-sebut memang bisa menurunkan pengaruh racun dari asap rokok.

Karena alasan inilah ada baiknya memang para perokok yang masih belum bisa menghentikan kebiasaan ini rutin mengkonsumsi kopi demi menjaga kondisi kesehatannya.

Hanya saja, jika kita memang sudah berniat untuk berhenti merokok, segeralah melakukannya sebelum terkena masalah kesehatan yang berbahaya.

Jika kita berhasil melakukannya dan tetap rutin minum kopi dengan jumlah yang moderat, maka tubuh pun akan mendapatkan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Bagi banyak orang, rokok dan kopi selalu berjalan seiringan seperti pasangan ‘Suami Istri’.

Kecenderungan merokok saat minum kopi, atau sebaliknya, telah ada sejak berabad-abad lalu.

Sayangnya, itu merupakan satu kombinasi yang paling tidak sehat, dan bisa sangat berbahaya bagi tubuh.

Diambil secara individual, sudah menjadi rahasia umum bahwa rokok berbahaya bagi tubuh karena kandungan zat berbahayanya.

Sementara kopi, bila dikonsumsi cukup, bermanfaat bagi tubuh, itu bisa sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Ada asumsi yang berbeda dan teori di balik kombinasi ini. Beberapa percaya bahwa kopi panas membuka pori-pori pada tenggorokan yang membuat merokok lebih menyenangkan, sementara yang lain percaya bahwa rasa kopi lebih ditingkatkan oleh asap rokok.

Secara ilmiah, alasan kombinasi ini begitu populer dapat dikaitkan dengan sifat adiktif kafein dan nikotin.

Namun, apa pun alasannya, faktanya tetap bahwa kombinasi ini berbahaya bagi kesehatan.

Menurut sebuah studi oleh Charalambos Vlachopoulos, MD, dan rekan-rekannya dari departemen kardiologi di Athens Medical School, merokok dan kopi berinteraksi satu sama lain dan menghasilkan efek yang sangat berbahaya pada jantung.

“Mengingat seringnya merokok dan ditambah asupan kafein, efek ini pada fungsi arteri memiliki implikasi penting bagi kesehatan manusia,” tulis para peneliti dalam Journal of American College of Cardiology.

Dalam upaya untuk menunjukkan bahwa menggabungkan rokok dan kopi dapat menyebabkan efek yang merugikan pada tubuh, sebuah penelitian yang dilakukan pada sekelompok orang. Penelitian ini dibagi menjadi dua bagian :

Penelitian pertama dilakukan pada dua puluh empat pria dan wanita, perokok dan peminum kopi yang sehat tanpa masalah jantung, diabetes, tekanan darah, atau kolesterol tinggi.

Tingkat pengerasan pembuluh nadi telah diteliti pada empat belas peserta, dan refleksi gelombang aliran darah arteri dipelajari dalam sisa sepuluh peserta.

Para peneliti menemukan bahwa merokok diikuti dengan kafein memiliki efek negatif yang lebih besar pada jantung dari jumlah setiap produk yang dikonsumsi secara terpisah.

 

Exit mobile version