Site icon nuga.co

Memicingkan Mata Percepat Penuaan?

Anda sering memicingkan mata?

Nah, mulai sekarang hindari kebiasaan itu.

Lantas?

Ya. Memicingkan mata dapat mempercepat munculnya keriput

Benarkah?

Banyak orang yang memiliki kebiasaan memicingkan mata, terutama  saat terbangun di malam hari dan harus ke toilet atau saat berjalan di bawah teriknya matahari tetapi tidak membawa kacamata hitam.

Anda berpikir bahwa memicingkan mata selama beberapa detik seharusnya tidak memiliki akibat buruk.

Namun, Annie Chiu, seorang dermatolog dari California, Amerika Serikat, berkata bahwa kebiasaan ini dapat menyebabkan keriput dan garis di wajah bila dilakukan selama bertahun-tahun.

Bahkan, ada nama medis untuk tipe keriput ini, yaitu keriput dinamik yang muncul akibat gerakan.

Scott Dumbar, dermatolog asal New York, Amerika Serikat, juga menyetujui hal ini.

“Tanpa disadari, memicingkan mata, menekuk dahi, dan menikmati matahari adalah penyebab keriput yang utama.”

“Oleh karena itu, aku sangat merekomendasikan mengenakan kacamata hitam ketika di bawah matahari,” ucapnya.

Nah, ingat rekomendasi Dumbar di atas setiap kali Anda keluar rumah untuk menghindari munculnya keriput.

Akan tetapi, bila keriput atau garis-garis halus sudah terlanjur muncul di sekitar mata Anda, tentunya dibutuhkan perawatan lebih lanjut.

Kiehl’s Super Multi-Corrective Eye-Opening Serum baru saja diluncurkan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit di sekitar mata.

Menggunakan kombinasi Rhamnose, Sodium Hyaluronate, dan berbagai mineral yang dapat mencerahkan wajah; serum mata ini dapat membantu mengencangkan, menghaluskan, mengangkat, dan mengembalikan bentuk mata sehingga terlihat lebih besar.

Kemudian, untuk mengurangi tanda-tanda penuaan wajah, Anda juga dapat menggunakan Super Multi-Corrective Cream yang menggabungkan Jasmonic Acid, Beech Tree Extract dan Fragmented Hyaluronic Acid.

Secara keseluruhan penuaan tidak bisa dihentikan karena  ia adalah  proses alami pada tubuh.

Tetapi, penuaan dini bisa dicegah.

Sebab, penuaan dini terjadi karena faktor eksternal, seperti gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.

Misalnya, lindungi kulit Anda dari paparan sinar

Di tengah aktivitas yang padat, sinar matahari terkadang tak bisa dihindari.

Untuk itu usahakan selalu melindungi diri dari sinar matahari, seperti menggunakan sunblock atau tabir surya.

Penggunaannya pun disesuaikan dengan kegiatan yang dilakukan.

Kalau berenang gunakan sunscreen yang tahan air. Atau cari yang sweat proof, water resistant kalau aktivitas outdoor.

Selain itu cukupkan tidur Anda

Harus Anda sadari tidur merupakan waktu terbaik bagi kulit melakukan regenerasi.

Kurang tidur dapat menurunkan kadar hormon melatonin.

Padahal, selain untuk meningkatkan kualitas tidur, melatonin juga memiliki fungsi menghambat penuaan.

Kalau tidur kurang membuat efek penuaan lebih cepat. Tidurlah cukup sekitar tujuh hingga delapan  jam pada malam hari.

Selainn itu jauhilah kebiasaan melakukan  senam wajah secara berlebihan

Perbuatan itu justru bisa membuat kerutan mudah muncul.

Gerakan berlebihan, seperti halnya wajah terlalu ekspresif  bisa menyebabkan kerutan karena menggerakan otot wajah yang berlebihan.

Konsumsilah makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti sayur dan buah-buahan untuk mencegah efek radikal bebas. Atau bisa juga dengan minum suplemen vitamin dan mineral.

Radikal bebas di dalam tubuh bisa mempercepat proses penuaan.

Hindari konsumsi makanan terlalu manis atau tinggi gula karena bisa menghasilkan radikal bebas.

Jika ingin awet muda, rutinlah melakukan perawatan kulit. Mulai dari menggunakan pembersih wajah, pelembab, krim malam hingga sunblock atau tabir surya.

Hal ini untuk membuat kulit tetap bersih dan menjaga kulit tetap sehat sehingga memperlambat proses penuaan. Tentunya menggunakan krim perawatan wajah disesuaikan dengan jenis kulit.

Terapkanlah gaya hidup sehat, seperti tidak merokok.

Merokok dapat menciptakan radikal bebas.

Radikal bebas bisa merusak sel-sel tubuh sehingga bisa mempercepat proses penuaan. Selain itu, lakukan olahraga teratur, cukup tidur, dan hindarilah stres.

 

Exit mobile version