Site icon nuga.co

Indah dan Bluesmates Jagoan di Rising Star

Mike Mohede “Idol” dan Rury “Repvblik,” dua vokalis tenar di blantika musik Indonesia, berbeda “jagoan” dalam memprediksi kontestan yang akan memenangkan laga “grand final” Rising Star Indonesia nanti malam, Jumat, 19 Desember 2014.

Grand final Rising Star akan disiarkan langsung oleh RCTI mulai pukul 21.00 WIB dengan menampilkan empat peserta, Indah nevertari, Hanin Dhiya, Ghaitsa Kenang dan band Bluesmates.

Mike dengan nada pasti memilih Indah Nevertari yang akan memenangkan laga spektakuler itu. Sedang Rury “Repvblik” memilih Bluesmates yang akan menjadi pemenang.

Keduanya memberi alasan atas pilihan itu karena latar belakang mereka sebagai penyanyi yang berbeda. Mike “Idol” datang dari penyanyi solo, sedangkan Rury “Repvblik” berasal dari “anak” band.

Menurut Mike, dari keempat peserta Hanin Dhiya, Ghaitsa Kenang, Indah Nevertari, dan Bluesmates sama-sama memiliki karakter kuat, namun dia menjagokan dua peserta.

“Saya jujur suka sama Indah, tapi bukan berarti yang lain enggak bagus, mereka semua bagus,” ujar Mike Mohede saat dijumpai wartawan “nuga” Gerry Haryanto di Jakarta, Kamis malam, 18 Desember 2014.

Bahkan, Mike mengaku, penampilan Indah di “Rising Star” memberi inspirasi bagi dirinya dalam dunia tarik suara.

“Dia seperti jadi sumber referensi buat saya, jadi cara bernyanyi, aransemen, mereka seru,” ujar Mike Mohede.

Sementara itu Rury, salah seorang personel Repvblik menjagokan Bluesmates keluar sebagai juara.

“Rising Star kita jagoin Bluesmates, karena kita juga kan anak band ya, semoga sukses,” ungkap Rury.

Meski begitu, pelantun “Sandiwara Cinta” ini tetap memuji penampilan para peserta Rising Star lainnya yang menurut mereka memiliki talenta, dan berkesempatan eksis di industri hiburan masa depan.

“Siapapun yang menang, mereka punya talent dan punya bakat untuk menjadi star,” tandasnya.

Menghadirkan empat finalis, yaitu Ghaitsa Kenang, Indah Nevertari, Hanin Dhiya, dan band Bluesmates, babak “grand final” Rising Star tidak hanya ajang pembuktian juara, tapi juga akan menjadi semacam launching bagi peserta yang melaju ke babak dua besar.

“Dua peserta yang tertinggi ini diberi kesempatan menyanyikan single mereka,” ungkap Fabian, Operational Manager Production RCTI.

Selain menyanyikan secara perdana di televisi, single terbaru mereka juga akan diputar di radio-radio Tanah Air. Bahkan, mereka akan mendapat kontrak rekaman senilai Rp1 miliar.

“Kontrak rekaman satu miliar rupiah, salah satunya dengan single dan langsung di radio. Tapi, itu eksklusif dua orang itu. Yang pasti kesempatan paling besar, sang juaranya,” jelas Fabian.

Dengan kontrak tersebut tampaknya semakin membuat para finalis Rising Star Indonesia melakukan ancang-ancang bersaing di industri musik yang sesungguhnya.

Malan nati juga Rising Star Indonesia akan menghadirkan sebuah kejutan dari grup band legendaris Michael Learns To Rock. Selain hadir, MLTR juga akan memberi wejangan pada para finalis.

“MLTR akan menjadi bintang tamu, tugasnya menjadi supporting bagaimana mereka ngasih wejangan sama empat orang finalis ini,” ujar Fabian.

Tentu saja, ini menjadi sebuah momen spesial bagi Hanin Dhiya, Ghaitsa Kenang, Indah Nevertari, atau Bluesmates bisa mendapatkan wejangan dari grup sekelas MLTR. Jika selama ini para peserta hanya mendapat masukan dari expert lokal, kini giliran artis internasional yang melakukannya.

“Sekarang giliran international artist, MLTR ini kebetulan antusias berada di sini,” tandas Fabian.

Exit mobile version