Site icon nuga.co

Nggak Sulit Kok Bikin Wanita Bahagia

Sulitkah membuat wanita bahagia? “Nggak kok,” tulis “Women Daily Magazine” dalam sebuah tulisan ekslusifnya tentang bagaimana seharusnya pria mampu membuat wanita bahagia.

Memang, tulis majalah terkenal wanita itu, sebagian pria merasa sangat sulit untuk membuat wanita bahagia. Mayoritas pria berpikir, jika membelikan hadiah mewah dan mahal bisa langsung membuat wanita bahagia dan makin jatuh cinta. Namun, mereka salah.

Padahal, cara terbaik untuk membuat wanita bahagia adalah dengan mengenal dan memahaminya lebih dalam, serta membuat ikatan emosional lebih kuat.

Bagi wanita, urusan seks bukanlah hal utama dalam sebuah hubungan.
“ Women Daily Magazine,” mengajarkan berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk memenangkan hati seorang wanita dan membuatnya bahagia.

Pertama, tulis majalah itu, wanita memerlukan rasa aman Ini bukan berarti Anda harus selalu mendampinginya setiap saat. Alih-alih membuat aman dan nyaman, justru membuatnya terganggu. Anda hanya perlu membuatnya aman dan nyaman, dengan membantunya mengatasi masalah hidupnya sehari-hari.

Memang benar wanita lebih tertarik pada pria yang tampan dan menarik. Tetapi, lebih penting lagi, jika pria tersebut memiliki kepercayaan diri dan menjadi dirinya sendiri, serta apa adanya.

Wanita sangat mengutamakan kepercayaan Kepercayaan adalah hal terpenting dalam sebuah hubungan. Jadi, para pria, berhati-hatilah untuk menjaga kepercayaan dari wanita, karena hal itu sangat sulit didapatkan tapi sangat mudah hilang.

Pernahkah Anda menghormatinya? Sebagai pria, tunjukan pada wanita rasa hormat yang Anda miliki untuknya. Perlakukan wanita dengan semestinya, dan sesekali memperlakukannya seperti putri juga membuat wanita sangat senang.

Bikinlah kejutan. Sebagian besar orang suka mendapat kejutan, termasuk kaum wanita. Jadi, sesekali menyiapkan kejutan untuk wanita yang menjadi kekasih Anda sangat disarankan.

Kejutannya itu bisa berupa mengajaknya makan malam sehabis kerja, mengajaknya liburan atau piknik, atau mengirimkan sebuket bunga kesukaanya sambil mengucapkan ‘Have a nice day’ atau semacamnya.

Ekspresikan perasaan Anda. Walaupun sifat ekspresif cenderung dimiliki wanita, tetapi tidak ada salahnya jika Anda sesekali mengungkapkan perasaan kepada kekasih Anda, bukan malah terlalu sering bersikap cuek.

Lantas bagaimana dengan wanita harus bersikap dengan pria. Meski pria dikenal sebagai makhluk yang lebih banyak menggunakan logika ketimbang hati, bukan berarti perasaannya tak terluka ketika pasangan berkata-kata kasar.

Dikutip dari “timesofindia.indiatimes.com,” paling tidak ada beberapa yang harus dicamkan oleh wanita untuk melunakkan hati pria.

Jangan membandingkan dirinya dengan pria lain. Kalimat seperti, “Dulu mantanku sering antar jemput ke kampus. Kok kamu beda?” akan membuat dia tersinggung.

Membandingkan dengan mantan pacar, ayah, kakak laki-laki, akan membuat kekasih Anda menjauh. Sebab, di dunia ini memang tak pernah ada manusia yang benar-benar sama. Jadi jangan pernah membandingkan mereka.

Buang jauh-jauh rasa curiga .Banyak wanita senang mengorek masa lalu kekasihnya, namun setelah sang pacar bercerita jujur banyak wanita marah.

“O jadi kamu belum bisa melupakan dia?” Kalimat-kalimat interogasi seperti ini yang secara spontan akan membuat pria ilfil. Bukankah tadi Anda yang bertanya? Kecemburuan berlebih, juga akan membuat dia berpikir bahwa Anda wanita yang insecure.

Enyahkan rasa usil tentan pertemanannya. Pria akan tetap jadi pria, artinya sampai kapan pun mereka tak akan bisa melupakan hubungan akrabnya dengan teman-teman. Jangan pernah mengkritik bagaimana cara ia hangout dengan sohibnya.

Hal ini akan membuatnya berpikir, jika belum menikah saja Anda sudah mengekang pergaulannya, bagaimana nanti kalau sudah berumah tangga?

Kalimat seperti, “Jam berapa tadi malam kamu pulang futsal sama teman-teman? Pasti kamu banyak keluarkan uang ya buat mereka?” adalah mantra sakti yang langsung akan membuatnya berpikir ulang untuk mempertahankan Anda.

Anda harus menyimpan perkataan jelek tentang ibunya. Ia mungkin saja menjanjikan bulan dan bintang untuk Anda, namun rasanya tak ada anak laki-laki yang tak marah jika ibunya dihina. Hindari kalimat ini saat berduaan dengannya, “Mama kamu cerewet ya?

Masa baru satu kali ketemu, aku sudah dilarang dia pakai baju seksi. Bilang ke mama kamu, jadi orang jangan kuno, pakaian minim sekarang sedang tren.” Dijamin, dalam benaknya langsung berpikir bahwa Anda bukan tipe wanita baik yang bisa dijadikan istri, apalagi menantu untuk ibunya.

Yang harus Anda tahu, banyak pria tetap mementingkan kehormatan orangtuanya meski mereka telah berumah tangga.

Exit mobile version