Site icon nuga.co

Beda Gejala Serangan Jantung dan Stroke

Banyak orang yang kerap kali keliru saat membedakan stroke dan serangan jantung. Padahal keduanya membutuhkan penanganan yang berbeda.

Meskipun memang kedua kondisi medis ini sering terjadi secara tiba-tiba tapi masing-masing memiliki gejala yang berbeda.

Lantas, bagaimana membedakan gejala serangan jantung dengan stroke?

Serangan jantung adalah kondisi medis yang terjadi akibat adanya penyempitan arteri koroner  pembuluh darah yang bertugas memasok darah ke jantung  sehingga aliran darah menjadi sangat terbatas dan berhenti.

Penyumbatan arteri koroner dapat terjadi jika kadar kolesterol darah terlalu tinggi dan akhirnya menyumbat aliran darah.

Kondisi ini membuat sirkulasi darah melambat hingga benar-benar berhenti.

Jenis stroke yang paling sering terjadi adalah stroke iskemik.

Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah yang bertugas menyuplai darah ke otak terhalang oleh darah yang membeku. Penyebab terjadinya stroke iskemik

Terjadi pembekuan darah di dalam arteri yang terdapat pada otak, hal ini bisa memutus sirkulasi darah menuju ke otak.

Adanya penumpukan plak dalam arteri karotis  yang bertugas membawa darah ke otak, kemudian plak tersebut lepas dan menuju ke pembuluh darah di otak, yang pada akhirnya mengakibatnya stroke.

Jenis stroke lainnya yakni stroke hemoragik.

Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah yang ada di otak pecah dan darah tumpah ke jaringan di sekitarnya.

Darah yang bocor kemudian menumpuk dan menghambat jaringan otak di sekitarnya.

Salah satu faktor risiko adalah tekanan darah tinggi di mana hal tersebut menekan dinding arteri  sehingga menyebabkan stroke hemoragik.

Memang, terkadang gejala serangan jantung dan stroke memiliki kemiripan sehingga sulit dibedakan saat muncul gejalanya.

Namun sebenarnya, Anda bisa membedakan tanda dari kedua penyakit ini dengan memperhatikan hal-hal berikut:

Gejala serangan jantung yang paling umum, dada terasa nyeri dan tidak nyaman, adanya rasa ketidaknyamanan pada area tubuh bagian atas,  sesak napas. muncul keringat dingin, kelelahan, mual dan muntah serta sakit kepala ringan

Gejala serangan jantung bisa bervariasi pada setiap orang, bahkan beberapa di antaranya tidak menunjukkan gejala apapun. Sementara yang lainnya mengalami gejala serangan jantung ringan hingga parah.

Kebanyakan serangan jantung terjadi secara tiba-tiba tapi banyak orang yang mendapat “peringatan” akan serangan jantung berjam-jam, berhari-hari, bahkan berminggu-minggu sebelumnya.

Gejala stroke yang terlihat, tergantung dari bagian otak mana yang mengalami kerusakan.

Penderita stroke bisa mengalami sejumlah masalah pada memori, kemampuan bicara, kontrol otot, dan berbagai fungsi lainnya.

Exit mobile version