Site icon nuga.co

Memelihara Gairah Seks untuk Tetap Panas

Laman situs terkenal  “huffington post,” hari ini, mempertanyakan tentang gairah seks yang memudar bersamaan dengan proses waktu di antara pasangan hidup.

“Gairah berhubungan seks suami istri bisa memudar seiring waktu,” tulis “huffington post,” Jumat, 23 September 2016.

Dalam tulisan yang sama situs itu mengungkapkan tentang  sebuah penelitian yang menemukan kiat jitu untuk menyalakan kembali gairah seksual tersebut.

Salah satu caranya adalah menjadi sedikit lebih peka terhadap pasangan dan membuat dia merasa hubungan Anda berdua menjadi prioritas.

Percayalah, rasa peka dan komunikasi dua arah akan membuat hubungan yang sempat hambar menjadi lebih bergairah.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa pasangan yang peka terhadap satu sama lain mampu mempertahankan hasrat seksual mereka,” kata Gurit Birnbaum, seorang profesor psikologi di Pusat Interdisipliner di Herzliya, Israel.

Dalam penelitian ini, Birnbaum dibantu oleh Harry Reis, profesor psikologi di University of Rochester di New York.

Mereka memublikasikan temuan ini dalam Journal of Personality and Social Psychology.

Para peneliti juga menemukan bahwa keinginan wanita lebih dipengaruhi oleh respons dari pasangan mereka.

Pasangan yang peka mau mencari tahu apa yang terbaik untuk sebuah hubungan dan akan mencoba mengerti keadaan yang sedang terjadi.

Mereka bisa membuat hubungan terasa lebih istimewa. Sebenarnya hal inilah yang dicari tiap orang dalam hubungan romantisnya.

Lantas muncul pertanyaan lain,  bagaimana kehidupan seksual Anda dan pasangan akhir-akhir ini?

Apakah Anda masih rajin bercinta seperti awal pernikahan atau gairah tersebut telah pudar karena kesibukkan bekerja dan mengurus rumah tangga?

Banyak orang beranggapan bahwa seiring jalannya waktu, berkurangnya hubungan seksual dalam pernikahan adalah sesuatu yang normal.

Namun, nyatanya banyak pasangan yang merasa tidak puas dengan kondisi ini tetapi tidak tahu cara membalikkannya.

Sebelum mencari solusinya, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui penyebabnya.

“Sayangnya, banyak pasangan yang tidak nyaman untuk berbicara tentang seks,” ucap Erica Marchand, seorang psikolog dari Los Angeles.

Namun, hal ini wajib dilakukan. Seperti yang dikatakan oleh seorang psikolog dan terapis seks, Kristin Zeising, setelah Anda menyelesaikan masalahnya, barulah hubungan Anda mempunyai ruang untuk kembali seksual.

Mungkin lelah atau terlalu sibuk adalah alasan yang normal, tetapi bila Anda ingin kembali berhubungan seksual dengan pasangan, alasan-alasan tersebut juga harus dihentikan.

Shannon Chavez, seorang psikolog dan terapis seks dari Los Angeles, menegaskan, berhenti membuat alasan untuk tidak berhubungan seks dengan pasangan.

“Anda harus mulai dulu dari hal-hal kecil karena nafsu tidak mulai pada laju yang cepat. Mungkin dulunya demikian, akan tetapi secara umum, nafsu adalah respon bukan spontanitas,” tuturnya.

Anda mungkin menganggap hal ini sebagai sesuatu yang sama sekali tidak seksi. Namun, memulai dengan membuat janji bercinta akan berujung pada kehidupan seksual yang lebih natural dan tanpa kalender.

“Semua pasienku benci membuat kalender untuk bercinta. Akan tetapi, kenyataannya dengan seluruh kesibukan yang terjadi dalam hidup, sangat jarang ada kesempatan untuk bercinta secara spontan,” ungkap Marchand.

“Sebagian dari nafsu seksual adalah merasa diinginkan,” kata Chavez. Oleh karena itu, tunjukkan bahwa Anda juga menginginkan pasangan sepanjang hari dengan mengirimkan pesan singkat atau memeluknya dari belakang saat menonton televisi.

Chavez menambahkan, dalam pernikahan tanpa seks, seringkali pasangan memiliki masalah berkomunikasi atau salah paham.

“Karena televisi dan film, banyak pasangan yang memiliki bayangan yang berlebihan mengenai seks,” ungkap Tina B Tessina, seorang psikoterapis dan penulis buku

Mungkin bayangan Anda, seperti kencan yang romantis atau perilaku seksual yang lebih liar, berlaku pada awal pernikahan.

Namun, Anda harus melepaskan semua bayangan itu dan menerima bahwa hubungan seksual sebenarnya tidak perlu banyak perhitungan.

Anda merasa kemesraan di tempat tidur menurun belakangan ini? Padahal, menurut terapis seks Paula Hall, setiap pasangan sebaiknya memiliki waktu rutin untuk menyalurkan dorongan seksual. Dengan begitu, Anda dan pasangan dapat menjaga kesehatan tubuh sekaligus menjaga kehangatan hubungan.

Nah, buat Anda dan pasangan yang sama-sama sibuk, ada beberapa resep dari para terapis seks agar Anda berdua dapat mempertahankan kualitas seks dan hubungan terus hangat.

Banyak perempuan melupakan sisi sensual dan memakai pakaian seadanya kala bercinta.

Dengan mengenakan pakaian seksi, Anda akan lebih tertarik pada seks. Pasangan yang melihat pun ikut tertarik.

Menurut Aline Zoldbrod PhD, terapis hubungan dan pengarang buku Sex Talk, kunci nomor satu agar kehidupan seks Anda memuaskan adalah tahu apa yang membuat Anda bergairah di tempat tidur. Dengan fokus, bisa menghemat waktu foreplay.

Ingat kan, pelukan enam detik yang dilakukan rutin bisa membuat Anda berdua merasakan efek penuh kedekatan dan kasih sayang?

Mulai sekarang, jangan lupa memberinya ciuman tiba-tiba atau belaian mesra, kapan pun.

Karena bisa melakukan dan memikirkan berbagai hal sekaligus, pikiran perempuan mudah terganggu, termasuk saat bercinta. Bila ada masalah, sebelumnya diskusikan dulu dengan pasangan. Saat berhubungan seks, jangan pikirkan hal lain kecuali seks!

Merasa kecewa karena tidak terpuaskan bisa terjadi berulang-ulang jika Anda diam saja. Katakan terus terang apa yang Anda inginkan.

Dengan cara ini, pasangan tidak tersinggung dan Anda mendapat kepuasan. Sebaliknya, jika aktivitas seks Anda memuaskan, jangan lupa puji dia.

Ada saatnya, entah karena lelah atau bad mood, kita tidak menginginkan seks.

Namun, jika pasangan mengajak bercinta, Aline Zoldbrod PhD menyarankan untuk mengikuti arus saja.

Jika pasangan tahu bagaimana harus merangsang Anda, mood yang sedang jelek itu pasti akan berubah. Percaya deh!

Paula menganjurkan agar lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas hubungan seksual. Tak ada untungnya Anda bercinta dengan terburu-buru.

Kepuasan belum tentu Anda nikmati. Rencanakan dengan baik kapan ingin berhubungan seks. Jadi, seluruh manfaat dari seks yang menyenangkan dapat diperoleh.

Exit mobile version