Site icon nuga.co

Awas!! Telat Makan Bisa Bikin Gemuk

Anda punya jadwal makan? Kalau iya sih oke. Berarti Anda bisa menjaga ritme berat badan dan keseimbangan hidup. Kalau tidak? Nah, semuanya akan berantakan. Mulai dari gangguan lambung hingga program penurunan berat badan pasti akan berantakan.

Apalagi menu yang Anda makan sering mengabai asupan standard sehat. Kalau Anda membuat program penurunan berat badan bukan hanya masalah memilih makanan yang sehat dan rendah kalori, tapi juga waktu makan yang tepat.

Meski sedang diet, jangan biasakan untuk melupakan jam makan karena ini justru bisa membuat bobot tubuh sulit turun.

Peneliti dari Brigham and Women’s Hospital, Universitas Tufts, dan Universitas Murcia, Spanyol, menemukan bahwa makan pada waktunya dapat membantu mengurangi berat badan dalam periode diet dua puluh minggu daripada yang suka makan telat.

Riset yang menguji kelebihan berat badan di Spanyol menguji jadwal makan utama mereka di siang hari.Para responden ini mengasup jumlah kalori yang sama, punya kebiasaan tidur yang sama, dan kadar hormon rasa lapar, ghrelin dan leptin yang sama.

Perlu diketahui bahwa asupan makan siang di Spanyol sekitar empat persen dari rata-rata asupan kalori harian orang Kaukasia. Bagi orang Amerika, porsi kalori makan siang orang Spanyol setara dengan porsi makan malam mereka.

Beberapa studi sebelumnya juga menunjukkan kesimpulan yang hampir sama, yakni melewatkan jam makan justru membuat berat badan sulit turun.

Hal ini karena sering menahan lapar justru membuat seseorang lebih sulit untuk fokus memilih makanan yang lebih bergizi. Kelaparan cenderung membuat seseorang mengambil makanan apa saja yang ada di depan mata.

Orang yang sering begadang juga cenderung lebih gemuk. Ini karena setelah makan malam biasanya mereka masih akan ngemil di malam hari. Sementara itu orang yang sering melewatkan sarapan atau makan terlalu sedikit di pagi hari cenderung makan lebih banyak di siang hari.

Makan siang di tengah pekerjaan menumpuk merupakan saat yang tepat untuk istirahat. Namun tahukah Anda, setelah aktivitas itu dilakukan biasanya tubuh malah lesu dan mengantuk. Ada beberapa alasan mengapa makan siang di kantor malah membawa efek tak baik. Salah satunya, karena tidak tepat memilih menu.

Ya, memilih lauk-pauk yang tidak tepat, alih-alih bisa melesatkan semangat kerja, justru bisa membuat kita tidak produktif.

Dikutip dari boldsky.com, menu makan siang yang sebaiknya Anda hindari adalah camilan. Makanan ini tinggi glycemic. Efeknya bisa membuat kandungan gula dalam darah meningkat, dan membuat tubuh malas bergerak. Jadi kalau bisa, jauhi makanan yang bisa diolah menjadi kudapan gurih ini.

Sebenarnya kandungan gula dan tepung pada kue bisa membuat tubuh malas kemudian mengantuk. Maka hilangkan menu kue dari daftar pilihan Anda, ganti dengan roti putih ke menu makan siang.

Agaknya semua orang tahu bahwa makanan jenis ini berbahaya. Sebab lemak yang diberikan junkfood bisa menghasilkan gas bagi tubuh. Sesuatau yang bisa memberi kontribusi buruk bagi kesehatan.

Tahukah Anda, terlalu banyak mengonsumsi nasi bisa membuat tubuh berat dan mudah mengantuk. Solusinya gampang ganti saja dengan roti. Dan hal lain yang perlu diperhatikan, makanlah dengan porsi lebih sedikit dari kemampuan perut. Hal ini bisa menghindarkan Anda dari keadaan tidak nyaman karena begah.

sumber : www.huffingtonpost.com

Exit mobile version