Site icon nuga.co

Menata Dapur Ala Para Master Chef

Dapur. Penataannya, kebersihannya dan perawatannya tak pernah lepas dari cara bagaimana meniru apa yang dilakukan oleh para “master chef.” Ya. Dapur memang memiliki keterkaitan emosional setiap orang dengan seorang “tukang masa.”

Misalnya, bertahuh-tahun, para desainer memperdebatkan apakah baja anti-karat atau “stainless stee” akan terus populer di dapur-dapur para profesional atau master chef dan awam.

Perdebatan itu berasal dari ketertarikan banyak orang terhadap, peralatan dapur hitam dan putih yang mengilap.
Sementara perdebatan berlanjut, jutaan orang masih memilih baja anti karat karena terlihat mengagumkan.
Apakah Anda salah satu yang memilih menggunakan baja anti-karat sebagai tema di dapur rumah?

Jika demikian, Anda harus tahu bagaimana cara merawat dan menjaga baja anti-karat itu untuk tetap terlihat mentereng setiap saat.
Ingat, baja anti karat bukan berarti terbebas dari kerusakan.

Selain tampak halus, permukaan yang tidak keropos dari baja anti-karat menghalangi pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lain. Hal tersebut adalah alasan mengapa baja anti-karat begitu banyak digunakan di dapur profesional.

Sayangnya, tidak berarti karat dan noda dapat dicegah.

Para ahli di North American Association of Food Equipment Manufacturers mengatakan, jika pelindung pada permukaan baja anti-karat tergores dengan sikat kawat, kemudian terjadi kontak dengan air atau terkena klorida dari pembersih rumah tangga, maka baja anti-karat menjadi rentan terhadap kerusakan.

Untuk perawatan yang aman dan pembersihan, mulailah dengan alat yang tepat. The European Stainless Steel Development Association, atau ESDA, menyarankan menggunakan spons lembut dan kain microfiber.

Jangan membersihkan dengan sikat baja yang bisa membuat goresan. Sebaliknya, pilih bantalan dari plastik untuk pekerjaan yang sulit.

Saat membersihkan peralatan atau permukaan furnitur baja anti-karat, ikuti arah garis-garis tipis yang ada pada permukaan tersebut. Dengan demikian, potensi goresan bisa diperkecil.

Produk yang mengandung klorida dapat berbahaya bagi pelindung pada baja anti-karat.

Pendekatan lainnya untuk membersihkan baja anti-karat, rendam kain dengan cuka putih murni atau minyak zaitun. Kemudian, seka permukaan baja anti-karat dengan satu arah mengikuti garis-garis tipis.

Untuk membersihkan wastafel baja anti-karat, tuangkan soda pada kain penyerap, kemudian seka hingga kering.

Selain itu Anda perlu juga tahu bagaimana seorang chef hebat merawat dan mendekor dapur pribadinya.

Master chef itu adalah Bobby Flay. Ia punya cara tersendiri dalam mendekor dapur pribadinya di rumah dan bisa untuk ditiru. Jika sang istri, aktris Stephanie March, mendekor sebagian besar interior rumah, maka Flay bertanggung jawab menata dekorasi dapur.

Bersama desainer Tom Delavan, sang chef membuat dapur yang sesuai dengan seleranya.

Dikutip dari majalah Elle Decor, Flay bahkan menganggap dapurnya seperti restoran. “Saya sangat menyukai fakta bahwa dapur saya, secara teknis, adalah restoran,” ujar Flay.

Pernyataan Flay ini ada benarnya. Di area dapur, Flay menempatkan banyak tempat duduk yang tersebar di dalam dan ruangan.

Banyaknya jumlah tempat untuk menyantap makanan memang nyaman guna menyambut kerabat di rumah.

Namun, hal tersebut juga membuat rumahnya terasa seperti restoran. Selain itu, dapur berkonsep ruang terbukanya pun menggunakan alat-alat memasak yang sama dengan alat masak milik restoran.

Domaine menampilkan berbagai peralatan masak khas restoran, seperti kompor komersial dengan sepuluh tungku, dua oven, sebuah penggorengan, dan wajan besar.

Dapur milik Flay juga dilengkapi oleh oven kayu untuk memanggang pizza, tungku eksterior, dan perlengkapan membakar daging. Meski menggunakan alat-alat yang sangat “serius”, sang chef tetap ingin dapurnya “penuh gaya” dan cantik.

Untuk itu, Flay menggunakan finishing istimewa. Di dalam ruangan, dia memadukan lantai ubin dengan lantai kayu.

Cara ini rupanya membuat nuansa restoran semakin kental. Kemudian, Flay memilih warna hitam yang maskulin sebagai backsplash. Agar tidak tampak terlalu “berat”

Flay juga menggunakan lemari berlapis warna biru terang.

Unsur lain yang menjadi daya tarik dalam dapur milik sang chef adalah kursi-kursi. Tidak sekadar berjumlah banyak, masing-masing kursi punya desain istimewa.

Delavan, desainer yang membantu Flay mempercantik dapurnya, memilih kursi rotan anyaman, kursi bar bergaya industrial, dan kursi kayu istimewa.

Anda sudah melihat unsur keramik, kayu, dan rotan di dalam dapur Flay. Delavan menambahkan satu unsur lagi untuk menyempurnakan tampilannya. Unsur tersebut adalah baja.

Sang desainer menempatkan kursi dari besi, lampu dari kuningan, dan meja bundar berkaki besi. Flay begitu menyukai semua unsur yang ada di dalam dapurnya ini. Anda tertarik mencoba?

Exit mobile version