Site icon nuga.co

PKS Menghitung Hari “Out” dari Setgab

Terdepaknya PKS dari Setgab Partai Koalisi makin mendekati kenyataan bersamaan dengan tidak dilayangkan undangan untuk partai yang sedang bermasalah dengan kuota impor daging sapi itu, dalam rapat untuk membahas kenaikan harga bahan bakar minyak yang dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhyono, selasa malam.

Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan mengakui PKS tidak diundang dalam rapat tersebut. “Ini salah satu bentuk kekecewaan kita” kata Syarief Hasan usai pertemuan. Syarief mengatakan, PKS sebagai anggota koalisi memiliki pandangan berbeda. “Kami tentunya sebagai koalisi kecewa,” kata Menteri Koperasi dan UKM itu.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa menganggap PKS sudah tidak diperlukan di Setgab, karena menolak kenaikan BBM yang diusulkan pemerintah. Kita harapkan APBN-P 2013 berjalan sesuai waktunya. Kalau sikap PKS sudah tidak perlu ditanya lagi,” tegas Hatta.

Sementara itu, menjawab sikap Setgab yang tidak menyertakan PKS dalam pembicaraan kenaikan harga bahan bakar minyak, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menyatakan Majelis Syuro PKS siap mengambil risiko atas keputusan keluar atau tetap berkoalisi dengan partai pendukung pemerintah.

Rabu, 12 Juni 2013, hari ini, Majelis Syuro PKS akan menyikapi keluar atau tetap bertahan dalam koalisi dengan pemerintah. Hidayat mengatakan keputusan resmi ditentukan dalam rapat Majelis Syuro ini.

“Keluar atau tidak dari koalisi, akan kami putuskan sesuai mekanisme partai kami,” kata Hidayat di kompleks parlemen Senayan, Selasa, 11 Juni 2013.

“Kami siap bertanggung jawab dan mengambil risiko atas keputusan yang kami ambil.”

Rapat Majelis Syuro PKS akan dilangsungkan di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Perubahan waktu bisa saja diusulkan Majelis Syuro mengingat urgensi bahasan yang akan diputuskan. “Rapat ini bagian dari respon konkrit partai terhadap kebijakan terakhir, apakah besok akan ada rapat Majelis Syuro atau tidak masih menunggu.”

Meski belum memutuskan sikap soal posisi partai di koalisi, Hidayat yang juga anggota Majelis Syuro menegaskan PKS menolak kenaikan harga BBM yang merupakan sikap resmi Dewan Pimpinan Pusat.

Partaipun, kata Hidayat akan menyerahkan sepenuhnya pada Majelis Syuro bila penolakan ini berbuntut penarikan tiga menteri PKS di kabinet.

Anggota Majelis Syuro lainnya, Jazuli Juwaini menambahkan, pertemuan Majelis Syuro tak akan mengubah sikap PKS terhadap rencana kenaikan harga BBM. “Kalau sikap soal BBM kami sudah jelas, konsekuensi dari sikap itu yang akan dibahas.”

Rapat Setgab juga dihadiri Wakil Presiden Boediono, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Alie, Ketua Harian Partai Demokrat Sayariefuddin Hasan, Sekretaris Setgab Amir Syamsuddin, Menteri Sekretaris Negara Sudi silalahi dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto.

Exit mobile version