Site icon nuga.co

Langkah Agar Tanaman Hias Nggak Mati

Tanaman hias Andameliuk? Layu dan kemudian kolep?

Wuah… jangan panik.

Anda perl;u sedikit bersabar karena kasus ini memang sering dialami para penggemar tanaman hias.  Kemungkinan ini bisa terjadikerena ada  kesalahan kaprahan Anda dalam merawanya

Tanaman layu mendadak atau bahkan mati begitu saja bisa dialami oleh para pegiat pemula tanaman hias  Umumnya mereka mengeluhkan dedaun tanaman yang layu mendadak, busuk akar dan lainnya.

Padahal mereka menerapkan pola perawatan standar semisal menyiram secara rutin atau melakukan pemupukan rutin. Masalah ini paling sering terjadi pada tanaman dalam ruangan.

Situasinya ini memang  merisaukan dan tak jarang bikin pemiliknya frustasi. Terlebih bila hal itu menyerang tanaman hias yang sebenarnya baru saja dibeli. Belum lagi bila harus merogoh kocek lumayan mahal membelinya.

Bisa rugi bukan?

Ya,  setiap orang tentu  ingin tanamannya tumbuh subur dengan dedaun atau kembang yang sehat.

Lantas apa yang salah dengan ksus ini salah?

Berdasarkan beberapa panduan kasus ini sangat mungkin terjadi pada pola perawatannya. Dan  secara spesifik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tanaman tak mati mendadak,

Pertama untuk Anda tahu, setiap tanaman punya karakter dan perawatan berbeda-beda. Hal ini berpengaruh pada atensi kita dalam merawatnya. Oleh sebab itu, setiap kali membeli tanaman hias maka penting pula memahami karakter tanaman dan perawatannya.

Paling tidak memahami aspek penting seperti penyiraman, akses sinar matahari atau media tanamnya dan lainnya.

Selain itu ada kemungkina Anda  menumpuk  semua tanaman di sudut rumah

Jangan menumpuk tanaman di sudut rumah.

Tentu muncul pertanyaan. Apa yang salah dengan menempatkan sekelompok tanaman pada satu sudut.

Untuk itu Anda perlu tahu ada kemungkinan  akses cahaya matahari setiap tanaman berbeda-beda. Identifikasi hal ini lalu mulailah menempatkan setiap tanaman pada posisi yang tepat demi pertumbuhannya yang optimal.

Selain itu ada kemungkinan lain dalam hal tata cara penyiraman sebab ada tanaman yang tidak suka disiram setiap hari

Beberapa orang mengeluhkan tanamannya yang layu mendadak padahal mereka intens menyiramnya, dua kali sehari.

Ingin tahu apa penyebabnya?

Anda perlu memahami karakter jenis tanaman. Ada beberapa jenis tanaman tertentu yang tak memerlukan penyiraman intensif.

Sebagai contoh tanaman janda bolong yang sebaiknya disiram sekali dalam dua hari. Tanaman ini bisa layu bila keseringan disiram.

Lagi-lagi, pengetahuan mengenai penyiraman pada tiap-tiap tanaman berbeda-beda.

Dan ini memerlukan pengalaman dan pengetahuan khusus. Intensitas penyiraman tanaman pada musim hujan dan kemarau juga berbeda.

Selain itu, khusus untuk tanaman hias dalam ruangan, umumnya tidak menyukai paparan cahaya langsung. Tanaman ini membutuhkan peneduh agar cahaya tidak langsung menghinggapinya.

Perhatikan posisi setiap tanaman hias di tempat yang ideal dengan akses cahaya yang sedang.

Namun, terlalu sedikit cahaya juga akan menghambat pertumbuhan dan merusak kesehatannya, jadi pengetahuan dan pengalaman akan akses cahaya pada setiap jenis tanaman akan sangat membantu kita.

Di musim panas Anda harus mengetahui bahwa debu dapat hinggap pada daun tanaman. Ini tak baik karena dapat mengganggu perkembangannya bahkan bisa membuat tanaman layu mendadak.

Cara mengatasi kasus inui Anda sebaiknya membersihkan daun tanaman setiap saat dari debu yang mungkin menempel dan membahayakan pertumbuhannya. Bisa dengan cara menyemprotkan air atau mengelap daunnya setiap minggu.

Selain itu jangan membiarkan media tanam tak diganti

Sempatkan waktu pula untuk memeriksa media tanam setiap saat bila ada tanda-tanda khusus sebuah tanaman bermasalah pada daun atau pada pertumbuhannya. Selain pada masalah penyiraman, boleh jadi juga disebabkan oleh media tanam.

Ganti media tanam dengan menambahkan kompos atau sekam bakar untuk mendukung perkembangan tanaman. Pergantian ini tidak dilakukan secara intensif atau hanya pada tanaman yang mengalami gejala tertentu.

Exit mobile version