Site icon nuga.co

Abu Sinabung Sampai ke Bakongan

Abu vulkanik Gunung Sinabung tidak hanya menyelimuti Medan dan mulai memengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, tetapi juga diterbangkan angin hingga ke Bakongan dan Tapaktuan di Aceh Selatan.

Walau pun belum dalam tahap “darurat,” dua penerbangan di Kuala Namu, dari Lion Air dan Susy Air, membatalkan aktifitasnya penerbangan Minggu, 24 November 2013.

“Memang belum ada gangguan serius,” ujar Liasion Officer Bandara Kuala Namu, Wasfan Wahyu Widodo, kepada Arminsyah dari “nuga.co,” yang menambahkan, secara prinsip pengolala bandara masih memandang abu dari letusan Gunung Sinabung berada ditahap aman.

Diakainya, ada maskapai yang membatalkan penerbangan dengan pertimbangan keamanan. “Masih aman. Secara prinsip, belum mengganggu,” kata Wasfan Wahyu Widodo. Memang ada maskapai penerbangan yang memutuskan untuk membatalkan penerbangan pada hari ini, yakni Susi Air. Pembatalan itu pun atas pertimbangan keamanan, dan atas kesepakatan dengan penumpang.

“Saya kira, yang lebih tepat menginformasikan adalah pihak Susi Air, karena dari bandaranya tidak ada masalah. Mereka memutuskan untuk tidak terbang karena ada pertimbangan. Mereka memilih untuk lebih aman,” kata Wasfan.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, selain pembatalan seluruh jadwal Susi Air dari dan ke Kuala Namu ada juga kendala pada pesawat Air Asia. Pesawat-pesawat yang dijadwalkan terbang pagi tujuan ke Kuala Lumpur, Penang dan Bandung tertunda berangkat beberapa jam karena pemeriksaan untuk memastikan pesawat dalam keadaan aman untuk terbang.

Hari Minggu, abu dari letusan Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo sudah mencapai sebagian wilayah yakni Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang. Di Deli Serdang, daerah yang terpapar abu vulkanik itu antara lain Kecamatan Pancur Batu, Percut Sei Tuan, Kutalimbaru, Sibolangit, Lubuk Pakam, serta Kecamatan Beringin yang merupakan lokasi Bandara Kuala Namu.

Dalam pesan pendek yang disampai Daniel Aziz dari “nuga.co” di Tapaktuan, abu vulkanik dari Sinabung telah sampai ke Bakongan dan menyelimuti seluruh pesisir Aceh Selatan hingga ke Tapaktuan.

Abu letusan itu menghinggapi daerah-daerah tersebut sejak Sabtu malam, dan baru kelihatan jelas pada Minggu pagi. Penanda jelas terlihat pada mobil-mobil warga yang terparkir di luar. Abu menyelimuti mobil-mobil tersebut, sementara daun-daun juga berubah warna menjadi kelabu karena tertimbun abu.

Menurut Daniel di Bakongan warga mulai mengirup bau yang tak sedap dan ketebalan abunya cukup mengganggu. “Cukup tebal abunya. Orang-orang sudah pakai masker kalau keluar rumah,” tulis Daniel di pesan pendeknya.

Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumut, dinaikkan statusnya menjadi awas terhitung sejak pukul 10.00 WIB tadi. Peningkatan status bahaya itu ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi karena aktivitas vulkanik gunung itu terus meningkat.

Exit mobile version