Site icon nuga.co

Penurunan Daya Ingat Tanda Bahagia

 

Apakah Anda seorang yang antusias? Ceria? Menjalani usia “senja?”

Kalau jawabannya iya, maka ada satu lagi pertanyaan.

Anda sering kepayahan menemukan nama seseorang, tempat dan urutan kejadian?

Lantas bengong?

Jangan khawatir dengan semua itu.

Sebab, seperti ditulis sebuah jurnal, psychological science, Anda termasuk orang yang beruntung.

Para psikolog menyebut semuanya  itu mempunyai  pengaruh positif bagi Anda. Pengaruh positif dalam penuaan yang sehat.

 

 

“Kita mungkin berharap beberapa kenangan dapat bertahan seumur hidup, tetapi banyak faktor fisik dan emosional dapat berdampak negatif pada kemampuan kita untuk menyimpan informasi sepanjang hidup,” kata penulis studi dari Northwestern University di AS.

 

 

 

 

Untuk temuan tersebut, tim peneliti menganalisis data dari  hampir seribuan  orang dewasa paruh baya dan lebih tua di AS

Studi nasional  ini  dilakukan pada tiga periode waktu, yang panjang.

Dalam setiap penilaian, peserta melaporkan berbagai emosi positif yang mereka alami selama tiga puluh hari terakhir.

Dalam dua penilaian terakhir, peserta juga menyelesaikan tes kinerja memori. Tes ini terdiri dari mengingat kata segera setelah presentasi dan lima belas menit kemudian.

Para peneliti memeriksa hubungan antara pengaruh positif dan penurunan memori, memperhitungkan usia, jenis kelamin, pendidikan, depresi, pengaruh negatif, dan ekstraversi.

Sponsored by MGID

“Temuan kami menunjukkan bahwa memori menurun seiring bertambahnya usia,” kata penulis senior studi Claudia Haase, seorang profesor di Universitas Northwestern.

“Namun, individu dengan tingkat pengaruh positif yang lebih tinggi mengalami penurunan memori yang kurang tajam selama hampir satu dekade,” tambah Emily Hittner, lulusan PhD dari Northwestern University dan penulis utama makalah tersebut.

Bidang penelitian masa depan mungkin membahas jalur yang dapat menghubungkan pengaruh positif dan ingatan, seperti kesehatan fisik atau hubungan sosial, catat penelitian tersebut.

Selain itu, sebuah studi terbaru lainnya yang diprakarsai oleh Bar-Ilan University di Israel  juga menyebut kebiasaan ini amat baik.

Studi itu dikaitkan dengan kebiasaan  bengong atau mimpi di siang bolong

Tak seperti yang diyakini masyarakat, bengong justru akan merangsang otak sehingga Anda pun lebih produktif.

Bengong adalah kondisi yang sangat umum.

Penelitian di University of Oregon, Amerika Serikat membuktikkan bahwa baik disadari maupun tidak, kebanyakan orang pikirannya akan melayang ke mana-mana hingga lima puluh persen dari waktu Anda seharian.

Otak manusia memiliki jaringan dan tingkat kesadaran yang beragam. Jaringan tersebut bisa diaktifkan secara bergantian di luar kendali Anda.

Bentuk jaringan yang digunakan otak saat bengong dinamakan default-mode.

Sementara jaringan saat Anda mengambil keputusan penting disebut executive control. Jaringan yang aktif saat Anda bereaksi atau merespon rangsangan dalam situasi tertentu dikenal sebagai salience.

Ketika otak mengaktifkan jaringan default-mode, pikiran Anda seolah berjalan secara otomatis. Namun, hasil pemindaian otak dalam kondisi default-mode menunjukkan bahwa aktivitas otak yang berkaitan dengan fungsi kognitif menurun.

Ini berarti dalam jaringan default-mode Anda akan sulit berkonsentrasi, mencerna informasi baru, menghafal sesuatu, atau memperhitungkan pilihan-pilihan yang cukup sulit.

Otak Anda bekerja dengan lebih santai dan bebas. Inilah mengapa bengong bisa membuat orang merasa nyaman dan jadi lupa diri.

Otak tidak akan menciptakan jaringan khusus jika tak ada manfaatnya bagi tubuh dan pikiran Anda. Begitu juga dengan jaringan default-mode yang digunakan waktu Anda sedang asyik mimpi di siang bolong. Maka, simak berbagai manfaat bengong berikut ini.

Kalau otak justru berada dalam kondisi santai dan bebas ketika bengong, bagaimana Anda bisa jadi lebih produktif? Ternyata, bengong bisa meningkatkan kapasitas kognitif Anda.

Sebuah eksperimen yang diprakarsai oleh Bar-Ilan University di Israel meminta peserta penelitian untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu di hadapan layar komputer.

Hasilnya, mereka yang mengerjakan pekerjaan tersebut sambil bengong beberapa kali kinerjanya justru lebih baik daripada mereka yang berkonsentrasi penuh.

Ini berarti kebiasaan bengong justru membantu Anda bekerja dengan lebih efektif.

Mungkin Anda pernah mendapatkan ilham atau ide cemerlang setelah menghabiskan waktu di kamar mandi. Hal ini ternyata ada penjelasannya.

Ketika Anda sedang melakukan tugas-tugas yang ringan dan tidak begitu membutuhkan konsentrasi tinggi seperti berkendara, berbincang-bincang, atau membaca buku, jaringan default-mode pun segera aktif.

Dalam kondisi ini, Anda pun jadi lebih tenang dan santai. Dengan begitu, Anda pun jadi bisa melihat suatu masalah dengan sudut pandang yang berbeda karena Anda tidak merasa terdesak atau tertekan.

Anda pun jadi bisa mencari solusi kreatif terhadap persoalan tertentu, yang mungkin tak akan terpikir oleh Anda dalam keadaan sadar sepenuhnya.

Saat bengong, otak sebenarnya sedang menyimpan berbagai informasi ke dalam memori jangka panjang.

Hal ini tak bisa dilakukan oleh otak jika Anda disibukkan dengan berbagai kegiatan seperti bekerja, belajar, atau berbicara dengan orang lain.

Saat memasuki default-mode, gelombang elektrik dalam otak akan berkurang dan Anda memasuki saat-saat yang tenang. Inilah waktu yang tepat untuk menyimpan memori. Maka, biasanya orang yang sering bengong justru memiliki daya ingat yang lebih baik.

Ada berbagai manfaat bengong bagi otak sayang untuk dilewatkan, Anda bisa melatih diri untuk membiasakan bengong.

Memang ada beberapa orang yang pikirannya selalu aktif dan cenderung resah akan hal-hal tertentu, sehingga sulit bagi orang-orang tersebut untuk membiarkan pikirannya ke mana-mana.

Oleh karena itu, cobalah untuk melakukan aktivitas-aktivitas seperti jalan kaki, naik sepeda, atau berenang. Olahraga aerobik bisa membantu pikiran Anda jadi lebih rileks karena Anda harus mengatur pernapasan sedemikian rupa.

Anda juga bisa mengurangi penggunaan smartphone ketika sedang menganggur, menunggu seseorang, atau berada di kendaraan umum.

Lebih baik perhatikan lingkungan di sekitar Anda dan biarkan pikiran Anda menjelajah ke mana-mana.

Jika Anda tak mau melewatkan ide-ide yang muncul saat bengong, selalu siapkan buku catatan kecil ke mana pun Anda pergi.

Exit mobile version