Site icon nuga.co

Makan Telur ‘sembuhkan” Disfungsi Ereksi

Rajinlah makan telur dan disfungsi ereksi  yang melanda sejumlah pria bisa “disembuhkan.”

“Selain menggunakan obat oral, ternyata rutin mengonsumsi telur juga bisa memerangi disfungsi ereksi.,” tulis laman “express, Kamis, 19 Juli.

Lantas, bagaimana bisa?

Telur yang direbus juga digoreng bisa menambah protein dan asam amino yang mampu membantu tubuh melawan masalah DE.

Selain telur ada  beberapa makanan yang mampu meningkatkan kehidupan seksual dan memerangi disfungsi ereksi.

Sebut saja avokad.

Buah berdaging lembut nan nikmat ini kaya akan lemak tak jenuh yang bisa membantu para pria mengatasi DE.

Jadi tak perlu segan untuk menambahkannya dalam piring salad atau pilihan minuman Anda

Selain itu semangka juga bisa membantu disfungsi ereksi.

Nutrisi citrulline yang ditemukan dalam semangka memiliki efek mirip dengan viagra.

Ia dapat meningkatkan oksida nitrat yang melemaskan pembuluh darah dan efeknya baik untuk pria yang mengalami DE.

Teh ginseng yang mengandung senyawa ginsenosida dapat meningkatkan kepuasan seksual sekaligus mencegah disfungsi ereksi.

Selain makanan di atas, faktor vitamin D juga menjadi penyebab terjadinya disfungsi ereksi.

Baru-baru ini sebuah penelitian di Italia menemukan, risiko disfungsi ereksi meningkat pada pria yang kekurangan asupan vitamin D

Seperti ditulis laman situs Men’s Health,  peneliti menguji seratus empat puluh tiga  orang pria yang memiliki kadar vitamin D rendah,

“Pada kasus disfungsi ereksi yang parah, pria hanya memiliki kadar vitamin D sebesar dua puluh empat persen,” kata penulis studi Alessandra Barassi, M.D dan tim.

Menurut Dr.Barassi, jika Anda menderita masalah disfungsi ereksi, mintalah dokter untuk mengecek kadar vitamin D dalam tubuh Anda.

Jika rendah, studi tersebut menyarankan untuk meminum suplemen vitamin D, supaya kadarnya di dalam tubuh Anda bisa kembali optimal.

“Sedangkan untuk pria dengan fungsi ereksi yang normal, saat ini kami masih mempelajari apakah suplementasi vitamin D dapat bertindak sebagai langkah preventif untuk menunda disfungsi ereksi,” ujar Dr. Barassi.

Mengutip WebMD, penelitian sejenis juga ditemukan ribuan pria disfungsi ereksi mengalami kekurangan vitamin D kronis.

Namun, para peneliti masih melakukan penelitian lanjutan guna mengetahui penyebab konkret dari kondisi ini.

Peneliti juga beranggapan pria yang mengalami disfungsi ereksi dan kekurangan vitamin D ini juga menjalankan gaya hidup tak sehat.

“Ada faktor lain dari kekurangan vitamin D seperti minum alkohol, merokok, tekanan darah tinggi, bahkan penggunaan obat-obatan,” kata Dr. Erin Michos, an associate professor of medicine dari Johns Hopkins University School of Medicine.

Michos menyarankan agar setiap pria memeriksakan kadar vitamin D untuk mengetahui dan mencegah terjadinya risiko disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi, merupakan kondisi yang setiap pria berusaha hindari.

Ini dikarenakan kondisi tersebut dapat mempengaruhi kemampuan seorang pria beraksi di atas ranjang dan melampiaskan hawa nafsunya.

Kondisi ini seringkali memicu stres, mempengaruhi rasa percaya diri setiap pria yang mengalaminya dan bahkan bisa menyebabkan masalah dalam hubungan pria tersebut dengan pasangan hidupnya.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengobati disfungsi ereksi, namun penting diingat untuk mengunjungi dokter sebelum melakukan pengobatan apapun.

Exit mobile version