Site icon nuga.co

Cara Nyaman untuk Ruang Terbatas

Siapa bilang tinggal di hunian terbatas membosankan! Tentu tak selamanya demikian. Anda harus belajar menata tampilan hunian terbatas ini. Jangan biarkan ia tidak pernah diubah selama bertahun-tahun.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hal tersebut, salah satunya dengan mengubah tampilan interior sehingga membuatnya terasa lebih luas.

Seseorang yang tinggal di apartemen sempit, misalnya, dibutuhkan keterampilan yang terus menerus untuk memperbaharui tata letak interiornya.

Dikutip dari Casasugar.com, mengatur interior apartemen sempit sebaiknya disesuaikan dengan karakter ruang tersebut. .

Untuk apartemen kecil yang hanya memiliki satu ruangan terbuka, tanpa sekat, dan tanpa pembatas, pastikan Anda menyediakan ruang untuk berkegiatan. Tepat di jantung ruangan, sediakan ruang untuk bersantai dan sediakan pula sofa, meja sisi, dan meja kopi.

Tentu saja, pastikan Anda menyesuaikan ukuran furnitur dengan ukuran apartemen.

“Bila memungkinkan, kami ingin memastikan adanya ruang keluarga yang layak misalnya terdapat sofa, meja sisi, dan meja kopi, juga tempat untuk duduk, makan, dan bekerja. Terkadang, hal ini berarti mengorbankan sebagian ‘kamar tidur’ untuk membuat ‘ruang keluarga dan hiburan’lebih besar,” ujar desainer Lindsay Boswell dan Ali Levin.

Untuk apartemen dengan ruang terbatas, pastikan Anda mendedikasikan satu area untuk satu kegunaan pasti. Sebagai contoh, buat area kerja, area keluarga, atau area menonton televisi. Televisi, beserta kredensanya pun bisa dimanfaatkan sebagai pemisah.

Sementara itu, jika apartemen Anda berbentuk loft atau memiliki lantai mezanin, Anda bisa memanfaatkan pojok-pojok dan ruang tersembunyi di apartemen ini.

“Manfaatkan ketinggian ruangan, cermin, dan warna cerah untuk membuat ruangan terasa lebih besar dan nyaman,” ujar pendiri Pandeia, Kelsi Vande Velden

Untuk melakukan penataan di ruang-ruang terbatas ada beberapa cara sederhana yang membuat interior rumah terasa lebih luas. Tips ini diambil dari Apartment Therapy.

Pertama, gunakan warna-warna monokromatik. Skema warna semacam ini terasa lebih “damai” ketimbang ruangan dengan warna-warni mencolok. Selain itu, mata pun bisa bergerak dengan mudah tanpa diinterupsi oleh berbagai warna. Gunakan warna hanya untuk menambah “kedalaman” dan daya tarik dalam ruang.

Kedua, gunakan kaca sebagai penyekat. Penggunaan kaca sebagai penyekat umumnya dilakukan di kamar mandi. Dengan kaca, kamar mandi bisa terasa lebih luas tanpa adanya penghalang visual.

Sebenarnya, Anda bisa melakukan hal serupa di ruangan lain. Sebagai contoh, gunakan kaca tembus pandang untuk menghias pintu pembatas dapur. Anda juga bisa menggunakan kaca hias sebagai penyekat antara ruang keluarga dan ruang-ruang lain.

Ketiga, gunakan cermin untuk membuat interior rumah terasa lebih luas. Cermin bisa memantulkan sinar matahari hingga membuat ruang terasa lebih terang dan lebih “terbuka”. Cermin juga bisa membuat ruangan terasa lebih luas. Pastikan Anda menempatkan cermin di posisi strategis.

Keempat, gunakan furnitur yang tepat. Hindari furnitur yang terkesan berat, solid, dan sofa-sofa besar. Alih-alih, gunakan kursi-kursi dengan kaki ramping, atau terbuat dari material bening. Dengan cara ini, ruangan tidak tampak penuh.

Kelima, hindari penggunaan penutup lantai yang berbeda untuk tiap ruangan. Menyamakan lantai untuk seluruh ruangan membuat ruangan terasa luas. Hindari juga penggunaan karpet berpola yang bisa membuat ruangan terasa sempit.

Keenam, buat lampu lebih rendah. Sebagai contoh, sediakan pencahayaan tambahan untuk meja kerja yang ketinggiannya setara dengan mata Anda. Pastikan juga lampu gantung tidak terlalu tinggi.

Selanjutnya, naikkan gorden dan buat lebih lebar dari jendela. Hal ini membuat jendela tampak lebih besar dari sebenarnya. Jika ada dua atau tiga jendela yang berjejer, Anda bisa menyatukan gorden untuk seluruh jendela. Menggantung beberapa gorden seolah membagi ruang dan membuatnya lebih penuh.

Terakhir, gunakan cat dinding dengan warna yang sama dengan lantai. Cat dinding yang berwarna sama dengan lantai membuat perbatasan antara keduanya tidak terlalu tampak. Membuat dinding tampak lebih tinggi juga bisa Anda lakukan dengan menyamakan warna dinding dengan warna plafon.

sumber : www.apartmenttheraphy.com dan www.casasugar.com

Exit mobile version