Site icon nuga.co

Ini Dia “Resep” Menjaga Mr P Tetap Tegak

Anda mengingin Mr P tetap tegak dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik?

Nah, hati-hati dengan pola makan Anda.

Lantas.?

Kebiasaan makan dan minum akan sangat memengaruhi “kesehatan” Mr P Anda.

Dan tahukah Anda, kalau ada beberapa makanan yang bisa menurunkan gairah seks dan ereksi pria saat bercinta.

Untuk itu, secara khusus laman situs life style  Askmen, Rabu, 27 Juli 2016, mengingatkan tentang “bahaya” alcohol dikaitkan dengan keberadaan Mr P.

Menurut “askmen,” terlalu banyak mengonsumsi alkohol dapat menghambat koneksi otak ke tubuh.

Selain itu, alkohol juga mengganggu kemampuan tubuh dalam menjaga darah.

Alhasil, Anda tidak dapat mempertahankan ereksi lebih lama.

Alkohol juga dapat mengubah respon tubuh terhadap stimulus seksual dan justru menciptakan lebih banyak stres an kecemasan.

Dan akhirnya, alkohol membuat Anda gemuk karena menurunkan kadar testosteron.

Sebuah studi di India sembilan tahun silam menemukan, disfungsi seksual sangat umum terjadi pada pria yang mengalami ketergantungan alkohol tergantung.

Ironisnya, tujuh puluh dua persen diantara peserta setidaknya memiliki satu masalah seksual.

Selain alcohol,  minuman bersoda bisa menjadi masalah Mr P.

Peneliti Polandia menemukan, minuman ringan bisa menyebabkan risiko disfungsi ereksi karena tinggi kandungan fruktosa.

Juga, sebuah  studi dari University of Michigan menjelaskan bahwa pemanis buatan dalam soda diet dapat menyebabkan penyimpanan lemak lebih banyak di tubuh Anda.

Masih ada lagi. Gorengan.

Satu gigit gorengan mungkin tidak akan langsung mempengaruhi tubuh atau penis Anda.

Namun terlalu banyak mengonsumsi gorengan akan meningkatkan jumlah plak dalam sistem peredaran darah yang mengalir ke penis.

Anda bisa menjadi lebih gemuk, kemudian kadar testosteron lebih rendah dan Anda akan dibanjiri oleh lemak trans sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular hingga masalah seksual.

Peneliti dari Harvard Medical School menunjukkan, konsumsi kedelai berkorelasi dengan disfungsi ereksi dan penurunan kadar testosteron.

Yang menarik, dalam studi tersebut, ketika peserta berhenti mengonsumsi kedelai selama satu tahun, fungsi seksualnya kembali baik.

Sebuah studi di Jepang yang melibatkan rtusan laki-laki Jepang juga menemukan hal yang sama. Mereka menyatakan,  konsumsi kedelai berbanding terbalik dengan kadar testosteron.

Konsumsi kedelai dalam jumlah cukup dan jangan berlebihan agar hubungan seksual Anda baik-baik saja.

Tentu Anda sependapat dengan petuah, usia boleh menua tapi organ intim harus tetap sehat.

“Semua masalah kesehatan memiliki efek pada penis Anda,” kata Steven Lamm, MD, asisten profesor di New York University School of

Aliran darah yang sehat memang penting agar ereksi tetap maksimal, tapi faktor kesehatan fisik dan mental lainnya berperan agar Mr P berfungsi dengan baik.

Pria yang stres, depresi, kecanduan alkohol atau obat-obatan, serta kelebihan berat badan bisa mengganggu ‘keajaiban’ organ di antara kaki Anda sehingga tak akan bekerja sebaik mungkin.

Untungnya, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan agar Mr P memiliki performa yang prima

Salah satunya mengupayakan mengecilkan perut.

Konsumsi makanan sehat dan teratur berolahraga agar memiliki berat badan ideal serta menghilangkan lemak di usus Anda.

Lemak perut akan menghalangi testosteron yang harusnya tersedia untuk Anda, yang pada gilirannya mempengaruhi fungsi seksual. Usus berlemak merupakan penanda buruk bagi kesehatan, termasuk kesehatan seksual Anda.

Mr P adalah barometer bagi jantung dan kesehatan arteri Anda, yang dapat memperingatkan tentang masalah yang akan datang. Jika arteri berplak dan pengerasan mulai terjadi, ini seringkali mempengaruhi ereksi Anda.

Nikotin membatasi aliran darah penis dan melemahkan ereksi. Ini memberikan kontribusi dalam penumpukan plak di arteri, membuat perokok dua kali lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi.

Lainnya, jalan setiap hari Ketika Anda berolahraga, aliran darah meningkat-darah bergegas melalui sel endotel  dan merangsang membuat lebih banyak oksida nitrat, kimia yang terlibat dalam memproduksi ereksi.

“Seorang pria sehat, lebih banyak menghasilkan oksida nitrat, dan ereksinya semakin kuat,” kata Dr Lamm.

Upayakan tidur lebih awal. Sebab, puncak kadar testosteron terjadi di pagi hari pada laki-laki.

Jadi pola tidur yang tidak teratur, atau tidur kurang dari tujuh jam, dapat memengaruhi kualitas tidur Anda dan kesehatan seksual Anda.

Kurang tidur juga berhubungan dengan banyak masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap masalah seksual, termasuk tekanan darah tinggi, sleep apnea, dan diabetes.

Asam lemak Omega-3 DHA dan EPA baik untuk jantung dan kesehatan penis. Tapi racun seperti PCB dan dioxin di beberapa ikan bisa mengurangi jumlah sperma dan menurunkan testosteron.

Cobalah untuk menghindari ikan bluefish besar, bass bergaris, dan salmon ternak. PCB dan dioxin menumpuk di jaringan lemak ikan daripada muda, ikan kecil atau spesies seperti salmon liar, skipjack tuna, atau sea bass.

Jika Anda tidak makan dua hingga tiga porsi ikan berlemak setiap pekan, minum dua suplemen asam lemak omega-3 harian, total setidaknya tiga ratus miligram  dari DHA dan empat ratus mg EPA.

Dan mempertimbangkan untuk mengambil antioksidan pycnogenol dan L-arginine  setiap hari.

Mereka akan melindungi endotelium Anda dari bahaya dan memfasilitasi penggunaan oksida nitrat.

Pada pria yang stres, sistem saraf Anda membanjiri tubuh Anda dengan hormon stres seperti adrenalin.

Adrenalin membuat jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah Anda menyempit sehingga darah yang dialirkan ke tempat itu yang paling dibutuhkan menangani krisis otot Anda, bukan penis Anda.

Exit mobile version